Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan usulkan 11 formasi CASN tahun 2026. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan aparatur telah terpenuhi, melainkan sebagai konsekuensi dari menurunnya kemampuan fiskal daerah. Berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD), efisiensi anggaran, serta persiapan penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) membuat Pemkab Magetan harus lebih selektif dalam mengusulkan formasi baru.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan, Masruri, mengatakan seluruh formasi yang diusulkan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang dinilai paling mendesak.

“Dari usulan yang kami sampaikan, semuanya untuk bidang kesehatan. Terdiri atas tujuh formasi dokter spesialis, dua dokter umum, dan dua dokter gigi,” ujar Masruri.

Ia menjelaskan, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Karena itu, jumlah formasi yang nantinya dibuka masih berpeluang berubah sesuai keputusan pemerintah pusat.

Masruri menuturkan, penentuan formasi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), belanja pegawai Kabupaten Magetan saat ini telah mencapai sekitar 37 persen dari total APBD. Angka tersebut melampaui batas maksimal 30 persen yang diwajibkan dalam implementasi penuh UU HKPD mulai tahun 2027.

“Informasi dari BPKPD, belanja pegawai kita sudah lebih dari 30 persen, tepatnya sekitar 37 persen dari total APBD. Kondisi itu ditambah adanya efisiensi anggaran berupa pemotongan dana transfer ke daerah serta persiapan pelaksanaan UU HKPD pada 2027. Karena itu kami mengusulkan formasi yang benar-benar menjadi prioritas, yakni tenaga kesehatan,” jelasnya.

Terbatasnya usulan CASN juga menjadi gambaran besarnya tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan anggaran. Di satu sisi, sejumlah organisasi perangkat daerah masih mengalami kekurangan aparatur, namun di sisi lain ruang fiskal untuk merekrut pegawai baru semakin sempit.

Salah satu sektor yang masih mengalami kekurangan ASN adalah pendidikan dasar. Meski demikian, kebutuhan guru belum diusulkan dalam formasi CASN 2026 karena Pemkab Magetan masih menunggu arah kebijakan penataan atau regrouping sekolah dasar yang sedang dikaji.

“Memang masih ada kekurangan di SD. Namun, kami masih melihat perkembangan rencana regrouping sekolah. Nanti kebutuhan itu akan kami tinjau kembali setelah ada kebijakan yang lebih jelas,” pungkas Masruri.

Dengan kondisi tersebut, rekrutmen CASN 2026 di Kabupaten Magetan diproyeksikan menjadi salah satu yang paling sedikit dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah pun memilih memprioritaskan pemenuhan tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, sembari menyesuaikan kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang semakin ketat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem Siap Dorong Pesilat Jadi Pelopor dalam Wujudkan Madiun yang Aman dan Kondusif

    Danrem Siap Dorong Pesilat Jadi Pelopor dalam Wujudkan Madiun yang Aman dan Kondusif

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkenal dengan pusatnya dari berbagai perguruan silat, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto berupaya membangun komunikasinya dengan berbagai perguruan silat di Madiun. Jika sebelumnya berkunjung ke padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM), kini giliran ke padepokan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) […]

    Bagikan
  • Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    Bunderan Serayu Kota Madiun yang Jadi Surganya Kuliner dan Takjil

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suci Ramadhan tentu menghadirkan nuansa berbeda. Salah satu kegiatan yang paling ramai dilakukan adalah berburu takjil untuk hidangan berbuka puasa. Hal ini terlihat jelas di jalan Taman Praja, tepatnya di Bunderan Serayu, Kota Madiun. Berbagai macam makanan, mulai dari yang manis, pedas, gurih, hingga segar, dijajakan disini. Para pedagang […]

    Bagikan
  • Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban memfasilitasi khitan massal gratis bagi 115 anak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Kegiatan sosial ini digelar pada Senin (07/07/2025) dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang berlangsung sepanjang bulan Juli ini. Sebanyak 40 tenaga medis dikerahkan, termasuk dokter spesialis bedah dan […]

    Bagikan
  • Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (19/1/2026). Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Khofifah mengaku telah menerima informasi mengenai OTT tersebut. Ia menilai penanganan perkara […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
  • Empat Jabatan Strategis Kosong, Bupati Madiun Ngebut Cari Kepala Dinas Baru

    Empat Jabatan Strategis Kosong, Bupati Madiun Ngebut Cari Kepala Dinas Baru

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang kosong usai rotasi pejabat pada Kamis (21/8/2025). Langkah cepat ini dilakukan sesuai instruksi Bupati Madiun Hari Wuryanto agar tidak terjadi kekosongan pimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD). Empat kursi jabatan strategis yang dilelang adalah Kepala […]

    Bagikan
expand_less