Berita Terkini
Trending Tags

Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Personel BPBD Kabupaten Madiun melakukan pengecekan tandor air, antisipasi musim kemarau. (2/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya akan memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi ke desa-desa yang berpotensi terdampak musim kemarau,” ujar Boby, Selasa (2/6/2026).

Selain sosialisasi, BPBD juga telah menyiapkan peta kerawanan kekeringan sebagai dasar penentuan langkah mitigasi. Berdasarkan peta tersebut, BPBD akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh kecamatan agar segera melaporkan jika terjadi dampak kekeringan di wilayahnya.

“Kecamatan nantinya akan meneruskan informasi kepada desa-desa. Jika ada indikasi kekeringan, kami harapkan segera dilaporkan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

BPBD juga akan melakukan pemetaan dan pengambilan sampel di desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan. Desa dengan tingkat kerawanan tertinggi akan menjadi prioritas dalam program sosialisasi dan edukasi pengelolaan air.

Menurut Boby, edukasi kepada masyarakat menjadi penting karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih tingginya penggunaan air saat debit sumber air mulai menurun.

Ia mencontohkan kondisi yang pernah terjadi di Desa Sirapan dan Desa Bodag, di mana masyarakat mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau. Dari hasil evaluasi, penggunaan air dinilai masih belum disesuaikan dengan kondisi berkurangnya debit air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air. Misalnya, aktivitas yang tidak terlalu mendesak seperti menyiram tanaman bisa dikurangi agar kebutuhan air rumah tangga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Madiun juga telah menyiapkan delapan unit tandon air berkapasitas masing-masing 2.000 liter. Tandon tersebut akan ditempatkan di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

BPBD nantinya akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memasok kebutuhan air ke tandon-tandon yang ditempatkan di desa terdampak.

“Jika ada desa yang mengalami kekurangan air, kami akan menempatkan tandon dan bekerja sama dengan PDAM untuk mengisi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Boby.

Meski sebagian tandon bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur telah dihibahkan kepada desa-desa rawan kekeringan, BPBD memastikan delapan tandon yang tersedia saat ini siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi krisis air selama musim kemarau 2026. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 kepada para wajib pajak. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp32,2 miliar. Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa distribusi SPPT dilakukan melalui aparat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis lingkungan dengan menitikberatkan pengendalian sejak dari hulu, khususnya di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan Rabu (21/05/2025). Purnomo Hadi menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat desa […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Madiun memberikan perhatian khusus pada dua pintu tol utama di wilayahnya, yakni Pintu Tol Madiun dan Pintu Tol Caruban. Kedua lokasi ini berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kemacetan di sekitar pintu tol tersebut […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus mendalami dugaan kasus penyimpangan program pokok pikiran (pokir) dengan memeriksa puluhan saksi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kelompok masyarakat (pokmas). Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung dan difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi-saksi yang dinilai mengetahui alur […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
  • Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    Menikah di Rumah Sakit, Momen Haru Pasien saat Prosesi Ijab Kabul

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah momen haru sekaligus menginspirasi terjadi di Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo, Jawa Timur. Seorang pasien bernama Desi Umi Lutfiana (23), warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, tetap melangsungkan prosesi ijab kabul meski tengah dirawat intensif di rumah sakit dengan kondisi infus masih terpasang di tangan. Rencana awal pernikahan pasangan Desi Umi […]

    Bagikan
expand_less