Berita Terkini
Trending Tags

Gemarikan Kota Madiun Sasar 150 Anak dan Ibu Hamil-Menyusui, Pemkot Genjot Penurunan 451 Kasus Stunting

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak stunting dan ibu hamil jadi sasaran Gemarikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun pada Kamis (18/6/2026) itu menyasar 150 anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun sekaligus memperkuat edukasi pemenuhan gizi keluarga melalui konsumsi ikan. Berdasarkan data Dinkes-PPKB Kota Madiun, prevalensi stunting saat ini mencapai 5,6 persen atau sebanyak 451 anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan Gemarikan tidak hanya bertujuan meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kandungan gizi ikan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Gerakan makan ikan ini menjadi salah satu kegiatan untuk menyosialisasikan manfaat makan ikan, mulai dari kandungan vitamin, protein hingga omega-3. Harapannya masyarakat, khususnya keluarga dengan anak stunting, mulai mengonsumsi makanan sehat agar pertumbuhan anak menjadi maksimal,” ujarnya.

Selain penyuluhan gizi, peserta juga mendapatkan edukasi praktik mengolah ikan melalui demonstrasi memasak menu sederhana, seperti sup ikan, yang dinilai mudah dibuat dan lebih disukai anak-anak.

Menurut Bagus, edukasi tersebut penting karena masih banyak orang tua yang mengalami kesulitan saat memberikan makanan bergizi kepada anak.

Image Not Found
Pemkot Madiun edukasi gizi lewat gerakan makan ikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Pola memasaknya dibuat sederhana agar ibu-ibu tidak kesulitan dan anak-anak juga lebih menyukai makan ikan,” katanya.

Bagus menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kasus stunting serta menjalankan berbagai program intervensi, seperti pemberian makanan tambahan bagi anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui Dinas Kesehatan.

Terkait pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bagus menyebut realisasinya baru menjangkau sekitar 15 persen penerima manfaat, khususnya anak stunting.

“Sudah kami laporkan agar alokasi MBG bjsa untuk anak-anak stunting bisa segera dipercepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Madiun, Jemakir, mengatakan kampanye makan ikan merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung target penurunan stunting sekaligus menyiapkan generasi emas Kota Madiun.

“Ikan memiliki kandungan omega-3 yang sangat baik untuk mendukung kecerdasan anak. Ini merupakan investasi sumber daya manusia sejak dini,” katanya.

Ke depan, DKPP juga menyiapkan program pembagian sayuran dan protein hewani bagi anak stunting. Program tersebut akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan data stunting yang dimiliki pemerintah.

“Untuk pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal pelayanan di posyandu dan puskesmas. Ehingga bantuan pangan bergizi dapat diterima langsung oleh ibu hamil, balita, dan anak stunting yang menjadi sasaran program,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim. Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah […]

    Bagikan
  • 225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6/2026) dini hari. Sebanyak 225 jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB-22 akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Lima armada bus yang membawa […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    Polres Magetan Rayakan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dengan Santunan dan Bantuan Kursi Roda

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara di Polres Magetan tak hanya diisi doa bersama, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Dalam acara tasyakuran sederhana di Gedung Pesat Gatra, jajaran Polres Magetan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas korban kecelakaan lalu lintas. […]

    Bagikan
  • Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan Play Button

    Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan […]

    Bagikan
  • Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan […]

    Bagikan
  • KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    KORPRI Bagikan 978 Paket Beras untuk Ojek dan Pekerja Informal di Magetan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, KORPRI Kabupaten Magetan menyalurkan 978 paket beras kepada para pekerja sektor informal seperti ojek online, ojek konvensional, jasa gendong, dan tukang parkir. Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan dan menjadi bagian dari gerakan sosial Korpri Peduli. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan bahwa bantuan […]

    Bagikan
expand_less