Berita Terkini
Trending Tags

Gebyar Hardiknas 2025 di Magetan, Ribuan Siswa dan Guru Hadirkan Senam dan Tari Massal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Meriahnya Hardiknas, siswa dan guru ikuti senam dan tari masal, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana semarak penuh warna menyelimuti Alun-Alun Magetan, Rabu (28/05/2025). Ribuan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ruah merayakan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dalam sebuah perayaan akbar yang memadukan semangat, seni, dan kebugaran.

Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) menghadirkan pertunjukan kolaboratif yang memukau. Mulai dari senam massal, tarian kolosal, hingga sosialisasi kebijakan pendidikan nasional.

Kemeriahan dibuka dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti sekitar 2.000 siswa SD hingga SMP, kompak bergerak serempak memenuhi lapangan alun-alun. Tak berhenti di situ, perayaan akbar Hardiknas makin hidup ketika 2.400 guru dari PAUD hingga SMP mempersembahkan tarian massal yang sukses mencuri perhatian ribuan pasang mata.

“Terima kasih kepada Dindikpora dan seluruh guru yang telah menghadirkan pertunjukan luar biasa. Ini bukti semangat gotong royong dan dedikasi dalam dunia pendidikan,” ujar Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, usai mengikuti rangkaian kegiatan.

Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga bagian dari implementasi kebijakan nasional.

“Senam Indonesia Hebat ini adalah bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, dan kini kami laksanakan secara massal sebagai simbol kebugaran yang wajib diterapkan sebelum belajar di sekolah,” jelasnya.

Tak ketinggalan, pertunjukan tarian dari para guru disebutnya sebagai wujud nyata apresiasi terhadap pendidikan seni di sekolah-sekolah.

“Ini bentuk penghargaan atas karya seni para guru dan siswa. Kami akan terus mendorong kegiatan seperti FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) agar kreativitas terus tumbuh di dunia pendidikan,” tambah Suwata.

Melalui gebyar ini, Suwata berharap para guru, khususnya guru seni, terdorong untuk terus berinovasi dalam pembelajaran.

“Mudah-mudahan ini memotivasi para guru untuk menciptakan ide-ide baru, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, menyentuh karakter, dan tidak membosankan,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkas Perkara Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi Segera Rampung, KPK Siapkan Dakwaan

    Berkas Perkara Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi Segera Rampung, KPK Siapkan Dakwaan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, telah memasuki tahap akhir. Kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Januari 2026 itu kini berada dalam tahap penyiapan dakwaan sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaga […]

    Bagikan
  • Bukan Sekadar Kerja Sama Biasa, KAI dan Bank Jatim Siapkan Langkah Strategis Ini

    Bukan Sekadar Kerja Sama Biasa, KAI dan Bank Jatim Siapkan Langkah Strategis Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan layanan, bisnis, dan optimalisasi aset. Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kabupaten Madiun pada Jumat (5/6/2026) itu disaksikan langsung oleh […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan memastikan terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik di jenjang SD maupun SMP. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, mengatakan setiap laporan kerusakan sekolah akan diverifikasi […]

    Bagikan
  • Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    Beli Motor Pakai Jutaan uang Koin, Showroom di Ponorogo Heboh

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana tak biasa terjadi di sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Senin (01/09/2025). Seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, mendatangi showroom tersebut dengan membawa empat karung dan satu kardus berisi uang koin. Uang receh pecahan Rp500 dan Rp1.000 itu dipakai untuk membeli sepeda motor baru seharga Rp20,4 juta. Adalah Sunarta, […]

    Bagikan
  • Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur — Survei yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot IPB University pada September–November 2025 mengungkap kondisi memprihatinkan yang tengah dialami petani padi di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penurunan harga jual padi dan meningkatnya biaya usaha tani disebut menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan petani transmigran. Dalam temuan tim, padi merupakan […]

    Bagikan
expand_less