Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Libur sekolah diharapkan dongkrak PAD pariwisata. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar.

Target tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dan menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Namun, momentum libur sekolah yang berlangsung sepanjang Juni hingga Juli diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawanto, mengatakan capaian PAD saat ini telah menembus angka Rp8 miliar. Meski demikian, pihaknya mengakui realisasi tersebut masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.

“Untuk capaian PAD hingga bulan Juni ini sudah menginjak angka delapan miliar lebih. Memang masih di bawah target, tetapi kami tetap optimistis karena kondisi ekonomi secara makro saat ini juga sedang lesu. Kami tetap semangat menerima dan menyambut wisatawan agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Sebagai destinasi unggulan, Telaga Sarangan masih menjadi penyumbang terbesar PAD pariwisata Kabupaten Magetan. Selain Telaga Sarangan, kontribusi pendapatan juga berasal dari objek wisata Telaga Wahyu yang dikelola pemerintah daerah.

Untuk mengejar target PAD sebesar Rp23,4 miliar, Disbudpar menyiapkan berbagai strategi. Salah satunya melalui kolaborasi lintas bidang di internal dinas serta menggandeng berbagai paguyuban pelaku wisata yang ada di kawasan Sarangan.

Menurut Yosef, upaya peningkatan kunjungan wisata tidak hanya difokuskan pada Telaga Sarangan, tetapi juga destinasi lain yang dikelola pemerintah desa wisata maupun pihak swasta. Promosi wisata terus digencarkan melalui media sosial dan berbagai kanal informasi guna menarik wisatawan selama musim libur sekolah.

Beberapa destinasi yang turut dipromosikan antara lain Mojosemi Forest Park, Taman Ria Maospati (Tamris), Lembah Srimpi, kawasan wisata Sgodean, serta sejumlah desa wisata yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami berharap kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat di Sarangan. Semakin banyak destinasi yang dikunjungi, maka perputaran ekonomi masyarakat juga akan semakin besar, mulai dari pelaku usaha kuliner, penginapan, transportasi wisata hingga pedagang oleh-oleh,” katanya.

Selain promosi, Disbudpar juga berupaya menambah daya tarik wisata melalui penyelenggaraan berbagai atraksi dan pertunjukan budaya. Sejumlah kegiatan seni, pertunjukan tari, hingga live music mulai digelar di kawasan Telaga Sarangan untuk memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat PAD pariwisata sangat bergantung pada tingkat kunjungan wisatawan. Selama musim libur sekolah, Disbudpar menargetkan rata-rata kunjungan harian ke Telaga Sarangan dapat mencapai sekitar 3.000 wisatawan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya menjaga citra positif pariwisata Magetan dengan mengantisipasi praktik getok harga yang sempat menjadi sorotan. Disbudpar telah melakukan komunikasi dan memberikan imbauan kepada berbagai paguyuban pelaku wisata, mulai dari pengelola perahu, jasa kuda wisata, pedagang kuliner, hingga pelaku usaha perhotelan.

“Kami mengajak seluruh pelaku wisata untuk bersama-sama menjaga citra pariwisata Magetan dengan tidak melakukan getok harga dan tetap memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sesuai prinsip Sapta Pesona,” tegas Yosef. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun 2025 menjadi sorotan DPRD. Sejumlah program yang tidak terealisasi hingga akhir tahun menyebabkan munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kali ini merupakan kelanjutan agenda yang sempat tertunda. DPRD pun membentuk panitia khusus […]

    Bagikan
  • Rumah Indah Bekti Pertiwi Teman Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Digeledah KPK

    Rumah Indah Bekti Pertiwi Teman Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Digeledah KPK

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di wilayah Ponorogo, Rabu sore (12/11/2025). Kali ini, lokasi yang menjadi sasaran adalah rumah mewah milik Indah Bekti Pertiwi, yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma. Usai meninggalkan kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, tim KPK […]

    Bagikan
  • 9 Jabatan Kepala OPD di Kota Madiun Masih Kosong, Plt Wali Kota Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri untuk Mutasi

    9 Jabatan Kepala OPD di Kota Madiun Masih Kosong, Plt Wali Kota Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri untuk Mutasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak sembilan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun hingga kini masih kosong. Pengisian jabatan tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait usulan mutasi pejabat yang telah diajukan Pemerintah Kota Madiun. Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai menghadiri […]

    Bagikan
  • Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kembali dipadati masyarakat pada Sabtu malam (19/9/2026). Gelaran Specta Night yang dikemas dalam kegiatan Car Free Night (CFN) tersebut menghadirkan beragam hiburan dan kreativitas komunitas. Deretan mobil modifikasi yang berjajar di sisi timur PSC menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Sementara itu, […]

    Bagikan
  • Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia. Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai […]

    Bagikan
  • Rem Blong, Motor Tabrak Bengkel di Jalur Sarangan–Magetan, Satu Remaja Tewas

    Rem Blong, Motor Tabrak Bengkel di Jalur Sarangan–Magetan, Satu Remaja Tewas

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di jalur rawan Sarangan–Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua remaja putri dilaporkan mengalami rem blong. Keduanya menabrak sebuah bengkel motor di Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Minggu (08/06/2025) pagi. Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, motor Honda Vario bernopol AE 6248 […]

    Bagikan
expand_less