Berita Terkini
Trending Tags

KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyusunan R-APBD Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu ini muncul karena dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) baru disetujui menjelang akhir November.

“Ditargetkan pada 28 November R-APBD 2026 harus sudah selesai. Setelah penandatanganan hari ini, tiap OPD diminta segera menyerahkan nota keuangan ke komisi-komisi,” jelas Suratno seusai rapat paripurna penandatanganan KUA-PPAS, Jumat (21/11/2025).

Sesuai ketentuan UU No. 23 Tahun 2014 dan Permendagri No. 12 Tahun 2019, kepala daerah dan DPRD wajib menyepakati rancangan Perda APBD paling lambat sebulan sebelum tahun anggaran berakhir. Kondisi itu membuat rangkaian penyusunan hingga pembahasan RAPBD harus dilakukan dalam waktu sangat padat.

Dengan kesepakatan KUA-PPAS yang terlambat, berbagai tahapan penyusunan anggaran harus dikebut. Mulai dari penyusunan dan pembahasan RAPBD, penerbitan pedoman penyusunan RKA-SKPD, hingga penyusunan RKA oleh OPD. Seluruh dokumen kemudian dirangkum kembali menjadi rancangan Perda APBD untuk diserahkan kepada DPRD.

Di sisi lain, sejumlah fraksi memberikan catatan kritis terhadap penyusunan anggaran tahun ini. Fraksi Golkar menyampaikan kekecewaan karena aspirasi hasil reses dinilai tidak dijadikan dasar dalam penyusunan APBD.

Anggota Fraksi Golkar, Didik Haryono, menyebut apa yang terjadi tahun ini membuat banyak anggota dewan merasa tidak dilibatkan.

“Kami merasa kecewa karena aspirasi dari reses tidak masuk ke penyusunan APBD. Harusnya anggaran disusun berdasarkan dua sumber: Musrenbang pemerintah daerah dan masukan dari reses DPRD. Nyatanya, hasil reses sama sekali tidak dijadikan rujukan,” ujarnya.

Selain itu, Didik juga menilai pembahasan APBD 2026 berjalan sangat terburu-buru. KUA-PPAS baru diterima pada 19 November, sementara total anggaran yang harus dibahas mencapai Rp. 1,8 triliun.

“Dengan waktu hanya sepuluh hari, pembahasannya jelas sangat dipaksakan,” tambahnya.

Meski memberi kritik keras, Didik menegaskan Fraksi Golkar tetap mendukung pengesahan APBD sebagai bentuk tanggung jawab politik mereka.

“Ini menjadi catatan penting agar ke depan persoalan seperti ini tidak kembali terjadi, terutama terkait pemanfaatan hasil reses,” ucapnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    Pelayanan Adminduk Magetan Kini Terdesentralisasi ke Kecamatan dan Desa, Efisiensi Meningkat Didukung Capaian Perekaman Hampir 99 %

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan tampak lebih lengang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pemerintah daerah kembali menerapkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui kantor kecamatan hingga ke tingkat desa. Kebijakan ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan. Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum […]

    Bagikan
  • Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Maybrat, Papua Barat – Pada 23 Desember 2024, Satgas Yonif 501/BY sukses menurunkan delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap IV/Sorong Raya beserta keluarga mereka. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting setelah penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember 2024. Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa kedelapan individu tersebut merupakan bagian inti dari […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan menjadi lokasi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu (08/06/2025). Sapi jenis limosin dengan bobot mendekati satu ton itu dipotong bersamaan dengan 10 ekor sapi kurban lainnya milik warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun dan Allena Humanity Project Dukung Gizi dan Karakter Siswa  di Randualas

    Pemkab Madiun dan Allena Humanity Project Dukung Gizi dan Karakter Siswa  di Randualas

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun  berkolaborasi dengan yayasan Allena Humanity Project menggelar bakti sosial makan siang bergizi di SD Randualas 4, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Kamis (11/09/2025). Kegiatan yang dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, ini bertujuan memperkuat gizi anak sekaligus menanamkan kemandirian dan pendidikan karakter. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan, Pelanggar Didominasi Pelajar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan knalpot brong hasil razia selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dimusnahkan oleh jajaran Satlantas Polres Ponorogo. Barang bukti tersebut dihancurkan dengan cara digergaji agar tidak dapat dipasang kembali pada kendaraan. Pemusnahan dilakukan setelah polisi melakukan penindakan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Ponorogo selama operasi berlangsung. Knalpot yang tidak sesuai standar […]

    Bagikan
expand_less