Berita Terkini
Trending Tags

Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli K. Iswahyudi, menegaskan bahwa kerusakan terjadi saat konstruksi belum tuntas. Karena itu, tanggung jawab penuh dalam perbaikan tetap berada di pihak pelaksana.

“Total anggarannya sekitar Rp. 190 juta. Pekerjaan ini awalnya hanya perbaikan saluran, tetapi atas permintaan warga kami bangun talut,” kata Yuli saat dikonfirmasi, Senin (08/12/2025).

Menurut Yuli, runtuhnya talut dipicu curah hujan tinggi. Air dari jalan mengalir deras menuju lokasi karena saluran drainase di sisi kanan dan kiri tidak berfungsi. “Semua aliran air dari jalan masuk ke titik itu. Saluran drainasenya ditutup warga, saya kurang tahu penyebabnya. Akibatnya, arus air menggerus bangunan talut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fondasi talut belum tertutup tanah sepenuhnya, sehingga struktur menjadi rentan ketika diterjang hujan ekstrem. Proyek ini dikerjakan oleh CV Terabima dan diawasi oleh Pandega. Yuli memastikan bahwa hingga saat ini Dinas PUPR belum mengeluarkan pembayaran karena progres pekerjaan belum mencapai tahap P-1.

“Belum ada pembayaran sama sekali. Kontraktor sudah mengetahui kerusakannya dan siap melakukan perbaikan,” ujarnya.

Ambrolnya talut berdampak langsung pada aliran irigasi. Petani setempat mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air, baik untuk persiapan tanam maupun kebutuhan perawatan tanaman yang sudah terlanjur ditanam. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gagal panen apabila berlangsung lama.

Yuli mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan juru pengairan untuk menyesuaikan pengaturan pintu air selama masa perbaikan. “Jika aliran harus ditutup sementara, HIPPA akan kami beri informasi tentang durasinya. Pelayanan air untuk petani tetap kami prioritaskan,” tutur Yuli. Ia menyebutkan bahwa buka–tutup aliran air bahkan sudah dilakukan pada malam hari demi memenuhi kebutuhan petani.

Meski kerusakan dipicu faktor alam, Dinas PUPR menilai perbaikan harus segera dipercepat mengingat cuaca yang masih tidak menentu. “Dengan kondisi hujan seperti sekarang, penyelesaiannya perlu diprioritaskan. Pemeriksaan formal juga belum bisa dilakukan sebelum tahap P-1 selesai,” tegas Yuli.

Dinas PUPR Magetan memastikan pengawasan akan diperketat hingga seluruh perbaikan rampung dan fungsi saluran irigasi kembali normal. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
  • DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi methik pari atau panen padi yang digelar warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat dukungan penuh dari DPRD setempat. Dukungan tersebut datang dari Komisi D DPRD Ponorogo yang bermitra dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, mengungkapkan bahwa tradisi tersebut telah ia rintis […]

    Bagikan
  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
  • Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Pemerintah Kab Madiun kembali mendapat apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Timur. Ini setelah laporan hasil pemeriksaan (LHP) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 oleh BPK dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian atau (WTP). “Alhamdulilah berkat dukungan semua pihak Pemkab Madiun kembali meraih opini WTP. Berturut turut ini WTP ke 12,” kata […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas kembali lagi terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, kali ini sebanyak empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Solo–Kertosono Km 621.200, tepatnya di wilayah Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, posisi kendaraan truk bermuatan ayam dan bus berhenti di […]

    Bagikan
  • 40 Pejabat Administrator Magetan Ikuti Diklat Kepemimpinan, BKPSDM Tegaskan Bukan untuk Isi Jabatan Eselon II yang Kosong

    40 Pejabat Administrator Magetan Ikuti Diklat Kepemimpinan, BKPSDM Tegaskan Bukan untuk Isi Jabatan Eselon II yang Kosong

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 40 pejabat administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang berlangsung hingga Oktober 2026 di Jakarta. Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), bukan sebagai persiapan langsung untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang saat ini masih […]

    Bagikan
expand_less