Berita Terkini
Trending Tags

Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
petani merugi, 8 kotak di persawahan bangunsari diserang wereng, Foto : ega patria Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso.

Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah mengering, tanaman mati, dan bulir padi kosong tak berisi.

“Wereng coklat, ini kejadian luar biasa. Gerakannya cepat sekali. Hanya dua malam, sawah kami habis. Awalnya baik-baik saja, tapi tiba-tiba menyerang pangkal batang. Dari sana menyebar, batang bawah diisap, bertelur dan menetas, lalu menyerap lagi. Semuanya rusak, layu, dan mati,” ungkap Ahmad Subkhi, salah satu petani terdampak, Kamis (10/7/2025).

Image Not Found
Tanaman padi usia 50 hari mati diserang hama wereng, Foto : Ega Patria – Sinergia

Ia menyebut sebagian padi yang sudah bunting sekitar 50 hari kini hanya dibiarkan. Menurutnya, jika dirawat pun biaya pestisida terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan hasil panen yang akan didapat.

“Sudah ada bantuan obat, tapi jumlahnya terbatas, petani banyak. Biaya perawatan lebih besar dari hasilnya. Yang bisa ditangani hanya sebagian, selebihnya ya dibiarkan,” ujarnya.

Serangan wereng kali ini disebut jauh lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurut petani, serangan dipicu oleh cuaca kemarau basah yang mempercepat siklus hidup hama. Wereng berkembang biak cepat, warnanya berubah dari putih ke coklat saat memasuki fase dewasa dan mulai merusak tanaman dari akar hingga daun.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Ngudi Hasil, Farid Nurcholis menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan penyemprotan secara mandiri guna mencegah serangan meluas.

“Kami semprot sendiri, tapi dengan luas lahan seperti ini tentu tidak cukup. Harus ada tindakan dari pemerintah, jangan hanya hadir saat panen saja,” tegas Farid.

Petani berharap pemerintah turun langsung ke lapangan, melihat kondisi nyata, serta memberikan bantuan yang proporsional. Jika terus seperti ini, bukan hanya petani yang rugi, tetapi juga negara karena pasokan pangan akan terganggu.

“Gini terus, ya negara juga yang rugi. Stok pangan pasti berkurang. Pemerintah harus lihat kondisi kami saat begini, jangan cuma datang waktu panen saja,” pungkas Ahmad Subkhi.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Hayam Wuruk, masuk Desa Sambirejo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Pick Up nopol AG 8815 LE yang dikemudikan oleh IA (32) warga Wajak, Malang dengan sepeda motor yang dikendarai oleh SDR (73) warga Manguharjo Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS). Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam bidang perdata dan tata usaha negara (TUN). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PDAM setempat, Kamis (10/07/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Madiun, […]

    Bagikan
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar. Kegiatan ini disambut […]

    Bagikan
  • Tiga Calon Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Lolos Tahap Akhir, Wawancara KPM Jadi Penentu

    Tiga Calon Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Lolos Tahap Akhir, Wawancara KPM Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kota Madiun – Seleksi calon Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan tiga peserta dengan nilai tertinggi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Selasa (7/7/2026). Selanjutnya, ketiga kandidat akan mengikuti wawancara bersama Kuasa Pemilik Modal (KPM) sebagai tahapan penentu sebelum direktur definitif ditetapkan. Sekretaris Daerah (Sekda) […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
expand_less