Berita Terkini
Trending Tags

Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tengah memanen tanaman tembakaunya, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu.

Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali petikan daun tembakau dari sekitar 5.000 batang yang ditanamnya. Ia memperkirakan hasil panen tahun ini bisa mencapai 5 kuintal.

“Untuk harga dari pabrik belum ada penentuan, biasanya keluar bulan September nanti. Tahun kemarin per kilogram bisa sampai Rp50.000 lebih,” kata Yulianto saat ditemui pada Selasa (24/06/2025).

Cuaca yang cenderung memasuki musim kemarau basah tidak menjadi kendala berarti bagi pertumbuhan tembakau. Namun, ancaman lain datang dari hama ulat daun yang masih menjadi momok bagi para petani. Hama ini kerap merusak kualitas daun dan sulit dibasmi meski telah dilakukan berbagai upaya pengendalian.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Imron Rasidi, menyebutkan bahwa luas lahan tembakau di Kecamatan Kare mencapai 122 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 12 hektare berada di wilayah Desa Bolo.

“Setelah panen, daun tembakau dijemur dengan cara digantung agar kering sempurna. Selanjutnya, dilakukan sortir berdasarkan kualitas dan ukuran daun sebelum dipasarkan ke pabrikan,” jelas Imron.

Musim panen tembakau menjadi momen penting bagi para petani di lereng Wilis. Mereka berharap harga jual tembakau tahun ini tetap stabil agar bisa menutupi biaya produksi dan memberikan keuntungan yang layak. Namun tantangan terhadap serangan hama dan belum pastinya harga dari pabrik masih menjadi kekhawatiran tersendiri di tengah proses panen yang sedang berjalan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Magetan yang semula diprediksi akan diwarnai persaingan sengit justru berjalan sangat tenang. Hingga masa pendaftaran ditutup pada Kamis (4/12/2025) pukul 13.00 WIB, hanya satu nama yang secara resmi mendaftar: Didik Haryono. Didik Haryono, yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Golkar Magetan, dipastikan […]

    Bagikan
  • Tragis! Tabrak Pohon di Tepi Telaga Ngebel, Remaja Tewas Tenggelam, Diduga Pengendara Mabuk

    Tragis! Tabrak Pohon di Tepi Telaga Ngebel, Remaja Tewas Tenggelam, Diduga Pengendara Mabuk

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kecelakaan tunggal berujung maut terjadi di Jalan Lingkar Telaga Ngebel, tepatnya di lingkungan Bombong, Dukuh Nglingi, Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Sepeda motor yang ditumpangi dua remaja menabrak pohon hingga satu korban terpental ke dalam telaga dan meninggal dunia. Peristiwa bermula saat Muhammad Nasril […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem di Madiun, Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

    Waspada Cuaca Ekstrem di Madiun, Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah RT 07 Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026) sore. Akibatnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang beterbangan diterpa angin. Warga setempat mengaku sempat mendengar suara gemuruh sebelum atap rumah mereka terlepas dan berjatuhan. Tidak ada korban […]

    Bagikan
  • Pelestari Lingkungan, Sertu Tarsipan Sediakan Ratusan Ribu Bibit Gayam dan Gondang

    Pelestari Lingkungan, Sertu Tarsipan Sediakan Ratusan Ribu Bibit Gayam dan Gondang

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan bukan hanya dikenal sebagai anggota TNI. Namun, lebih dari itu, lewat aksinya sebagai pembudidaya bibit pohon Gayam dan Gondang, Sertu Tarsipan dikenal sebagai pelestari lingkungan. Tak hanya di Jawa Timur, namun juga di Indonesia. Aksi budidaya yang dilakukan itu dilatarbelakangi oleh kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan […]

    Bagikan
  • Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami lonjakan signifikan pada triwulan pertama 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total 3.017.881 pelanggan selama periode Januari hingga Maret 2026, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total tersebut, sebanyak 1.517.883 pelanggan tercatat berangkat, sementara […]

    Bagikan
expand_less