Berita Terkini
Trending Tags

Pondasi Bangunan MTs MMA di Poncol Magetan Longsor, Siswa Belajar di Pondok dan Masjid

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pondasi MTs MMA Poncol Magetan longsor. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pondasi utama bangunan MTs MMA di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, longsor pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun longsoran berdampak pada bangunan sekolah dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 8 meter.

Longsor terjadi ketika proses pembangunan atau renovasi fasilitas di bagian bawah bangunan sekolah tengah berlangsung. Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, pekerjaan pembangunan lapangan dan penguatan talud dilakukan cukup dekat dengan pondasi lama. Kondisi tersebut diduga mengurangi kekuatan pijakan pondasi hingga akhirnya struktur tidak mampu menahan beban dan ambrol.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan tim langsung diterjunkan setelah menerima laporan untuk melakukan asesmen serta pendataan kondisi di lokasi.

“Memang di sana sedang ada pekerjaan pembangunan di sisi bawahnya, berupa pembangunan lapangan dan penguatan talud. Diduga pekerjaannya cukup mepet dengan pondasi lama sehingga pijakannya berkurang kuat dan akhirnya terjadi longsor atau ambrol,” kata Eka, Jumat (21/8/2026).

Dimensi longsoran yang cukup besar membuat area sekolah dinilai belum aman untuk digunakan sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar. BPBD kemudian melakukan penanganan darurat dengan memasang rambu-rambu peringatan sekaligus mengimbau pihak sekolah untuk memindahkan sementara aktivitas pembelajaran.

Ruang yang terdampak meliputi ruang perpustakaan sekaligus ruang pertemuan serta sejumlah ruang kelas. Bangunan sekolah tersebut diketahui telah berdiri sejak sekitar tahun 2000-an.

Saat ini, sekitar 80 siswa MTs MMA dari kelas VII hingga IX untuk sementara mengikuti kegiatan belajar mengajar di sejumlah lokasi yang masih berada dalam satu yayasan. Sebagian siswa belajar di pondok dan ruang Madrasah Aliyah (MA), sementara ruang yang masih dinilai dapat digunakan serta masjid juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Guru MTs MMA, Mahmud, mengatakan aktivitas pembelajaran dipindahkan untuk mengantisipasi risiko keselamatan siswa selama proses penanganan berlangsung.

“Untuk sementara anak-anak dipindah ke masjid dan pondok. Insyaallah ruang-ruangan yang ada di sana masih baik. Yang terdampak itu ruang perpustakaan dan ruang pertemuan,” ujar Mahmud.

Menurut Mahmud, longsor terjadi saat kondisi cuaca cerah dan tidak sedang turun hujan. Saat kejadian, aktivitas di sekolah juga telah berakhir sehingga seluruh warga sekolah dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah semuanya selamat. Kejadiannya waktu malam, saat adzan Isya. Cuacanya cerah, tidak ada hujan,” katanya.

Image Not Found
Pihak sekolah bersama warga melakukan pembersihan material longsoran. Foto : Kus-Sinergia

Pihak sekolah bersama warga berencana melakukan pembersihan material longsoran secara mandiri. Namun, area yang mengalami kerusakan tetap menjadi perhatian karena masih terdapat bagian bangunan yang berada di sekitar lokasi longsor.

BPBD Magetan mengingatkan masyarakat dan pihak sekolah agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan area pondasi yang ambrol sebelum dinyatakan aman. Rambu peringatan telah dipasang sebagai langkah awal untuk mencegah warga maupun siswa mendekati zona rawan.

Eka menegaskan, pemindahan kegiatan belajar mengajar menjadi langkah penting karena kondisi pondasi yang telah ambrol berpotensi menimbulkan risiko tambahan apabila aktivitas sekolah tetap dilakukan di area tersebut.

“Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan karena kondisinya cukup rawan. Pondasinya sudah ambrol sehingga tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lokasi tersebut,” jelas Eka.

BPBD Kabupaten Magetan juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di kawasan yang memiliki kondisi tanah maupun struktur bangunan yang berisiko. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian bencana atau kondisi yang berpotensi membahayakan kepada BPBD Kabupaten Magetan melalui layanan yang tersedia. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Ramadhan, Pelayanan PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun Tetap Maksimal

    Selama Ramadhan, Pelayanan PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun Tetap Maksimal

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun tetap menerapkan layanan prima. Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto, mengatakan, jajarannya sudah siap mengantisipasi lonjakan penggunaan air selama Ramadhan. Tim dari Direktorat Teknik telah melakukan berbagai pembenahan dan pemeliharaan di beberapa titik […]

    Bagikan
  • Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polemik penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi (SJA) di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mulai menemui titik terang. Pihak manajemen perusahaan melaporkan telah mengembalikan seluruh ijazah yang sebelumnya ditahan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, Selasa (28/4/2026). Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik […]

    Bagikan
  • Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Situasi mencekam terjadi di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Dalam waktu berdekatan, dua insiden tertemper melibatkan orang tak dikenal dan kendaraan bermotor terjadi pada Kamis (19/3/2026). Hal ini memicu keprihatinan sekaligus peringatan keras dari pihak KAI. Peristiwa pertama terjadi di petak jalan Kediri–Ngadiluwih sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Magetan kembali bertambah. Tambahan kuota ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Hal itu di tengah tingginya tingkat serapan pupuk yang sudah mencapai 85 persen per November. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Edy […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik 6 Februari, Mendagri Beri Lampu Hijau Merombak Pejabat Sesuai Chemistry

    Usai Dilantik 6 Februari, Mendagri Beri Lampu Hijau Merombak Pejabat Sesuai Chemistry

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mempersilahkan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 untuk mengganti pejabat di lingkungan pemerin­tahan yang dipim­pinnya usai dilantik. Kepala Daerah yang akan dilantik pada 06 Februari mendatang, tidak harus menunggu lama atau enam (6) bulan setelah pelantikan apabila hendak merombak pejabat di organisasi perangkat daerah […]

    Bagikan
expand_less