Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, menjelaskan bahwa kedua ruas jalan yang mendapat prioritas perbaikan adalah Parang–Kalipucang dan Parang–Sayutan. Keduanya akan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran Rp. 7 miliar.

“DAK tahun 2026 turun drastis sekitar 70 persen dibanding tahun ini. Pada 2025 kita menerima Rp. 21 miliar untuk memperbaiki lima ruas jalan, sedangkan tahun depan hanya Rp. 7 miliar untuk dua ruas saja,” ungkap Muhtar, Sabtu (08/11/2025).

Menurutnya, keterbatasan dana tersebut merupakan imbas dari kebijakan pemangkasan TKD oleh Pemerintah Pusat. Karena itu, Pemkab Magetan harus menyesuaikan prioritas perbaikan dengan mempertimbangkan fungsi konektivitas dan manfaat ekonomi wilayah.

Ia menambahkan, dua ruas jalan yang akan diperbaiki masing-masing memiliki panjang sekitar dua kilometer. Lokasi tersebut dipilih untuk mendukung konektivitas antar destinasi wisata, seperti Monumen Reog Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Sirkuit Mario, dan Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan.

“Parang merupakan wilayah perbatasan dengan Ponorogo. Jadi peningkatan akses di sana penting untuk memperkuat jalur wisata antara MRMP, Sirkuit Mario, dan Telaga Sarangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Muhtar menjelaskan bahwa ruas jalan lain yang tidak memperoleh alokasi DAK akan tetap mendapatkan penanganan terbatas melalui dana APBD. Namun, bentuknya hanya berupa pemeliharaan rutin, bukan peningkatan struktur jalan.

“Jika tahun depan masyarakat menanyakan perbaikan jalan rusak, kami hanya bisa melakukan pemeliharaan. Anggaran APBD belum mencukupi untuk peningkatan jalan baru,” jelasnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepergok saat mencoba membawa kabur sebuah truk Fuso Fighter yang terparkir di tepi jalan raya Barat–Sawahan, Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (20/06/2025). Truk berpelat nomor W 8570 UT milik Aris Wibowo (33), warga setempat, nyaris dibawa kabur oleh pria […]

    Bagikan
  • Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satu unit sepeda motor terbakar di Jalan Soroito, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Minggu malam (9/02/2025). Kendaraan tersebut diketahui milik Arif, seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, menjelaskan insiden terjadi saat Arif tengah memperbaiki motornya yang mogok sambil merokok. […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • 565 JCH Ponorogo Siap Berangkat, 20 Persen Lansia dan Risti

    565 JCH Ponorogo Siap Berangkat, 20 Persen Lansia dan Risti

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 565 jemaah calon haji (JCH) asal Ponorogo dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Dari total tersebut, sekitar 20 persen di antaranya masuk kategori berisiko tinggi (risti) karena faktor usia lanjut maupun kondisi kesehatan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ponorogo, Marjuni, menyampaikan bahwa seluruh […]

    Bagikan
  • Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemkab Magetan tampaknya masih kedodoran dalam urusan memperbaiki infrastruktur irigasi. Ribuan kilometer saluran membentang, tetapi sebagian besar hanya bisa menunggu giliran perbaikan. Ironisnya, sekitar Rp. 2,1 miliar yang sudah dialokasikan justru ditarik kembali pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres). Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, […]

    Bagikan
  • Inpres 1/2025 Turun, Pemkot Madiun Ancang-Ancang Refocusing APBD 2025

    Inpres 1/2025 Turun, Pemkot Madiun Ancang-Ancang Refocusing APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI, Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Hal itu dipastikan bakal berdampak pada alokasi anggaran dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah (Pemda). Tak terkecuali bagi Pemerintah Kota Madiun. “Tindak lanjutnya, kami sudah memberikan surat edaran persis […]

    Bagikan
expand_less