Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Seribu Guru Honorer Ponorogo Desak Pemkab Buka Akses Dapodik

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 278
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan guru honorer di Ponorogo gelar aksi unjuk rasa tuntut akses Dapodik dibuka lagi. (26/5/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (26/5/2026), menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Massa aksi bergerak dari Gedung DPRD Ponorogo menuju Kantor Pemkab Ponorogo untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib guru honorer non-Dapodik.

Aksi tersebut diikuti guru honorer yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap Non Dapodik. Mereka menilai penutupan akses Dapodik selama beberapa tahun terakhir berdampak besar terhadap kesejahteraan guru honorer di Ponorogo.

Bagi guru honorer, keberadaan dalam sistem Dapodik memiliki peran penting. Selain menjadi dasar validasi penyaluran honor yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), data tersebut juga menjadi pintu masuk berbagai program kesejahteraan bagi guru non-ASN.

Tak hanya itu, Dapodik juga menjadi syarat utama untuk memperoleh Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang berfungsi sebagai identitas resmi tenaga pendidik secara nasional. Status terdaftar dalam Dapodik juga menjadi salah satu syarat untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua Forum Guru Tidak Tetap Non Dapodik, Mahmud Danuri, mengatakan akses Dapodik bagi guru honorer di Ponorogo disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada hilangnya kesempatan ribuan guru honorer memperoleh berbagai fasilitas pemerintah.

“Hari ini kami ingin menyampaikan bahwa guru honorer di Ponorogo itu nyata dan masih ada. Kami tetap mengabdi meski dalam kondisi yang sangat terbatas,” ujarnya.

Mahmud menyebut sebagian guru honorer hanya menerima honor antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per bulan. Penghasilan tersebut sebagian besar bersumber dari dana BOS serta dukungan komite sekolah.

Ia juga menilai alasan keterbatasan anggaran daerah akibat belanja pegawai yang disebut telah melampaui 30 persen APBD tidak seharusnya menjadi penghambat pembukaan akses Dapodik.

“Kami berharap pemerintah segera membuat regulasi agar guru honorer non-Dapodik dapat masuk ke dalam sistem tersebut,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto menyatakan pemerintah daerah akan melakukan pendataan dan kajian lebih lanjut mengenai kondisi serta kebutuhan guru honorer di Ponorogo.

Menurutnya, Dinas Pendidikan akan melakukan pemetaan kebutuhan dan menelaah persyaratan yang diperlukan dalam pengajuan Dapodik.

“Akan kami kaji lebih lanjut terkait syarat dan mekanismenya agar dapat dipetakan sesuai kebutuhan,” ujarnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Inventarisir Pasca Banjir, DPUPR Lakukan Perbaikan Bertahap

    Hasil Inventarisir Pasca Banjir, DPUPR Lakukan Perbaikan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Dampak banjir Sabtu (15/3/2025) lalu yang melanda wilayah Kabupaten Madiun menyisakan sejumlah fasilitas umum rusak. Berdasarkan hasil inventarisir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, sebanyak 4 titik lokasi infrastruktur umum mengalami kerusakan diantaranya jalan, jembatan hingga talut. “Ada empat titik, dan sudah kami lakukan penanganan-penanganan kedaruratan sejak […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Enam mobil operasional yang biasa digunakan oleh komisioner dan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo ditarik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Enam mobil untuk ketua, anggota, dan sekretaris semua ditarik untuk ditiadakan,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-457 di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Jumat (18/07/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan dari seluruh kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini, menurutnya, […]

    Bagikan
  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29) akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus pelaku mutilasi ibu dua anak itu yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu. Pelaku telah diamankan pada Sabtu (25/1/2025) […]

    Bagikan
  • Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta […]

    Bagikan
expand_less