Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Memprihatinkan, Ratusan Siswa SMPN 1 Bringin Ngawi Belajar di Tengah Ancaman Atap Ambruk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa belajar di kelas dengan atap rusak dan rawan ambruk.Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru di SMP Negeri 1 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026), diwarnai kondisi yang memprihatinkan. Puluhan siswa terpaksa mengikuti pelajaran di bawah ancaman atap ruang kelas yang rusak parah dan berpotensi roboh.

Kerusakan tersebut terjadi di enam ruang kelas yang digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Selain atap yang lapuk dan nyaris ambruk, kondisi meja serta bangku belajar juga banyak yang sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Pada hari pertama sekolah, sekitar 30 siswa kelas IX yang semula menempati salah satu ruang kelas dengan kondisi paling parah terpaksa dipindahkan ke aula dan laboratorium sekolah. Sementara itu, ruang musala juga disiapkan sebagai lokasi belajar alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman.

Saat ini SMP Negeri 1 Bringin memiliki total 478 siswa. Dengan keterbatasan ruang yang layak, pihak sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian ruang belajar agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

Salah seorang siswi kelas IX, Valen Putri Maharini, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran di ruang kelas yang atapnya rusak. Ia mengaku khawatir keselamatan siswa terancam, terutama saat musim hujan tiba.

Image Not Found
Sekolah berharap rehabilitasi gedung segera direalisasikan. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak nyaman untuk belajar karena takut atapnya roboh. Apalagi kalau sudah musim penghujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sekolah ini,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan guru kelas, Aniek Tri Handayani. Menurutnya, bukan hanya atap yang membahayakan, melainkan juga kondisi meja dan bangku yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

“Bukan hanya atap yang hampir roboh, meja dan bangku juga banyak yang rusak. Guru maupun siswa merasa khawatir saat berada di dalam kelas karena kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Bringin, Sutiyo, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan usulan rehabilitasi bangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi sejak 2024. Namun hingga memasuki tahun ajaran 2026, usulan tersebut belum juga terealisasi.

Akibatnya, sekolah harus mencari solusi sementara dengan memanfaatkan aula, laboratorium, hingga musala sebagai ruang belajar pengganti.

“Hari ini kami cukup kesulitan mengatur pembagian ruang kelas karena banyak yang rusak. Sebagian siswa kami tempatkan di laboratorium, sebagian lagi di aula. Usulan perbaikan sudah kami sampaikan sejak 2024, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Sutiyo.

Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan ringan secara swadaya, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara karena usia bangunan yang sudah tua menyebabkan kerusakan kembali muncul di sejumlah ruang kelas lainnya.

Guru, siswa, dan orang tua kini berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Ponorogo ke SEA Games: Atlet Jujitsu Bumi Reog Ukir Sejarah Asia Tenggara

    Dari Ponorogo ke SEA Games: Atlet Jujitsu Bumi Reog Ukir Sejarah Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo menjadi saksi kebanggaan daerah saat Pemerintah Kabupaten Ponorogo secara resmi menyambut kepulangan Steffany Kinky, atlet jujitsu kebanggaan Bumi Reog yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. Dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut, Steffany Kinky berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih. […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkir depan kantor CV Javamix, Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial MS. Sementara itu, dua pelaku lain yang diduga terlibat masih dalam […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Berdemokrasi” ini menyasar pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda […]

    Bagikan
  • Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun 2025, Pemerintahan Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, diguncang kabar mengejutkan. Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi, diketahui mengajukan pengunduran diri secara resmi melalui surat yang ditandatangani pada 19 Desember 2025 di atas materai. Dalam dokumen tersebut, Sigit menyampaikan permohonan izin mengundurkan diri tanpa paksaan pihak mana pun. Ia […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
expand_less