Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Kota Madiun Serahkan Aset PSU Seluas 1.468 Meter Persegi ke Pemkot, Pengembang Diimbau Segera Penuhi Kewajiban

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejari serahkan aset PSU Perumahan Puri Asri Lestari. (30/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menyerahkan aset Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari kepada Pemerintah Kota Madiun. Aset itu berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 1.468 meter persegi yang diserahkan Komaidi Kajari Kota Madiun kepada Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, Senin (30/6/2026). Penyerahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Kajari Kota Madiun, Komaidi, mengatakan penyerahan aset tersebut merupakan rangkaian akhir proses penegakan hukum yang telah melalui tahapan penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga kasasi.

“Alhamdulillah hari ini rangkaian penegakan hukum yang cukup panjang sudah selesai. Selain eksekusi pidana badan, hari ini juga dilakukan eksekusi barang bukti berupa aset fasilitas umum dan fasilitas sosial yang kemudian diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Madiun,” ujarnya.

Komaidi mengungkapkan, masih terdapat lebih dari 100 kawasan perumahan di Kota Madiun yang PSU atau fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos)-nya belum diserahkan kepada pemerintah daerah.

Karena itu, Kejari mengimbau seluruh pengembang agar segera berkoordinasi dengan Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk menyelesaikan kewajiban tersebut sebelum berujung pada proses hukum.

“Hakikatnya hukum untuk membuat menjadi baik. Pidana merupakan ultimum remedium atau upaya terakhir setelah langkah-langkah lain tidak membuahkan hasil. Namun apabila ditemukan unsur pidana, tentu proses hukum akan dijalankan,” tegasnya.

Menurut Komaidi, salah satu penyebab pengembang enggan menyerahkan PSU adalah karena pembangunan yang direalisasikan tidak sesuai dengan site plan yang telah disahkan. Penyimpangan tersebut umumnya berupa berkurangnya luas fasilitas umum maupun fasilitas sosial dibandingkan rencana awal.

Ia mencontohkan, lebar jalan lingkungan yang semestinya dibangun enam meter justru direalisasikan lebih sempit. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah daerah tidak dapat menerima penyerahan aset karena tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Yang menjadi kendala sebenarnya ada di pihak pengembang sendiri,” katanya.

Meski demikian, Komaidi berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kesadaran para pengembang tanpa harus memasuki ranah pidana.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyatakan aset yang telah diserahkan Kejari akan segera dicatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD).

“Barang bukti yang sudah diserahterimakan kepada Pemerintah Kota akan segera didata sebagai Barang Milik Daerah sehingga pemanfaatannya dapat dilakukan sesuai peruntukannya dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak,” ujarnya.

Bagus menjelaskan sebagian besar persoalan fasum dan fasos yang belum diserahkan berasal dari kawasan perumahan lama yang dibangun sejak sekitar dekade 1980-an. Menurutnya, Pemkot Madiun bersama Kejaksaan terus melakukan komunikasi dan pendampingan kepada para pengembang agar kewajiban penyerahan aset dapat segera dipenuhi.

Untuk mencegah persoalan serupa pada perumahan baru, Pemkot Madiun memperketat pengawasan sejak proses perizinan. Pengembang diwajibkan memenuhi ketentuan penyediaan dan penyerahan fasum-fasos sesuai regulasi yang berlaku.

“Kalau kewajiban itu belum dipenuhi atau belum diproses, maka perizinan tidak akan dikeluarkan,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • Tabrakan Dua Truk di Perempatan Ngujur Madiun, Satu Hantam ke Indomaret

    Tabrakan Dua Truk di Perempatan Ngujur Madiun, Satu Hantam ke Indomaret

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan melibatkan dua truk terjadi di Perempatan Ngujur, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Benturan keras membuat satu truk terperosok hingga menghantam toko ritel Indomaret, sementara truk lainnya terguling di lokasi kejadian. Kecelakaan tersebut melibatkan truk pengangkut kayu bernomor polisi AG 8412 YQ yang melaju […]

    Bagikan
  • Ditinggal Memasak, Dapur dan Kandang di Magetan Terbakar, Tujuh Kambing Mati Terpanggang

    Ditinggal Memasak, Dapur dan Kandang di Magetan Terbakar, Tujuh Kambing Mati Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah rumah di Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dilanda kebakaran pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Kebakaran diduga dipicu tungku tradisional yang masih menyala saat digunakan memasak, namun ditinggal oleh pemilik rumah. Api pertama kali muncul dari bagian dapur yang masih menggunakan tungku kayu bakar. Bara api diduga membesar […]

    Bagikan
  • Reses DPRD Ponorogo Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Jadi Keluhan Terbanyak

    Reses DPRD Ponorogo Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Jadi Keluhan Terbanyak

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aspirasi warga dari enam daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Ponorogo menjadi perhatian DPRD setelah seluruh anggota dewan melaksanakan kegiatan reses. Beragam masukan yang disampaikan masyarakat tersebut akan dihimpun sebagai bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD serta menjadi pertimbangan dalam pembahasan program dan anggaran pemerintah daerah. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan […]

    Bagikan
  • Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Sambirejo–Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu sore (10/09/2025). Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Fendi Sigit, menjelaskan korban bernama Rudy Setyonugroho, warga Sambirejo, Jiwan. Saat itu, Rudy yang mengendarai Yamaha Jupiter Z melaju dari arah timur ke barat. […]

    Bagikan
  • Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul viralnya kasus dugaan permasalahan di Daycare di Yogyakarta, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun melakukan pemantauan langsung ke sejumlah tempat penitipan anak atau Daycare, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi di Kota Madiun. Selain pemantauan, petugas […]

    Bagikan
expand_less