Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PSHT memperkuat nilai budaya, religi, dan kebangsaan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui kegiatan pengajian bertema Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar di Graha Krida Budaya, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati sejumlah momentum sekaligus, yakni peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HUT ke-104 PSHT, serta Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya keluarga besar PSHT memperkuat kolaborasi antara budaya dan kehidupan religi di Kota Madiun.

“Yang pertama, kita ikut memeriahkan peringatan 17 Agustus, Proklamasi 17 Agustus yang ke-81. Yang kedua, bertepatan tanggal 2 kemarin yaitu 104 tahunnya PSHT. Yang ketiga, bertepatan juga kegiatan memperingati Maulid Nabi,” kata Moerdjoko.

Menurut dia, konsep kegiatan sengaja dirancang untuk merepresentasikan kemajemukan warga PSHT. Dalam pengajian tersebut, PSHT menghadirkan sejumlah tokoh dari latar belakang keagamaan berbeda.

Mubaligh yang dihadirkan antara lain Irjen Pol R. Ahmad Nurwahid serta Gus M. Da’i Robbi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Selain itu, kegiatan juga melibatkan tokoh agama non-Islam.

Image Not Found
PSHT Pusat Madiun menggelar pengajian HUT ke-104. Foto : Kris-Sinergia

“Jadi kita kolaborasi, ada Islam, ada non-Islam. Kita PSHT itu sangat heterogen, majemuk,” ujar Moerdjoko.

Tak hanya pengajian, kegiatan tersebut juga diisi pertunjukan seni dan budaya. Pencak silat ditampilkan dalam bentuk cerita yang mengangkat tema kebinekaan dan menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Pertunjukan budaya lainnya berupa Jaranan Senterewe yang dibawakan mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pesan utama kegiatan untuk mempertemukan unsur budaya dan religi dalam satu ruang kebersamaan.

Moerdjoko menegaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kembali karakter warga PSHT agar berpegang pada ajaran budi luhur serta nilai-nilai kebangsaan.

Ia menyebut empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai nilai yang perlu dijaga bersama.

“Sehingga warga Setia Hati Terate itu punya watak dan jiwa patriotik, cinta tanah air, bangsa, dan negara,” katanya.

Moerdjoko juga mengingatkan agar warga PSHT tidak terlibat dalam tindakan anarkis maupun permusuhan antarsesama warga bangsa. Menurutnya, perilaku tersebut bertentangan dengan nilai yang hendak dibangun melalui ajaran Setia Hati Terate.

Image Not Found
Pertunjukan pencak silat mengangkat pesan kebhinekaan. Foto : Kus-Sinergia

“Kalau warga Setia Hati Terate masih senang melakukan perbuatan-perbuatan yang anarkis, bermusuhan dengan sesama bangsanya, itu tidak menunjukkan sebagai jiwa Setia Hati Terate,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut turut berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Madiun. Menurutnya, pembangunan citra Madiun sebagai Kota Pendekar membutuhkan kondisi kota yang aman, damai, dan kondusif.

Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, Issoebiantoro, mengatakan perjalanan PSHT hingga memasuki usia 104 tahun merupakan momentum yang patut disyukuri.

Ia menilai keberagaman kepercayaan dan latar belakang warga menjadi salah satu kekuatan PSHT sehingga organisasi tersebut dapat berkembang dan diterima di berbagai daerah.

“Sehingga kita menganut siapa pun, apa pun ajaran di PSHT ada. Sehingga PSHT bisa diterima di segala suku bangsa karena berdasarkan kepercayaan, agama, itu kita tidak beda-bedakan,” kata Issoebiantoro.

Menurut dia, keberadaan PSHT yang telah mencapai usia 104 tahun menunjukkan perjalanan panjang organisasi dalam mempertahankan dan mengembangkan ajarannya.

Issoebiantoro berharap seluruh pengurus dan warga PSHT di Indonesia maupun dunia terus menjaga eksistensi organisasi dengan berpegang pada tujuan membentuk manusia berbudi luhur, memahami benar dan salah, serta mengamalkan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

“Semoga tetap PSHT kekal jaya abadi untuk selama-lamanya karena sesuai dengan dedikasinya, yaitu membentuk manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah,” ujarnya.

Melalui peringatan HUT ke-104 tersebut, PSHT Pusat Madiun menempatkan budaya, religi, kebangsaan, dan keamanan sebagai bagian dari pesan kebersamaan. Semangat itu diharapkan dapat memperkuat peran warga PSHT dalam menjaga kondusivitas Madiun sebagai Kota Pendekar. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Hari Tidak Ada Kabar, Pria 31 Tahun di Kota Madiun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

    2 Hari Tidak Ada Kabar, Pria 31 Tahun di Kota Madiun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Warga Jalan Tawang Jaya RT 21 RW 06, Kota Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 31 tahun meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (17/9/2026). Agus Sutiyoso diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan jasad bermula setelah keluarga korban yang berada di Semarang meminta warga untuk mengecek kondisinya karena […]

    Bagikan
  • 2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun. Salah satunya dirasakan keluarga Darus Salam (52), buruh serabutan asal Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang kini kedua anaknya diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat. Sebelumnya, hanya putra bungsunya, Ali Farzan Nur Faeyza (8), yang terdaftar sebagai […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Lahap Gudang Kayu

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah gudang kayu yang terletak di Jalan Mondroguno, Kelurahan Sogaten, Kota Madiun, ludes dilalap si jago merah pada Rabu pagi (02/07/2025). Kejadian ini mengejutkan warga sekitar lantaran saat kebakaran terjadi, gudang dalam keadaan kosong dan terkunci. Menurut kesaksian warga, api mulai terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Warga yang panik berinisiatif […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Puluhan Barang Bukti dari 17 Perkara Pidana

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan berbagai barang bukti dari 17 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum selaku eksekutor putusan pengadilan. Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, mengatakan pemusnahan itu merupakan kewajiban institusi kejaksaan dalam menindaklanjuti amar putusan […]

    Bagikan
  • Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, Soni Sultana, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Madiun pada Senin (23/02/2025). Kedatangannya di Balai Kota Madiun disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Totok Sugiarto, serta Kepala BKSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin. Dalam audiensi tersebut, Soni menegaskan bahwa hingga saat ini […]

    Bagikan
  • Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    Tercatat di PBB, Kota Madiun Raih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Madiun di kancah nasional hingga internasional. Kota Pendekar resmi dinobatkan sebagai Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 untuk kategori pemerintah kota. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di kantor Bappenas, Rabu (19/11/2025). Lebih istimewa lagi, capaian ini akan dibukukan […]

    Bagikan
expand_less