Berita Terkini
Trending Tags

PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Libur sekolah diharapkan dongkrak PAD pariwisata. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar.

Target tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dan menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Namun, momentum libur sekolah yang berlangsung sepanjang Juni hingga Juli diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawanto, mengatakan capaian PAD saat ini telah menembus angka Rp8 miliar. Meski demikian, pihaknya mengakui realisasi tersebut masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.

“Untuk capaian PAD hingga bulan Juni ini sudah menginjak angka delapan miliar lebih. Memang masih di bawah target, tetapi kami tetap optimistis karena kondisi ekonomi secara makro saat ini juga sedang lesu. Kami tetap semangat menerima dan menyambut wisatawan agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Sebagai destinasi unggulan, Telaga Sarangan masih menjadi penyumbang terbesar PAD pariwisata Kabupaten Magetan. Selain Telaga Sarangan, kontribusi pendapatan juga berasal dari objek wisata Telaga Wahyu yang dikelola pemerintah daerah.

Untuk mengejar target PAD sebesar Rp23,4 miliar, Disbudpar menyiapkan berbagai strategi. Salah satunya melalui kolaborasi lintas bidang di internal dinas serta menggandeng berbagai paguyuban pelaku wisata yang ada di kawasan Sarangan.

Menurut Yosef, upaya peningkatan kunjungan wisata tidak hanya difokuskan pada Telaga Sarangan, tetapi juga destinasi lain yang dikelola pemerintah desa wisata maupun pihak swasta. Promosi wisata terus digencarkan melalui media sosial dan berbagai kanal informasi guna menarik wisatawan selama musim libur sekolah.

Beberapa destinasi yang turut dipromosikan antara lain Mojosemi Forest Park, Taman Ria Maospati (Tamris), Lembah Srimpi, kawasan wisata Sgodean, serta sejumlah desa wisata yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami berharap kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat di Sarangan. Semakin banyak destinasi yang dikunjungi, maka perputaran ekonomi masyarakat juga akan semakin besar, mulai dari pelaku usaha kuliner, penginapan, transportasi wisata hingga pedagang oleh-oleh,” katanya.

Selain promosi, Disbudpar juga berupaya menambah daya tarik wisata melalui penyelenggaraan berbagai atraksi dan pertunjukan budaya. Sejumlah kegiatan seni, pertunjukan tari, hingga live music mulai digelar di kawasan Telaga Sarangan untuk memberikan pengalaman lebih bagi wisatawan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat PAD pariwisata sangat bergantung pada tingkat kunjungan wisatawan. Selama musim libur sekolah, Disbudpar menargetkan rata-rata kunjungan harian ke Telaga Sarangan dapat mencapai sekitar 3.000 wisatawan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga berupaya menjaga citra positif pariwisata Magetan dengan mengantisipasi praktik getok harga yang sempat menjadi sorotan. Disbudpar telah melakukan komunikasi dan memberikan imbauan kepada berbagai paguyuban pelaku wisata, mulai dari pengelola perahu, jasa kuda wisata, pedagang kuliner, hingga pelaku usaha perhotelan.

“Kami mengajak seluruh pelaku wisata untuk bersama-sama menjaga citra pariwisata Magetan dengan tidak melakukan getok harga dan tetap memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sesuai prinsip Sapta Pesona,” tegas Yosef. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menindak tegas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak melibatkan sedikitnya 15 supplier lokal dalam penyediaan bahan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, saat menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro dalam Mendukung Program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Libur Panjang Idul Adha, Polres Magetan Perketat Pengamanan Kawasan Wisata Sarangan

    Libur Panjang Idul Adha, Polres Magetan Perketat Pengamanan Kawasan Wisata Sarangan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, Polres Magetan meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah Kabupaten Magetan. Fokus utama pengamanan diarahkan ke kawasan wisata Telaga Sarangan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan signifikan selama masa libur. Peningkatan kesiapsiagaan dilakukan personel Satuan Samapta bersama […]

    Bagikan
  • Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan photo_camera 3

    Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Rencana pembangunan jembatan darurat di Dukuh Dayakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kini memasuki tahap publikasi. Jembatan tersebut disiapkan sebagai solusi sementara atas kerusakan akses penghubung antar desa akibat longsor yang terjadi berulang kali. Jembatan di lokasi tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, […]

    Bagikan
  • Persinga Ngawi Tunjuk Slamet Riyadi sebagai Pelatih Baru, Bidik Promosi ke Liga 3

    Persinga Ngawi Tunjuk Slamet Riyadi sebagai Pelatih Baru, Bidik Promosi ke Liga 3

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menyambut musim kompetisi sepak bola Liga 4 2025/2026, Persinga Ngawi melakukan pembenahan besar di tubuh tim. Klub berjuluk Laskar Ketonggo itu resmi menunjuk Slamet Riyadi, pelatih berlisensi A AFC, sebagai nahkoda baru dengan target ambisius, yakni menembus Liga 3 musim depan. Manajer Persinga Ngawi, Andri Budi Setyawan, menilai sosok Slamet sebagai […]

    Bagikan
  • Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    Magetan Job Fair 2026 Menyusut, Jumlah Perusahaan dan Lowongan Turun Drastis akibat Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Magetan Job Fair 2026 di Gedung Korpri Magetan, Selasa (30/6/2026), menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 pemerintah daerah mampu menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan hingga belasan ribu peluang kerja, tahun ini skala kegiatan menyusut cukup signifikan. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan menunjukkan, Magetan Job Fair […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo memasuki malam kedua dengan suguhan seni yang menyala di dua titik pusat kota, Senin malam (04/08/2025). Dari panggung utama Alun-alun hingga Jalan Alun-alun Timur, budaya dan kreativitas pelajar tampil menyatu dalam semarak identitas Bumi Reog. Di Alun-alun, pentas Teatrikal Babad Ponorogo memikat perhatian penonton. […]

    Bagikan
expand_less