Berita Terkini
Trending Tags

Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ban truk pasir yang ditinggal sopir pecah dan tidak layak jalan , Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek, dan Koramil menggelar razia terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Razia ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya truk tambang yang melintas dengan muatan berlebih dan berpotensi merusak jalan.

Operasi gabungan berlangsung di sepanjang Jalan Desa Nglurup dan Desa Pohijo. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah truk diketahui telah dimodifikasi pada bagian bak muatan hingga melebihi batas standar 70 cm. Bahkan ada yang ditambah sendiri 40–50 cm lebih tinggi dari ketentuan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan lalu lintas dan mempercepat kerusakan jalan.

“Tadi kita menindak 10 truk dengan sanksi tilang serta memberikan himbauan kepada 15 kendaraan lainnya. Total sebanyak 25 kendaraan terjaring dalam razia,” ujar Mahendra Aksa, Kabid Pengendalian dan Operasional Dishub Ponorogo.

Menariknya, sejumlah sopir memilih meninggalkan kendaraannya di lokasi saat mengetahui adanya razia. Salah satu truk bahkan ditemukan dalam kondisi sangat membahayakan, dengan ban depan dan belakang sisi kanan pecah dan tidak layak jalan. Nomor polisi kendaraan tersebut telah dicatat untuk ditindaklanjuti oleh Satlantas.

“Memang ada dua truk yang ditinggalkan oleh sopirnya, kemungkinan karena takut dengan razia yang dilakukan petugas. Selain itu, kami juga menemukan kendaraan dengan roda yang rusak atau pecah. Kami telah mencatat nomor polisi dua truk tersebut dan berkoordinasi dengan pihak Satlantas untuk proses penindakan lebih lanjut,” pungkas Mahendra Aksa.

Ega patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    Kasus PSU diusut Kejari, Puluhan Pengembang Buru-Buru Urus Alih Aset ke Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun kini tengah mengusut perkara penyalahgunaan prasarana, sarana, utilitas umum (PSU) perumahan. Rupanya hal itu berdampak luas bagi para pengembang perumahan di Kota Madiun.  Bahkan satu per satu pengembang perumahan mulai mengurus penyerahan aset PSU ke Pemkot Madiun. Sesuai data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Belanja Rp. 2 Miliar untuk 4 Unit Mobil Dinas

    Pemkab Magetan Belanja Rp. 2 Miliar untuk 4 Unit Mobil Dinas

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pembelian mobil dinas baru bagi jajaran pejabatnya. Total empat unit mobil dibeli diantaranya tiga Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC dan satu Mitsubishi Pajero. Satu unit ditujukan untuk Wakil Bupati, sementara tiga lainnya untuk Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan Negeri. Pengadilan Negeri […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur. Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ciduk 6 Pelaku Narkotika, Amankan 21,78 Gram Sabu-Sabu dan 24.000 Butir Pil Berbahaya

    Polres Madiun Kota Ciduk 6 Pelaku Narkotika, Amankan 21,78 Gram Sabu-Sabu dan 24.000 Butir Pil Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota melalui jajaran Sat Narkoba terus melakukan penindakan terhadap tindak pidana narkotika. Dalam konferensi pers di Mapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto didampingi Wakapolres dan Kasat Resnarkoba menindak 6 pelaku narkotika yang terjaring dalam Operasi Pekat Semeru 2025. Pemberantasan narkotika menjadi salah satu atensi jajaran kepolisian. Kapolres […]

    Bagikan
  • Menapak Hari Esok, Langkah Kecil Menuju Cita-Cita Besar

    Menapak Hari Esok, Langkah Kecil Menuju Cita-Cita Besar

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Di sebuah panti asuhan sederhana di pinggiran kota, tawa riang anak-anak berpadu dengan suara lembaran buku yang dibuka. Di tempat yang bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai penampungan, tumbuh harapan-harapan besar yang tak pernah padam. Mereka bukan hanya anak-anak yang ditinggalkan, tapi juga pejuang kecil yang tak mau menyerah pada keadaan. […]

    Bagikan
  • Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    Mengulik Sejarah Masjid Kuno Kuncen dan Kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Nur Hidayatullah merupakan masjid bersejarah yang terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman Kota Madiun. Masjid ini memiliki sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam di wilayah Madiun. Masjid ini didirikan pada 18 Juli 1568 oleh Pangeran Timur, yang dikenal juga dengan nama Ki Ageng Panembahan Ronggo […]

    Bagikan
expand_less