Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Soal Penanganan Sampah, Wali Kota Madiun Tegaskan Komitmen Capai Zero Waste 2027

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembahasan (R-APBD) Tahun 2026 Kota Madiun dalam rapat paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Madiun. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2026 Kota Madiun mengemuka dengan dua isu besar yakni integritas kepala daerah dan penanganan darurat sampah. Kedua isu tersebut menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Madiun, Rabu (13/11/2025).

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyebut bahwa dewan menaruh perhatian serius terhadap dua hal tersebut. “Jawaban wali kota mengarah pada keseluruhan isu. Fokusnya tetap pada masalah korupsi dan penanganan sampah. Dua hal ini memang kami soroti karena sangat berdampak pada tata kelola pemerintahan dan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Armaya, pihaknya menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas serta sistem pengelolaan sampah yang kuat dan berkelanjutan. “Tahun 2027 Kota Madiun harus menuju zero waste. Maka kami memberikan saran agar pengelolaan sampah benar-benar dibenahi dan tidak seperti yang kemarin,” tegasnya.

Meski ada perbedaan pandangan antarfraksi, Armaya menilai ada sikap terbuka dari pihak eksekutif dalam menerima masukan. “Sebagian fraksi menilai jawaban wali kota sudah cukup, sebagian lain memerlukan pendalaman. Tapi yang jelas, ada etika baik dari eksekutif untuk menanggapi kritik dan masukan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi menjelaskan bahwa sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp. 134 miliar. Angka tersebut berasal dari rata-rata realisasi belanja OPD sekitar Rp. 90 miliar, belanja tidak terduga (BTT) Rp. 7 miliar, lelang pembangunan gedung RSUD Rp. 14 miliar, pengadaan alat pengolah sampah (incinerator) Rp. 16 miliar, serta dana insentif fiskal Rp. 7 miliar.

Maidi mengungkapkan pengadaan incinerator masuk dalam proyeksi silpa karena menunggu rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). “Bukan dibatalkan, tapi kami menyesuaikan dengan aturan pusat. Kota Madiun ini sampahnya tidak sampai 1.000 ton per hari, jadi belum bisa masuk proyek listrik. Sekarang kita fokus pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, rencana awal memang mengandalkan incinerator untuk mengolah seluruh sampah, tetapi aturan pusat mewajibkan pemilahan terlebih dahulu. “Ternyata tidak boleh semua langsung masuk insinerator. Maka kami kurangi. Yang disiapkan sekarang mesin pencacah, pemilah makanan, mesin pengemas, dan sebagainya,” terang Maidi.

Menurutnya, sampah organik seperti daun, ranting, dan sisa makanan akan diolah menjadi bahan kompos, sedangkan plastik dan kertas akan dipilah. Adapun sampah berbahaya (B3) akan dibakar secara khusus. “Kalau begitu, kita tidak butuh banyak incinerator. Cukup disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.

Maidi juga menegaskan bahwa penanganan sampah tetap menjadi prioritas utama Pemkot Madiun. “Sampah ini skala prioritas. Jangan sampai nanti 2027–2028 muncul masalah baru. Kita harus pastikan Madiun siap menuju zero waste,” tegasnya.

Dengan komitmen pemerintah daerah dan dukungan DPRD, diharapkan program pengelolaan sampah di Kota Madiun dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada lingkungan berkelanjutan. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    Warga Kota Madiun Serbu Penukaran Uang Layak Edar dari Bank Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bank Indonesia (BI) Kediri menyiapkan uang layak edar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Seperti yang terpantau di Pasar Sleko Kota Madiun yang diserbu warga Kota Madiun, Rabu (12/2/2025). Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pasar Besar Ngawi.  Salah satu warga Kota Madiun, Purnomo […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

    DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo, Kamis (13/8/2026). Dengan kesepakatan itu, pembahasan selanjutnya akan masuk pada penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2027. Wakil Ketua DPRD Ponorogo […]

    Bagikan
  • Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar. Insiden itu terjadi di Desa […]

    Bagikan
  • 1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut. Pengelola Program dan Keuangan […]

    Bagikan
  • Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Ngawi, Ratusan KK Rela Susuri Hutan Demi Setetes Air

    Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Ngawi, Ratusan KK Rela Susuri Hutan Demi Setetes Air

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Ratusan kepala keluarga (KK) di dua desa terdampak terpaksa mencari sumber air hingga ke dasar sungai dan kawasan hutan karena sumur-sumur warga mengering selama hampir tiga bulan terakhir. Salah satu wilayah yang mengalami dampak paling […]

    Bagikan
expand_less