Berita Terkini
Trending Tags

Potret Pendidikan di Magetan, Siswa SDN Sumbersawit 3 Magetan Belajar di Teras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SDN Sumbersawit 3 Magetan belajar di teras akibat kekurangan ruang kelas. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Keterbatasan sarana prasarana masih menjadi persoalan serius di dunia pendidikan daerah. Hal ini terlihat di SD Negeri Sumbersawit 3, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, di mana puluhan siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras sekolah hingga mushola akibat minimnya ruang kelas yang layak.

Kondisi tersebut semakin terasa saat pelaksanaan ujian bagi siswa kelas 6. Ruang kelas yang tersedia diprioritaskan untuk ujian, sehingga siswa dari kelas lain harus dipindahkan ke luar ruangan. Mereka belajar di teras, mushola, bahkan memanfaatkan fasilitas milik warga sekitar dengan kondisi seadanya.

Sejumlah siswa terlihat duduk di lantai tanpa alas memadai saat mengikuti pelajaran. Situasi ini bukan terjadi sesekali, melainkan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Kalau kelas enam ujian, kami belajar di teras. Kadang juga di mushola atau tempat lain. Tidak ada ruang kelas,” ujar Fahri, salah satu siswa.

Sekolah ini saat ini hanya memiliki tiga ruang kelas untuk menampung seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Keterbatasan ini memaksa pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergantian dan memanfaatkan ruang non-kelas sebagai alternatif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Sumbersawit 3, Supriyana Mulyanta, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan, selain kekurangan ruang kelas, sejumlah bangunan juga dalam kondisi rusak dan tidak layak digunakan.

“Beberapa ruang sudah dialihfungsikan menjadi ruang guru, ruang kepala sekolah, dan ruang komputer. Sementara ada bangunan yang rusak sehingga tidak bisa dipakai untuk belajar,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerusakan terjadi di beberapa bagian bangunan seperti atap dan plafon. Perbaikan sementara hanya dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah, misalnya dengan mengganti genting yang rusak.

Menurut Supriyana, keterbatasan ini berdampak langsung pada kenyamanan dan efektivitas proses pembelajaran. Meski pihak sekolah berupaya mengatur kegiatan belajar sebaik mungkin, kondisi yang ada dinilai jauh dari ideal.

Pihak sekolah pun berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya dinas pendidikan, untuk segera melakukan renovasi bangunan sekaligus menambah ruang kelas baru.

“Kami berharap ada pembangunan ruang kelas tambahan agar siswa bisa belajar dengan layak dan aman,” imbuhnya.

Kondisi SDN Sumbersawit 3 menjadi gambaran masih adanya kesenjangan fasilitas pendidikan di sejumlah daerah. Di tengah meningkatnya alokasi anggaran pendidikan setiap tahun, pemerataan pembangunan infrastruktur sekolah dinilai perlu menjadi prioritas agar seluruh siswa mendapatkan hak yang sama atas pendidikan yang layak. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun menyambangi sejumlah lansia ngebrok yang berada di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo pada Selasa (4/3/2025). Dalam kesempatan ini, juga diserahkan santunan kepada para lansia. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Madiun, Telur Dijual Rp. 22 Ribu per Kg photo_camera 2

    Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Madiun, Telur Dijual Rp. 22 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Hari Raya IdulFitri. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (12/3/2026). Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, mengatakan pasar murah di Kabupaten Madiun ini merupakan kegiatan ke-58 yang digelar selama […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    Polres Madiun Kota Beri Reward 17 Personel Satreskrim dan Satresnarkoba

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberikan penghargaan kepada 17 personel yang dinilai berprestasi dalam bidang penegakan hukum. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengungkap sejumlah kasus yang meresahkan masyarakat, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian brankas yang sempat viral di media sosial. Kapolres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    Pemkab Magetan Kaji Ulang Anggaran Perjalanan Dinas, Target Efisiensi Energi 50 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tengah meninjau ulang alokasi anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia serta terbitnya surat edaran pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan kebijakan work from home (WFH). Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan saat ini pihaknya masih […]

    Bagikan
  • Jelang Penutupan SPMB 2025, Dikbud Siapkan Strategi Distribusi Siswa atau Merger Sekolah

    Jelang Penutupan SPMB 2025, Dikbud Siapkan Strategi Distribusi Siswa atau Merger Sekolah

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang berakhirnya masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun terus memantau perkembangan daya tampung sekolah, khususnya di tingkat sekolah dasar. Sejumlah sekolah tercatat masih belum memenuhi pagu siswa. Hal itu mendorong Dikbud Madiun menyiapkan langkah antisipatif untuk pemerataan distribusi peserta didik. Kepala Dikbud […]

    Bagikan
expand_less