Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Kabupaten Madiun.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi dan Sekretaris Daerah Sigit Budiarto di Ruang Rapat Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspem) Caruban. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Madiun dalam menghadapi potensi kemarau panjang dan masa peralihan musim yang rawan memicu berbagai bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan Tim Jitupasna melibatkan 10 organisasi perangkat daerah (OPD), 90 Desa Tangguh Bencana (Destana), PMI, serta Basarnas Kabupaten Madiun.

“Tim ini dibentuk untuk mempercepat asesmen dampak bencana, menghitung kerusakan dan kerugian secara akurat, serta menyusun kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Boby.

Menurutnya, hasil kajian tim nantinya akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program, alokasi anggaran, hingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terintegrasi.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pembentukan Tim Jitupasna dilakukan karena penanganan pascabencana selama ini dinilai masih membutuhkan waktu cukup panjang akibat proses koordinasi lintas instansi.

“Dengan adanya Jitupasna ini, insyaallah dalam menangani pascabencana bisa lebih cepat kita atasi. Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama merasakan dampak dan trauma akibat bencana,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur.

Image Not Found
Pengukuhan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Kabupaten Madiun.

Ia menjelaskan, keberadaan tim tersebut akan memangkas proses administrasi dan mempercepat pengambilan keputusan saat terjadi bencana. Tim yang telah dibentuk memiliki kewenangan melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana sejak awal sehingga kebutuhan penanganan dapat segera dihitung dan diusulkan.

“Prinsipnya harus cepat, tepat, dan akuntabel. Saat terjadi bencana, keesokan harinya sudah bisa dilakukan analisis, lalu segera ditindaklanjuti. Dengan begitu proses pencairan anggaran dan penanganan di lapangan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Selain memperkuat penanganan pascabencana, Pemkab Madiun juga mulai mengantisipasi potensi bencana saat musim kemarau, terutama kebakaran lahan dan permukiman.

Hari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran saat kondisi cuaca kering.

“Kalau kemarau biasanya yang perlu diantisipasi adalah kebakaran. Kami sudah mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan,” katanya.

Meski demikian, ia optimistis ancaman kekeringan di Kabupaten Madiun relatif terkendali karena daerah tersebut memiliki sumber daya air yang melimpah.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Pemkab Madiun juga memastikan sarana, prasarana, serta anggaran penanggulangan bencana telah disiapkan.

“Insyaallah semuanya sudah kami siapkan, termasuk anggaran. Kami tidak ingin masyarakat yang terdampak bencana harus menunggu terlalu lama untuk kembali pulih dan beraktivitas,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • 58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan 58 pejabat fungsional dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (03/09/2025) menghadirkan kejutan. Salah satunya, Sunardi Nurcahyono yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP dan Damkar kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Inspektorat. Terkait hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan mutasi tersebut bukanlah bentuk penurunan jabatan. “Pak Nardi […]

    Bagikan
  • TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tumpukan sampah yang terbawa aliran […]

    Bagikan
  • 2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun. Salah satunya dirasakan keluarga Darus Salam (52), buruh serabutan asal Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang kini kedua anaknya diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat. Sebelumnya, hanya putra bungsunya, Ali Farzan Nur Faeyza (8), yang terdaftar sebagai […]

    Bagikan
  • 900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar 900 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo tetap berada di pondok selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah. Mereka tidak diperbolehkan mudik hingga tahun ajaran baru berakhir. Humas PMDG, Ustadz Riza Ashari, menjelaskan bahwa para santri yang diwajibkan bermukim adalah mereka yang sedang duduk di kelas 5 dan 6. […]

    Bagikan
  • TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun memastikan harga cabai di wilayahnya masih terkendali. Hingga akhir April, harga cabai merah dan cabai keriting berada di kisaran Rp 55 ribu per kilogram, atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun, Danang Novianto, mengatakan kondisi […]

    Bagikan
  • Play Musik Festival 2026 Hadir di Kota Madiun, Dewa 19 feat Virzha Jadi Magnet, Targetkan 17 Ribu Penonton

    Play Musik Festival 2026 Hadir di Kota Madiun, Dewa 19 feat Virzha Jadi Magnet, Targetkan 17 Ribu Penonton

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Play Musik Festival 2026 siap digelar di Stadion Wilis, Kota Madiun, pada Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang. Mengusung tema “Music Beyond Limits”, festival ini menargetkan kehadiran 15.000 hingga 17.000 penonton dari Madiun serta berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. Hingga saat ini, penjualan tiket telah mencapai sekitar 8.000 hingga […]

    Bagikan
expand_less