Berita Terkini
Trending Tags

Gemarikan Kota Madiun Sasar 150 Anak dan Ibu Hamil-Menyusui, Pemkot Genjot Penurunan 451 Kasus Stunting

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak stunting dan ibu hamil jadi sasaran Gemarikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun pada Kamis (18/6/2026) itu menyasar 150 anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun sekaligus memperkuat edukasi pemenuhan gizi keluarga melalui konsumsi ikan. Berdasarkan data Dinkes-PPKB Kota Madiun, prevalensi stunting saat ini mencapai 5,6 persen atau sebanyak 451 anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, mengatakan Gemarikan tidak hanya bertujuan meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kandungan gizi ikan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Gerakan makan ikan ini menjadi salah satu kegiatan untuk menyosialisasikan manfaat makan ikan, mulai dari kandungan vitamin, protein hingga omega-3. Harapannya masyarakat, khususnya keluarga dengan anak stunting, mulai mengonsumsi makanan sehat agar pertumbuhan anak menjadi maksimal,” ujarnya.

Selain penyuluhan gizi, peserta juga mendapatkan edukasi praktik mengolah ikan melalui demonstrasi memasak menu sederhana, seperti sup ikan, yang dinilai mudah dibuat dan lebih disukai anak-anak.

Menurut Bagus, edukasi tersebut penting karena masih banyak orang tua yang mengalami kesulitan saat memberikan makanan bergizi kepada anak.

Image Not Found
Pemkot Madiun edukasi gizi lewat gerakan makan ikan. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Pola memasaknya dibuat sederhana agar ibu-ibu tidak kesulitan dan anak-anak juga lebih menyukai makan ikan,” katanya.

Bagus menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kasus stunting serta menjalankan berbagai program intervensi, seperti pemberian makanan tambahan bagi anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui Dinas Kesehatan.

Terkait pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Bagus menyebut realisasinya baru menjangkau sekitar 15 persen penerima manfaat, khususnya anak stunting.

“Sudah kami laporkan agar alokasi MBG bjsa untuk anak-anak stunting bisa segera dipercepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Madiun, Jemakir, mengatakan kampanye makan ikan merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung target penurunan stunting sekaligus menyiapkan generasi emas Kota Madiun.

“Ikan memiliki kandungan omega-3 yang sangat baik untuk mendukung kecerdasan anak. Ini merupakan investasi sumber daya manusia sejak dini,” katanya.

Ke depan, DKPP juga menyiapkan program pembagian sayuran dan protein hewani bagi anak stunting. Program tersebut akan dilaksanakan secara kolaboratif bersama Dinas Kesehatan dengan memanfaatkan data stunting yang dimiliki pemerintah.

“Untuk pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal pelayanan di posyandu dan puskesmas. Ehingga bantuan pangan bergizi dapat diterima langsung oleh ibu hamil, balita, dan anak stunting yang menjadi sasaran program,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Madiun memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional masih aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan monitoring di Pasar Besar Kota Madiun (PBM). “Alhamdulillah, di Pasar Besar ketersediaan beras SPHP tercukupi. Beberapa kios memiliki […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM), di mana beberapa komoditas utama mulai melejit dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini dijual dengan harga […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun Play Button photo_camera 3

    Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.682
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    Ribuan Ikan Mati di Telaga Ngebel Diduga Akibat Gas Belerang

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendadak mati. Diduga, kematian ikan ini disebabkan oleh fenomena alam berupa munculnya gas belerang dari dasar telaga. Kejadian ini membuat para petani keramba mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut keterangan para pembudidaya ikan nila, kematian ikan mulai terjadi sejak Jumat pekan […]

    Bagikan
expand_less