Berita Terkini
Trending Tags

Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bangunan lama Terminal Seloaji beralih fungsi jadi tempat kos dan warung esek esek, Foto: satpol pp

Sinergia | Ponorogo – Razia di eks-Terminal Seloaji yang dilakukan oleh Satpol PP Ponorogo pada Senin malam (3/11/2025) cukup mencengangkan. Selain menemukan aktivitas prostitusi yang mengganggu ketertiban di kawasan eks Terminal Seloaji, petugas juga mencatat adanya tempat kos yang diduga digunakan untuk kegiatan serupa.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Hendra Asmara Putra, menjelaskan bahwa tempat kos yang ditemukan di area eks terminal tersebut didominasi oleh bangunan dengan tembok semi permanen.

“Tempat kos ini terdiri dari tembok semi permanen yang berjejer, sekitar 10 kamar. Kami belum mengetahui siapa yang memiliki tempat ini. Namun Dishub sudah melakukan pengecekan karena wilayah tersebut merupakan tanggung jawab mereka,” ujar Hendra.

Keberadaan tempat kos tersebut menjadi perhatian utama dalam razia tersebut, mengingat aktivitas prostitusi yang semakin marak di sekitar area eks terminal. Petugas juga menemukan bahwa beberapa kamar di tempat kos tersebut diduga digunakan untuk transaksi seksual. Meskipun petugas tidak menemukan bukti langsung, indikasi kuat muncul karena keberadaan wanita yang terjaring razia di tempat tersebut.

“Ini jelas jadi perhatian kami. Tempat kos ini digunakan secara tidak sah, dan kemungkinan besar dijadikan tempat untuk aktivitas prostitusi. Kami menduga ada jaringan yang memanfaatkan tempat ini untuk kegiatan ilegal,” jelas Hendra.

Selain itu, Hendra juga mengungkapkan bahwa Satpol PP bekerja sama dengan Dishub Ponorogo akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap tempat kos tersebut. Dishub yang memiliki kewenangan di area tersebut diharapkan dapat segera mengidentifikasi pemilik dan menindaklanjuti masalah ini dengan tegas.

“Kami sudah memberikan sosialisasi kepada warga dan pemilik warung kopi serta tempat kos untuk tidak lagi menyediakan tempat bagi kegiatan ilegal seperti ini. Kami akan terus melakukan patroli dan penegakan hukum.”pungkas hendra. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    Pemuda Batak Madiun Raya Desak Bitner Cabut Gugatan Kasus Pedagang Sayur

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sejumlah warga Batak yang tergabung dalam Pemuda Batak Bersatu Se Madiun Raya mendatangi Kantor Desa Pesu Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, pada Senin (10/2/2025) pukul 10.00 WIB.  Kedatangan perwakilan warga Batak yang tinggal di Magetan, Madiun, Ponorogo dan Ngawi ini bermaksud untuk memberikan dukungan kepada pemerintah Desa Pesu dan juga para […]

    Bagikan
  • Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    Waduh ! Anggota DPRD Jatim Terjerat Narkotika, Tetapi Tak Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Nama seorang anggota DPRD Jawa Timur berinisial AH terseret dalam kasus narkoba setelah disebut oleh seorang pengedar berinisial MA. Polres Ngawi mengungkap keterlibatan AH usai menangkap MA dan menemukan jejak transaksi sabu yang mengarah ke politisi tersebut. Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menjelaskan awal mula kasus ini. “Pada Selasa malam […]

    Bagikan
  • Peringatan 1 Muharram, Para Santri Naik Sepeda Bersholawat dan Ziarah Makam

    Peringatan 1 Muharram, Para Santri Naik Sepeda Bersholawat dan Ziarah Makam

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Peringatan tahun baru islam 1 Muharram 1448 Hijriah nyata cukup semarak di sejumlah lokasi. Ratusan santri Madrasah Diniyah Roudlotut Thullab, Desa Sidorejo Kec Saradan Kab Madiun mengikuti pawai sepeda dan ziarah makam, Selasa (16/06/2026). Dengan mengenakan pakaian muslim dan membawa berbagai atribut bernuansa Islami, para santri berkeliling desa menggunakan sepeda […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    Pasca Longsor, Akses Jalan Lingkar Sisi Selatan Telaga Sarangan Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Bahkan, dalam peristiwa kali ini turut menyeret sejumlah sepeda motor milik pengunjung yang terjebur ke telaga. Meski demikian, aparat gabungan bergerak cepat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah menempatkan […]

    Bagikan
  • Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Semangat mereka sudah membuncah sejak Februari. Enam kali latihan dalam sepekan, tas sudah dikemas, hotel di Malang sudah dipesan. Namun semua itu sirna hanya karena satu surat keputusan. Tim sepak takraw putri Kabupaten Magetan batal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bukan karena gagal seleksi atau […]

    Bagikan
  • Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran. Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan […]

    Bagikan
expand_less