Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 279
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Personel BPBD Kabupaten Madiun melakukan pengecekan tandor air, antisipasi musim kemarau. (2/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya akan memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi ke desa-desa yang berpotensi terdampak musim kemarau,” ujar Boby, Selasa (2/6/2026).

Selain sosialisasi, BPBD juga telah menyiapkan peta kerawanan kekeringan sebagai dasar penentuan langkah mitigasi. Berdasarkan peta tersebut, BPBD akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh kecamatan agar segera melaporkan jika terjadi dampak kekeringan di wilayahnya.

“Kecamatan nantinya akan meneruskan informasi kepada desa-desa. Jika ada indikasi kekeringan, kami harapkan segera dilaporkan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

BPBD juga akan melakukan pemetaan dan pengambilan sampel di desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan. Desa dengan tingkat kerawanan tertinggi akan menjadi prioritas dalam program sosialisasi dan edukasi pengelolaan air.

Menurut Boby, edukasi kepada masyarakat menjadi penting karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih tingginya penggunaan air saat debit sumber air mulai menurun.

Ia mencontohkan kondisi yang pernah terjadi di Desa Sirapan dan Desa Bodag, di mana masyarakat mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau. Dari hasil evaluasi, penggunaan air dinilai masih belum disesuaikan dengan kondisi berkurangnya debit air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air. Misalnya, aktivitas yang tidak terlalu mendesak seperti menyiram tanaman bisa dikurangi agar kebutuhan air rumah tangga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Madiun juga telah menyiapkan delapan unit tandon air berkapasitas masing-masing 2.000 liter. Tandon tersebut akan ditempatkan di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

BPBD nantinya akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memasok kebutuhan air ke tandon-tandon yang ditempatkan di desa terdampak.

“Jika ada desa yang mengalami kekurangan air, kami akan menempatkan tandon dan bekerja sama dengan PDAM untuk mengisi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Boby.

Meski sebagian tandon bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur telah dihibahkan kepada desa-desa rawan kekeringan, BPBD memastikan delapan tandon yang tersedia saat ini siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi krisis air selama musim kemarau 2026. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Ulat Bulu Teror Lingkungan Pendidikan

    Lagi, Ulat Bulu Teror Lingkungan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Lagi-lagi koloni ulat bulu mengganggu aktivitas siswa-siswi sekolah. Kali ini, giliran lingkungan Yayasan Pendidikan Al-Basmalah di Desa Plumpungrejo Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun diserang koloni ulat bulu pada musim penghujan ini.  “Awal tahunya itu dari anak-anak yang kebetulan duduk dan mainan dibawah pohon, lalu tiba-tiba tiga anak itu mengeluhkan gatal-gatal sampai […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di Kabupaten Magetan. Rumah dan kandang kambing milik Senen warga di Desa Terung RT 04 RW 01, Kecamatan Panekan, roboh diterjang hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (9/5/2025) siang hingga malam. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, menyebabkan kerusakan berat pada bangunan […]

    Bagikan
  • Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah. Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. […]

    Bagikan
  • Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair […]

    Bagikan
  • 48 Personel Polres Magetan Terima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana

    48 Personel Polres Magetan Terima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Sebanyak 48 personel Polres Magetan menerima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana dari Pemerintah Republik Indonesia. Penganugerahan yang digelar di halaman Polres Magetan itu menjadi penanda perjalanan panjang puluhan anggota kepolisian yang selama bertahun-tahun berada di garda terdepan pelayanan publik dan penegakan hukum. Upacara dipimpin Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri […]

    Bagikan
  • ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    ASN Pemkab Ponorogo Diperiksa KPK Secara Maraton di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyelidikan dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin intensif. Sejak Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai rangkaian pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi. Seluruh proses pendalaman perkara tersebut dipusatkan di Gedung Bhara Daksa, Polres Madiun Kota. Terpantau Selasa (02/13/2025), para saksi tampak datang bergiliran memasuki […]

    Bagikan
expand_less