Berita Terkini
Trending Tags

Hanya Satu dari 29 Dapur MBG di Ngawi yang Kantongi Sertifikat Higienis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang telah dibangun, baru satu yang memiliki Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS).

Penanggung jawab Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG Kabupaten Ngawi, Mokhamad Sodiq Triwidayanto, menyebutkan jumlah dapur yang telah beroperasi mencapai 15 unit, namun sebagian besar masih dalam proses pemenuhan syarat higienitas.

“Dari laporan terakhir, ada 29 SPPG yang sudah berdiri, 15 di antaranya beroperasi. Namun baru satu yang resmi memiliki sertifikat SLHS,” ujar Sodiq, Senin (20/10/2025).

Sodiq yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pendampingan agar seluruh dapur memenuhi standar kesehatan sebelum beroperasi penuh.

“Prosesnya berjalan terus, kami bantu percepat melalui pendampingan dari Pemkab agar semuanya segera bersertifikat,” jelasnya.

Kasus terbaru yang menyorot perhatian publik adalah hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan muntahan dari dapur MBG Yayasan Jendela Cahaya Kebaikan di Desa Jagir, Kecamatan Sine. Hasilnya menunjukkan adanya kandungan bakteri berbahaya.

Menanggapi hal itu, Sodiq menegaskan bahwa langkah penindakan maupun sanksi bukan kewenangan daerah.

“SPPG tersebut saat ini diberhentikan sementara. Untuk penjatuhan sanksi menjadi ranah Badan Gizi Nasional (BGN),” tegasnya. 

Untuk mempercepat penerbitan sertifikat higienis, Pemkab Ngawi kini mendorong proses melalui aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (SIPADU) yang dikelola DPMPTSP. Sistem ini disebut lebih efisien dibandingkan mekanisme Online Single Submission (OSS).

“Melalui SIPADU, waktu pengurusan bisa lebih cepat dibanding OSS,” terang Sodiq.

Meski demikian, ia menekankan bahwa percepatan tidak berarti mengabaikan prosedur kesehatan. Setiap dapur tetap harus melalui tahapan pemeriksaan yang diawasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi.

“Semua proses seperti pengujian sampel makanan dan pemeriksaan lapangan tetap dijalankan sesuai prosedur, dan pengawasannya dilakukan Dinkes lewat SIPADU,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun hanya mengusulkan satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif sepanjang tahun anggaran 2025. Raperda tersebut mengatur Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).  Raperda ini menjadi satu-satunya produk legislasi yang […]

    Bagikan
  • Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ambles sedalam dua meter. Hal itu akibat diterjang luapan Sungai Bengawan Madiun pada pertengahan Maret lalu. Insiden ini terjadi bersamaan dengan pertengahan bulan Ramadan. Pemilik rumah, Kasidin (62) dan Sri Fatonah (61), menyebut amblesnya tanah menyebabkan […]

    Bagikan
  • Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari […]

    Bagikan
  • Beli Tiket KA Bisa Menginap di Mercure Hotel Madiun, Ini Caranya

    Beli Tiket KA Bisa Menginap di Mercure Hotel Madiun, Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bagi yang mudik ke Kota Madiun maupun sekitarnya, tetapi bingung mencari tempat menginap ? Jangan khawatir, bagi Anda yang mudik memanfaatkan jasa transportasi kereta api bisa memanfaatkan promo menarik yang satu ini. KAI Daop 7 Madiun menghadirkan program “Double Deals!”. “Program Double Deals ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan […]

    Bagikan
  • Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Direktur (Wadir) Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi, turut prihatin dan menyampaikan kecaman keras atas tindakan pengusiran dan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa itu merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik dan pelanggaran atas hak publik untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    Pencari Ikan Tewas Tersengat Listrik dari Alatnya Sendiri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pencari ikan, Tatag Sugiarto (30), warga Desa Nunut, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditemukan tewas tersengat listrik di Sungai Sekayu, Desa Kranggan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, pada Minggu (27/04) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi masih memegang alat penyetrum ikan berupa aki yang dilengkapi dengan dua kabel. Diduga, korban tewas akibat […]

    Bagikan
expand_less