Berita Terkini
Trending Tags

Memprihatinkan, Ratusan Siswa SMPN 1 Bringin Ngawi Belajar di Tengah Ancaman Atap Ambruk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa belajar di kelas dengan atap rusak dan rawan ambruk.Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru di SMP Negeri 1 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026), diwarnai kondisi yang memprihatinkan. Puluhan siswa terpaksa mengikuti pelajaran di bawah ancaman atap ruang kelas yang rusak parah dan berpotensi roboh.

Kerusakan tersebut terjadi di enam ruang kelas yang digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Selain atap yang lapuk dan nyaris ambruk, kondisi meja serta bangku belajar juga banyak yang sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Pada hari pertama sekolah, sekitar 30 siswa kelas IX yang semula menempati salah satu ruang kelas dengan kondisi paling parah terpaksa dipindahkan ke aula dan laboratorium sekolah. Sementara itu, ruang musala juga disiapkan sebagai lokasi belajar alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman.

Saat ini SMP Negeri 1 Bringin memiliki total 478 siswa. Dengan keterbatasan ruang yang layak, pihak sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian ruang belajar agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

Salah seorang siswi kelas IX, Valen Putri Maharini, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran di ruang kelas yang atapnya rusak. Ia mengaku khawatir keselamatan siswa terancam, terutama saat musim hujan tiba.

Image Not Found
Sekolah berharap rehabilitasi gedung segera direalisasikan. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak nyaman untuk belajar karena takut atapnya roboh. Apalagi kalau sudah musim penghujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sekolah ini,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan guru kelas, Aniek Tri Handayani. Menurutnya, bukan hanya atap yang membahayakan, melainkan juga kondisi meja dan bangku yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

“Bukan hanya atap yang hampir roboh, meja dan bangku juga banyak yang rusak. Guru maupun siswa merasa khawatir saat berada di dalam kelas karena kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Bringin, Sutiyo, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan usulan rehabilitasi bangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi sejak 2024. Namun hingga memasuki tahun ajaran 2026, usulan tersebut belum juga terealisasi.

Akibatnya, sekolah harus mencari solusi sementara dengan memanfaatkan aula, laboratorium, hingga musala sebagai ruang belajar pengganti.

“Hari ini kami cukup kesulitan mengatur pembagian ruang kelas karena banyak yang rusak. Sebagian siswa kami tempatkan di laboratorium, sebagian lagi di aula. Usulan perbaikan sudah kami sampaikan sejak 2024, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Sutiyo.

Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan ringan secara swadaya, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara karena usia bangunan yang sudah tua menyebabkan kerusakan kembali muncul di sejumlah ruang kelas lainnya.

Guru, siswa, dan orang tua kini berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Ranu Gumbolo di Dusun Bantengan, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat. Danau alami yang dikelilingi hutan pinus ini menawarkan suasana sejuk dan pemandangan yang menarik bagi pengunjung. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Tulungagung, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Gelar Pasar Murah, Sediakan 1.500 Paket Sembako Terjangkau

    Kejari Kota Madiun Gelar Pasar Murah, Sediakan 1.500 Paket Sembako Terjangkau

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 sekaligus HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Kejaksaan Negeri Kota Madiun menggelar pasar murah di halaman kantor Kejari, Rabu (20/08/2025). Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Dede Sutisna, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. […]

    Bagikan
  • RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tragis yang terjadi di Magetan, Minggu (19/5/2025). Meski kronologi lengkap belum dirilis secara resmi, para korban telah mendapatkan penanganan medis dan administratif oleh rumah sakit rujukan di wilayah setempat. Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan, Pujo Catur […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun menyita 127 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada 14–27 Juli lalu. Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan angka kecelakaan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Jumlah kecelakaan lalu lintas turun 13 kasus dibandingkan 2024,” kata Kapolres […]

    Bagikan
  • Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut. “Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya […]

    Bagikan
  • Wakil Bupati Ngawi Cek Korban Dugaan Keracunan MBG di Puskesmas Sine

    Wakil Bupati Ngawi Cek Korban Dugaan Keracunan MBG di Puskesmas Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami gejala sakit usai mengikuti kegiatan belajar, Rabu (01/10/2025). Para siswa terpaksa dilarikan ke sejumlah Puskesmas karena merasakan mual, pusing, hingga sesak napas. Situasi di SMKN 1 Sine mendadak panik ketika siswa satu […]

    Bagikan
expand_less