Berita Terkini
Trending Tags

RRI Madiun Gelar Festival Budaya, Dorong Pelestarian Seni Lokal dan Penguatan UMKM

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Festival Budaya RRI Madiun 2026 resmi dibuka. (26/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – RRI Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya lokal melalui Gelar Budaya RRI Madiun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Direktur SDM dan Umum LPP RRI, Dedi Suparman, di halaman RRI Madiun, Jumat (26/6/2026) sore.

Gelar Budaya menjadi ruang kolaborasi bagi seniman, pelaku UMKM, komunitas budaya, dan masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali kearifan lokal di tengah derasnya perkembangan zaman.

Kepala RRI Madiun, Kukuh Setyo Budi Akhrianto, mengatakan pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas yang harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.

“Ini adalah sebuah perwujudan dari pemikiran saya bahwa kekuatan lokal itu tidak luput dari tradisi dan budaya lokal itu sendiri. Jadi itu perlu kita gali, kita angkat kembali, dan kita berdayakan kembali melalui gelar budaya ini,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu membangkitkan kepedulian masyarakat untuk terus nguri-uri atau melestarikan budaya daerah sebagai warisan yang bernilai bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum LPP RRI, Dedi Suparman, mengapresiasi inisiatif RRI Madiun yang menghadirkan Gelar Budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi budaya di wilayah Madiun Raya. 

Menurutnya, kegiatan itu sejalan dengan peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menginspirasi masyarakat melalui nilai-nilai kebangsaan dan kebudayaan.

Image Not Found
RRI Madiun dorong pelestarian budaya dan UMKM. Foto : Kris-Sinergia

“Budaya itu bagian dari peradaban. Maka peradaban ini bukan hanya soal sejarah yang harus kita catat, tetapi juga bagaimana kita melestarikan, meregenerasi, mengembangkan, dan menjaga budaya agar tetap lestari. RRI harus ikut mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk ambil bagian dalam melestarikan budaya,” katanya.

Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional, Gelar Budaya RRI Madiun juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dedi menilai keterlibatan UMKM menjadi langkah penting agar penyelenggaraan kegiatan budaya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, RRI tidak cukup hanya menyediakan ruang pameran, tetapi juga perlu membangun ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM, mulai dari akses permodalan hingga strategi pemasaran.

“RRI seyogianya bukan hanya menyediakan fasilitas pameran, tetapi juga menghadirkan ekosistem, mulai dari pemodal hingga strategi pemasaran, sehingga UMKM dapat terus berkembang,” jelasnya.

Dedi menambahkan, keberadaan RRI yang memiliki jaringan di seluruh Indonesia menjadikannya sebagai representasi keberagaman budaya Nusantara. Karena itu, setiap stasiun RRI di daerah memiliki peran strategis dalam memperkenalkan dan mempromosikan kearifan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

“Bagaimana gelar budaya yang ada di Madiun ini bisa didengar dan disaksikan oleh masyarakat di wilayah timur Indonesia, salah satunya melalui RRI,” tegasnya.

Melalui Gelar Budaya 2026, RRI Madiun berharap seni, tradisi, dan potensi ekonomi kreatif daerah semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga warisan budaya Indonesia. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2.524
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran melanda area pengolahan pupuk organik milik PT Bumi Subur Sentosa di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (04/07/2025) malam. Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sempat membesar dan melahap nyaris seluruh tumpukan kayu bakar. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga 4 persen pada 2025. Saat ini, prevalensi stunting di Bumi Reog masih berada di angka 8 persen atau sekitar 3.000 anak mengalami kekerdilan. Target tersebut disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam pertemuan koordinasi fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang digelar Dinas […]

    Bagikan
  • Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang anak berinisial L (9), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, harus menjalani penanganan darurat setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana yang ia kenakan. Kejadian tersebut membuat korban menangis histeris karena menahan sakit. Insiden bermula saat orang tua korban mendapati putranya tak mampu melepaskan resleting yang menjepit bagian sensitif. Panik, […]

    Bagikan
  • Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan  photo_camera 3

    Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan 

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab.Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simo Balerejo dan SPPG Krajan Mejayan mengadakan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) bagi seluruh relawannya. Diadakan di SPPG Krajan Mejayan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya saat terjadi kebakaran. “Kami mengundang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk mengedukasi tim relawan baik dari SPPG […]

    Bagikan
  • Korp Raport Penghujung Tahun 2025, 119 Personel Polres Magetan Naik Pangkat

    Korp Raport Penghujung Tahun 2025, 119 Personel Polres Magetan Naik Pangkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki akhir tahun 2025, Polres Magetan menggelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat bagi anggota Polri periode 1 Januari 2026 serta ASN Polri periode 1 Desember 2025, Rabu (31/12/2025). Upacara yang dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, ini berlangsung khidmat di halaman Mapolres Magetan, diikuti ratusan personel bersama keluarga pendamping. […]

    Bagikan
  • Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP negeri di Kota Madiun tahun 2025 menyisakan sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah dugaan manipulasi titik koordinat domisili yang dilakukan oleh calon peserta didik demi bisa masuk ke sekolah favorit. Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto, mengungkap […]

    Bagikan
expand_less