Berita Terkini
Trending Tags

Pondasi Bangunan MTs MMA di Poncol Magetan Longsor, Siswa Belajar di Pondok dan Masjid

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pondasi MTs MMA Poncol Magetan longsor. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pondasi utama bangunan MTs MMA di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, longsor pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun longsoran berdampak pada bangunan sekolah dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 8 meter.

Longsor terjadi ketika proses pembangunan atau renovasi fasilitas di bagian bawah bangunan sekolah tengah berlangsung. Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, pekerjaan pembangunan lapangan dan penguatan talud dilakukan cukup dekat dengan pondasi lama. Kondisi tersebut diduga mengurangi kekuatan pijakan pondasi hingga akhirnya struktur tidak mampu menahan beban dan ambrol.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan tim langsung diterjunkan setelah menerima laporan untuk melakukan asesmen serta pendataan kondisi di lokasi.

“Memang di sana sedang ada pekerjaan pembangunan di sisi bawahnya, berupa pembangunan lapangan dan penguatan talud. Diduga pekerjaannya cukup mepet dengan pondasi lama sehingga pijakannya berkurang kuat dan akhirnya terjadi longsor atau ambrol,” kata Eka, Jumat (21/8/2026).

Dimensi longsoran yang cukup besar membuat area sekolah dinilai belum aman untuk digunakan sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar. BPBD kemudian melakukan penanganan darurat dengan memasang rambu-rambu peringatan sekaligus mengimbau pihak sekolah untuk memindahkan sementara aktivitas pembelajaran.

Ruang yang terdampak meliputi ruang perpustakaan sekaligus ruang pertemuan serta sejumlah ruang kelas. Bangunan sekolah tersebut diketahui telah berdiri sejak sekitar tahun 2000-an.

Saat ini, sekitar 80 siswa MTs MMA dari kelas VII hingga IX untuk sementara mengikuti kegiatan belajar mengajar di sejumlah lokasi yang masih berada dalam satu yayasan. Sebagian siswa belajar di pondok dan ruang Madrasah Aliyah (MA), sementara ruang yang masih dinilai dapat digunakan serta masjid juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Guru MTs MMA, Mahmud, mengatakan aktivitas pembelajaran dipindahkan untuk mengantisipasi risiko keselamatan siswa selama proses penanganan berlangsung.

“Untuk sementara anak-anak dipindah ke masjid dan pondok. Insyaallah ruang-ruangan yang ada di sana masih baik. Yang terdampak itu ruang perpustakaan dan ruang pertemuan,” ujar Mahmud.

Menurut Mahmud, longsor terjadi saat kondisi cuaca cerah dan tidak sedang turun hujan. Saat kejadian, aktivitas di sekolah juga telah berakhir sehingga seluruh warga sekolah dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah semuanya selamat. Kejadiannya waktu malam, saat adzan Isya. Cuacanya cerah, tidak ada hujan,” katanya.

Image Not Found
Pihak sekolah bersama warga melakukan pembersihan material longsoran. Foto : Kus-Sinergia

Pihak sekolah bersama warga berencana melakukan pembersihan material longsoran secara mandiri. Namun, area yang mengalami kerusakan tetap menjadi perhatian karena masih terdapat bagian bangunan yang berada di sekitar lokasi longsor.

BPBD Magetan mengingatkan masyarakat dan pihak sekolah agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan area pondasi yang ambrol sebelum dinyatakan aman. Rambu peringatan telah dipasang sebagai langkah awal untuk mencegah warga maupun siswa mendekati zona rawan.

Eka menegaskan, pemindahan kegiatan belajar mengajar menjadi langkah penting karena kondisi pondasi yang telah ambrol berpotensi menimbulkan risiko tambahan apabila aktivitas sekolah tetap dilakukan di area tersebut.

“Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan karena kondisinya cukup rawan. Pondasinya sudah ambrol sehingga tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lokasi tersebut,” jelas Eka.

BPBD Kabupaten Magetan juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di kawasan yang memiliki kondisi tanah maupun struktur bangunan yang berisiko. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian bencana atau kondisi yang berpotensi membahayakan kepada BPBD Kabupaten Magetan melalui layanan yang tersedia. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik. Totok menjelaskan, […]

    Bagikan
  • Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    Secara Bertahap, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket untuk Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi telah memulai pemesanan tiket kereta api bagi keberangkatan yang dimulai pada 1 Desember 2025. Sebelumnya, penjualan tiket telah dihentikan sementara akibat adanya penyesuaian jadwal dan pola perjalanan di seluruh area operasional KAI (dari Daop 1 hingga Daop 9). Rokhmad Makin Zainul, yang menjabat […]

    Bagikan
  • Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu keluarga terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, kawasan Simpang Tiga Totok, Kabupaten Magetan, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini membuat tiga orang harus mendapat perawatan medis. Peristiwa tersebut menimpa Nailul Muzakki (27) asal Desa Ginuk, Kecamatan Karas, yang berboncengan dengan Regiana Septiana Darawanti (26) dan […]

    Bagikan
  • Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, modus penipuan melalui pesan WhatsApp (WA) dengan berbagai dalih semakin marak terjadi. Pelaku yang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), menawarkan […]

    Bagikan
  • Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kartoharjo terus diperkuat. Para kepala desa se-Kecamatan Kartoharjo menyerahkan bantuan berupa lima unit kamera pengawas (CCTV) kepada Polsek Kartoharjo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, di Mapolsek setempat, Rabu (29/10/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangmojo, Noor […]

    Bagikan
  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
expand_less