Berita Terkini
Trending Tags

Populasi Ikan Dewa di Telaga Sarangan Merosot Tajam, Pemkab Magetan Tunda Penebaran Benih Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Populasi ikan dewa Telaga Sarangan terus menurun drastis. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya konservasi ikan dewa (Tor soro) di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, menghadapi tantangan serius. Populasi ikan endemik yang dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi itu terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dari sekitar 10 ribu benih yang ditebar pada 2019, kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen.

Penurunan populasi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Magetan karena ikan dewa sebelumnya diproyeksikan sebagai ikon konservasi perairan sekaligus daya tarik wisata alam di kawasan Telaga Sarangan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan, berkurangnya populasi ikan dewa disebabkan oleh dua faktor utama, yakni serangan ikan predator invasif yang hidup di telaga serta masih ditemukannya aktivitas pemancingan liar.

“Dari benih yang ditebar pada tahun 2019, saat ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen. Kendalanya karena dimangsa ikan predator dan juga dipancing,” ujarnya.

Selain di Telaga Sarangan, ikan dewa juga masih dapat ditemukan di kawasan mata air Sumber Dodol, Kecamatan Panekan. Namun, jumlahnya juga relatif terbatas dan diperkirakan hanya sekitar seribu ekor.

Meski di sejumlah daerah ikan dewa telah dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi karena memiliki kandungan gizi tinggi dan cita rasa yang baik, Pemerintah Kabupaten Magetan belum mengizinkan pemanfaatannya untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Kebijakan ini diambil karena pemerintah masih memprioritaskan upaya pelestarian. Dengan kondisi populasi yang terus menurun, aktivitas penangkapan maupun pemancingan ikan dewa masih dilarang agar proses regenerasi di habitat alaminya dapat berlangsung secara optimal,” imbuhnya.

Sebagai langkah lanjutan, Disnakan Magetan memutuskan belum akan melakukan penebaran benih ikan dewa di Telaga Sarangan. Keputusan itu diambil karena ancaman dari ikan predator invasif dinilai masih tinggi sehingga peluang hidup benih baru belum optimal.

Sebagai alternatif, pemerintah akan memperkuat program konservasi melalui pengaktifan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), meningkatkan sosialisasi larangan pemancingan ikan dewa, serta mengkaji lokasi perairan umum daratan lain yang memiliki karakteristik habitat serupa dengan Telaga Sarangan untuk dijadikan tempat pelepasliaran benih.

“Tentunya diharapkan ini mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan dewa sekaligus menjaga keberadaan salah satu spesies ikan asli Indonesia yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan potensi wisata bagi Kabupaten Magetan,” pungkas Nur.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian habitat ikan dewa dengan mematuhi larangan pemancingan serta mendukung upaya konservasi. Keberhasilan pelestarian spesies ini dinilai tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Longsor, Dua Rumah di Poncol Magetan Rusak Parah

    Diterjang Longsor, Dua Rumah di Poncol Magetan Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol Magetan selama sepekan terakhir memicu bencana tanah longsor. Pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi tanah longsor yang menimpa dua rumah warga di Desa Plangkrongan. Material longsoran berasal dari talud sepanjang 10 meter dan lebar 6 meter yang berada di pekarangan rumah […]

    Bagikan
  • Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepedulian terhadap warga di wilayah terpencil ditunjukkan belasan emak-emak yang tergabung dalam sebuah komunitas di Kabupaten Ponorogo. Mereka mendatangi Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Sabtu (1/8/2026), untuk membagikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Medan menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri. Pemukiman warga berada di kawasan perbukitan dengan kondisi jalan yang sulit […]

    Bagikan
  • Wamendag Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Madiun, Pastikan Stabil Jelang Nataru

    Wamendag Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Madiun, Pastikan Stabil Jelang Nataru

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan pemantauan langsung di Pasar Besar Kota Madiun, Senin (17/11/2025). Kunjungan ini turut didampingi Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Dalam kesempatan tersebut, Wamendag berinteraksi dengan para […]

    Bagikan
  • Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7) terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan operasional dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana secara rutin menggunakan lori dresin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada agenda Tilik Lintas di petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga Stasiun Blitar. Pengecekan dipimpin langsung oleh Alam Prasetyo […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama menyampaikan Ketupat Semeru 2025 di Kabupaten Ponorogo berjalan aman dan lancar. Ia menyebutkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, namun pelayanan tetap menjadi prioritas utama petugas di lapangan. “Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 berjalan lancar. Masyarakat […]

    Bagikan
  • Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Keindahan Pantai Pancer Door di Pacitan tercoreng oleh menumpuknya sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Fenomena ini makin parah saat musim hujan, ketika volume sampah meningkat drastis. Tak hanya berasal dari aktivitas pengunjung dan warga sekitar, sebagian besar sampah diduga merupakan kiriman dari daerah lain yang terbawa aliran sungai dan […]

    Bagikan
expand_less