Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 432
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan.

Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat kemiskinan Magetan pada tahun 2024 tercatat 9,03 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 2020 yang sempat melonjak hingga 10,66 persen akibat pandemi Covid-19. Namun, persentase tersebut masih lebih tinggi dibanding rata-rata nasional meski sedikit lebih baik dari angka Jawa Timur.

Data lain dari Dinas Sosial (Dinsos) Magetan memperlihatkan gambaran yang lebih konkret. Tercatat 337.034 jiwa atau 121.597 kepala keluarga (KK) masuk kategori keluarga miskin (Gakin). Rata-rata penghasilan per kapita per bulan mereka hanya sekitar Rp400 ribu, jauh di bawah garis kemiskinan.

“Secara umum disebut miskin jika pendapatan rata-rata per kapita per bulan berada di bawah garis kemiskinan. Angkanya terakhir masih sekitar Rp400 ribuan,” jelas Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo.

Kondisi kesejahteraan masyarakat semakin diperparah dengan banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH). Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan menyebut, jumlah RTLH di wilayah tersebut masih mencapai ribuan unit.

“Data masih kami perbarui hingga akhir September mendatang. Namun estimasi jumlahnya tetap ribuan RTLH,” ungkap Kabid Perumahan Disperkim, Teguh Adi Wiyono.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan dan perbaikan kualitas hidup warga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Upaya pengentasan kemiskinan akan ditempuh melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan perlindungan sosial, hingga pembangunan wilayah perdesaan,” ujarnya dalam forum Musrenbang.

Selain itu, Pemkab Magetan juga tengah menyiapkan program strategis seperti beasiswa bagi keluarga miskin, penguatan UMKM berbasis potensi lokal, serta pembangunan infrastruktur publik untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Dengan jumlah penduduk miskin yang masih mencapai sepertiga populasi, serta ribuan warga yang tinggal di hunian tidak layak, tantangan pengentasan kemiskinan di Magetan tidak hanya menyangkut angka statistik. Lebih dari itu, dibutuhkan percepatan program nyata agar kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat dirasakan hingga ke lapisan terbawah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ambles sedalam dua meter. Hal itu akibat diterjang luapan Sungai Bengawan Madiun pada pertengahan Maret lalu. Insiden ini terjadi bersamaan dengan pertengahan bulan Ramadan. Pemilik rumah, Kasidin (62) dan Sri Fatonah (61), menyebut amblesnya tanah menyebabkan […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (04/09/2025). Seorang pengunjung perempuan berinisial S kedapatan membawa dua paket sabu dengan berat total 10,7 gram yang disembunyikan di balik rok hitam yang dipakainya. Kecurigaan itu ketika petugas penggeledahan dan melihat gerak-gerik S yang berusaha […]

    Bagikan
  • Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Berdemokrasi” ini menyasar pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jumlah wisatawan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur diklaim mengalami peningkatan pada 2025. Namun, hal itu tidak berdampak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. PAD sektor pariwisata di Magetan pada 2025 ini mencapai Rp. 20,2 miliar dari target Rp. 21,2 miliar. Kepala Bidang […]

    Bagikan
expand_less