Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Korban Perdagangan Manusia di Afrika, 7 PMI Madiun dan Magetan Dipulangkan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tujuh PMI asal Kabupaten Madiun dan Magetan, korban perdagangan manusia di Guinea Ekuatorial, diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Madiun dan Magetan diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking) di Guinea Ekuatorial, Afrika. Mereka tiba kembali di Indonesia pada Rabu (03/09/2025) dan diterima Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mejayan.

Salah satu korban asal Desa Sugihwaras, Saradan, menceritakan bahwa keberangkatannya pada Agustus 2024 bermula dari tawaran kerja oleh seseorang. Biaya pemberangkatan dan administrasi ditanggung penuh perekrut, membuat tawaran itu tampak menggiurkan. Namun, sesampainya di Guinea Ekuatorial, kontrak kerja tak jelas, izin tinggal tidak diurus, dan fasilitas hidup sangat minim.

“Kami hanya ditempatkan di mess kampung warga dan diberi uang makan seadanya. Pekerjaannya menebang kayu keras dan mengoperasikan alat berat,” ujar Agung, salah satu korban.

Menurut keterangan KBRI Yaounde, para PMI awalnya disebut bekerja di sebuah perusahaan kayu. Namun, perusahaan tidak mengurus dokumen legalitas dan tidak membayar gaji sesuai kesepakatan.

Proses evakuasi dari pedalaman Guinea Ekuatorial ke Kamerun berjalan rumit. Agen perekrut sulit dihubungi dan enggan bertanggung jawab. Tim KBRI Yaounde yang dipimpin Sekretaris Kedua Anindita Aji Pratama bahkan sempat dilarang melintasi perbatasan Guinea Ekuatorial sebelum akhirnya berhasil masuk lewat negosiasi diplomatik selama dua hari.

“Pemulangan ketujuh PMI dibiayai oleh KBRI Yaounde bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan Magetan serta Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), meliputi visa, akomodasi, konsumsi, dan tiket pesawat.” ujar Anindita

Duta Besar RI untuk Kamerun dan Guinea Ekuatorial mengingatkan calon pekerja migran agar berhati-hati menerima tawaran kerja di Afrika Tengah, khususnya di sektor perkayuan yang rawan pelanggaran. Dubes juga menegaskan pentingnya keberangkatan melalui jalur resmi BP2MI untuk menjamin perlindungan hak-hak pekerja.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Wisata di Magetan Naik 50 Persen saat Libur Sekolah, Telaga Sarangan Tetap Jadi Favorit

    Kunjungan Wisata di Magetan Naik 50 Persen saat Libur Sekolah, Telaga Sarangan Tetap Jadi Favorit

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Momen libur sekolah tahun ini membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Magetan. Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi, khususnya Telaga Sarangan, mengalami peningkatan tajam, terutama pada akhir pekan. Menurut Didik Kurniawan, Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, peningkatan kunjungan di akhir pekan mencapai […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    Angin Kencang Terjang Dua Desa di Madiun, Puluhan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Geger dan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (06/11/2025) sore. Kejadian itu menyebabkan sejumlah rumah warga di dua desa mengalami kerusakan. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Ketandan dan Desa Sareng. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan […]

    Bagikan
  • Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melalui Komisi III memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun untuk mengklarifikasi proses perizinan pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah Madiun. Rapat dengar pendapat (RDP) digelar sebagai tindak lanjut aduan warga RT 59, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo beberapa waktu lalu. RDP dipimpin Armaya selaku […]

    Bagikan
  • Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masyarakat yang tengah melintas di seputaran Tugu Nol Kilometer Kota Madiun harus berhenti sejenak pada Minggu (17/08/2025). Sekitar 5 menit, mereka melakukan penghormatan saat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Prosesi tersebut digelar tepat pada pukul 10.00 WIB yang diyakini memiliki filosofi penting dalam menandai kemerdekaan RI. 5 anggota Pasukan […]

    Bagikan
  • Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    Jalan Rusak Berserakan, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Bertindak

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Ponorogo yang rusak membuat wakil rakyat mengelus dada. Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 916,11 kilometer, sebanyak 30,24 persen atau sekitar 277,03 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak. DPRD Ponorogo mendesak pemerintah kabupaten agar tidak tinggal diam. Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto, menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    Resmikan Renovasi 221 RTLH, Pemkab Madiun Targetkan Peningkatan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memulai program renovasi besar-besaran terhadap 221 rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut secara resmi diluncurkan pada Jumat (23/05/2025) di Dusun Doragan, Kecamatan Wungu, dengan seremoni peletakan batu pertama pembangunan rumah milik seorang warga, Tanem. Peluncuran ini menandai dimulainya […]

    Bagikan
expand_less