Berita Terkini
Trending Tags

Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Madiun meninjau prosesi khitan massal di RSUD Dolopo dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Madiun ke 458 tahun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tak hanya menghadirkan hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui program khitan massal gratis yang mendapat sambutan luar biasa hingga jumlah peserta di sejumlah lokasi melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Program khitan massal tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Madiun pada Selasa (23/6/2026) di tiga lokasi berbeda, yakni RSUD Dolopo untuk wilayah selatan, Desa Sendangrejo untuk wilayah tengah, dan RSUD Caruban untuk wilayah utara.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, saat meninjau pelaksanaan kegiatan di RSUD Dolopo mengatakan antusiasme masyarakat jauh melebihi perkiraan. Awalnya, panitia menargetkan masing-masing lokasi melayani 100 peserta. Namun tingginya minat warga membuat jumlah peserta terus bertambah.

“Di RSUD Dolopo saja jumlah peserta mencapai sekitar 135 anak. Meskipun melebihi target, seluruh peserta tetap kami layani,” ujar dr Purnomo.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun sekaligus Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun sosial.

Menurutnya, khitan tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga membawa manfaat kesehatan bagi anak laki-laki. Karena itu, Pemkab Madiun berupaya memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Khitan bukan hanya bagian dari ajaran agama, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar bagi anak-anak,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo berharap anak-anak yang mengikuti khitan massal dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan.

“Kami berharap anak-anak Kabupaten Madiun menjadi generasi yang luar biasa, memiliki etika yang baik, dan nantinya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang semakin maju,” tuturnya.

Selain khitan massal, Pemkab Madiun juga menggelar berbagai kegiatan lain dalam rangka Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun. Salah satunya Sepasar Ing Madiun (Sepasma) yang berlangsung di tiga wilayah berbeda dan melibatkan pelaku UMKM serta komunitas budaya.

Menurut Purnomo, kegiatan tersebut dirancang agar manfaat peringatan hari jadi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, Sepasma juga menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Ia mencontohkan pelaksanaan Sepasma di Desa Sareng yang mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM bahkan dilaporkan mampu meraih omzet hingga jutaan rupiah hanya dalam satu malam kegiatan.

“Ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata. Semoga UMKM Kabupaten Madiun semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, program khitan massal juga mendapat apresiasi dari warga. Winarti, warga Desa Slambur, mengaku terbantu dengan adanya layanan khitan gratis yang disediakan Pemkab Madiun.

Image Not Found
Peserta khitan massal Hari Jadi Madiun lampaui target. Foto : Tova-Sinergia

Ia mengikutkan putranya yang berusia 12 tahun dalam kegiatan khitan massal di RSUD Dolopo karena selain gratis, lokasi pelaksanaannya mudah dijangkau dari tempat tinggalnya.

“Saya merasa senang dan sangat terbantu dengan adanya program khitan massal ini. Apalagi kondisi ekonomi saat ini cukup sulit, sehingga kegiatan seperti ini bisa meringankan beban biaya yang harus kami keluarkan,” kata Winarti.

Ia juga mengaku puas dengan pelayanan tenaga medis yang menangani peserta khitan. Menurutnya, proses khitan berjalan lancar dan membuat anaknya merasa nyaman.

“Anak saya tadi juga berani. Saya percaya dengan pelayanan dokter dan tenaga kesehatan di sini,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Ini Hasil Uji Lab Menu MBG Diduga Pemicu Keracunan Massal Siswa di Ngawi

    Ini Hasil Uji Lab Menu MBG Diduga Pemicu Keracunan Massal Siswa di Ngawi

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi beberapa waktu lalu akhirnya menemukan titik terang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi memastikan, menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah menjadi sumber utama penyebab insiden tersebut. Kepastian ini diperoleh setelah hasil uji mikrobiologi terhadap 15 sampel makanan, […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
  • Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorgo – Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkurang selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah. ASN hanya bekerja selama 32,5 jam per pekan, lebih sedikit lima jam dari biasanya yang mencapai 37,5 jam per pekan. Kebijakan itu tertuang dalam surat perihal jadwal jam kerja bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
expand_less