Berita Terkini
Trending Tags

Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Personel BPBD Kabupaten Madiun melakukan pengecekan tandor air, antisipasi musim kemarau. (2/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya akan memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi ke desa-desa yang berpotensi terdampak musim kemarau,” ujar Boby, Selasa (2/6/2026).

Selain sosialisasi, BPBD juga telah menyiapkan peta kerawanan kekeringan sebagai dasar penentuan langkah mitigasi. Berdasarkan peta tersebut, BPBD akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh kecamatan agar segera melaporkan jika terjadi dampak kekeringan di wilayahnya.

“Kecamatan nantinya akan meneruskan informasi kepada desa-desa. Jika ada indikasi kekeringan, kami harapkan segera dilaporkan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

BPBD juga akan melakukan pemetaan dan pengambilan sampel di desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan. Desa dengan tingkat kerawanan tertinggi akan menjadi prioritas dalam program sosialisasi dan edukasi pengelolaan air.

Menurut Boby, edukasi kepada masyarakat menjadi penting karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih tingginya penggunaan air saat debit sumber air mulai menurun.

Ia mencontohkan kondisi yang pernah terjadi di Desa Sirapan dan Desa Bodag, di mana masyarakat mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau. Dari hasil evaluasi, penggunaan air dinilai masih belum disesuaikan dengan kondisi berkurangnya debit air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air. Misalnya, aktivitas yang tidak terlalu mendesak seperti menyiram tanaman bisa dikurangi agar kebutuhan air rumah tangga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Madiun juga telah menyiapkan delapan unit tandon air berkapasitas masing-masing 2.000 liter. Tandon tersebut akan ditempatkan di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

BPBD nantinya akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memasok kebutuhan air ke tandon-tandon yang ditempatkan di desa terdampak.

“Jika ada desa yang mengalami kekurangan air, kami akan menempatkan tandon dan bekerja sama dengan PDAM untuk mengisi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Boby.

Meski sebagian tandon bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur telah dihibahkan kepada desa-desa rawan kekeringan, BPBD memastikan delapan tandon yang tersedia saat ini siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi krisis air selama musim kemarau 2026. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    Peringatan Hari Nyepi Ditutup Dharma Shanti, Masyarakat Jawa Timur Guyub Rukun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Pasuruan – Sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1947 (2025), ribuan umat Hindu dari seluruh Jawa Timur mengikuti kegiatan Dharma Shanti yang digelar di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, pada Sabtu (11/05/2025). Tak hanya umat, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dari tingkat […]

    Bagikan
  • Mess Pekerja Proyek di Ponorogo Terbakar

    Mess Pekerja Proyek di Ponorogo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah mess atau tempat tinggal sementara untuk pekerja proyek pembuatan beton di Jalan Teratai, Kelurahan Purbosuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, hangus terbakar pada Rabu (16/07/2025) petang. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan yang mayoritas terbuat dari seng. Bangunan yang diketahui milik Sutono (50), warga Wonogiri, Jawa Tengah, tersebut […]

    Bagikan
  • 48 Personel Polres Magetan Terima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana

    48 Personel Polres Magetan Terima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Sebanyak 48 personel Polres Magetan menerima Tanda Kehormatan Pengabdian Satya Lencana dari Pemerintah Republik Indonesia. Penganugerahan yang digelar di halaman Polres Magetan itu menjadi penanda perjalanan panjang puluhan anggota kepolisian yang selama bertahun-tahun berada di garda terdepan pelayanan publik dan penegakan hukum. Upacara dipimpin Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri […]

    Bagikan
  • Bawa Pesan Kebangsaan, Danrem 081/DSJ Sambangi Ponpes Al Fatah Temboro

    Bawa Pesan Kebangsaan, Danrem 081/DSJ Sambangi Ponpes Al Fatah Temboro

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyambangi Ponpes Al-Fatah yang berada di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Rabu (30/07/2025). Di sana, ia berkomunikasi langsung dengan pimpinan dan para pengurus Ponpes tersebut. Untoro menyebut, kunjungannya ke Ponpes Al-Fatah merupakan agenda rutin yang biasa dilakukannya untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi dengan […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh pembeli maupun pedagang yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Pantauan di Pasar Legi, Rabu (26/3), menunjukkan cabai rawit yang sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram kini melonjak […]

    Bagikan
expand_less