Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Foto : Jepretan layar

Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan.

Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada, Ponorogo. Mereka membawa poster dan menyuarakan penolakan atas kebijakan pemindahan Katenan menjadi Kepala SMAN 1 Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

Para guru menilai mutasi tersebut cacat prosedur dan melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025, yang mengatur bahwa kepala sekolah baru dapat dimutasi setelah menjabat minimal dua tahun. Namun dalam kasus ini, Katenan baru menjabat sekitar enam bulan sebelum dipindahkan.

Anggota PGRI Ponorogo, Kusnen, menegaskan bahwa aksi tersebut murni solidaritas terhadap pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Ponorogo–Magetan.

“Ini murni aksi solidaritas terhadap pelanggaran yang jelas menabrak Permendikdasmen. Jika aturan seperti ini dilanggar, akan menimbulkan persepsi buruk dan keresahan di kalangan guru. Kepala sekolah seharusnya berorientasi pada prestasi dan mendapatkan penghargaan, bukan justru dipindah tanpa kajian yang jelas,” tegasnya.

Menurut Kusnen, pelanggaran aturan tersebut dikhawatirkan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan, terlebih Indonesia merupakan negara hukum yang harus taat pada regulasi yang berlaku.

Selain menilai cacat hukum, pihak Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo menyebut mutasi sepihak ini berdampak luas pada psikologis para guru. Pemindahan tanpa prosedur yang transparan dinilai menimbulkan ketidakpastian dan keresahan di lingkungan sekolah. Terlebih, Katenan selama ini dikenal sebagai kepala sekolah yang berkompeten dan berprestasi.

Aksi long march ini juga dibarengi dengan pengiriman somasi kedua kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menjelaskan bahwa somasi pertama telah dilayangkan pada 2 Desember 2025 lalu, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.

“Somasi pertama meminta gubernur mengembalikan Katenan sebagai Kepala SMKN 1 Ponorogo karena pemindahan tersebut melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Somasi kedua ini kami kirimkan kembali kepada gubernur dengan tembusan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan,” jelas Thohari.

Ia menegaskan bahwa aksi yang digelar di Ponorogo sejatinya merupakan bentuk tekanan moral agar Gubernur Jawa Timur segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Setelah perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menerima somasi dari massa aksi, ribuan guru akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan di Kantor Kementerian Pendidikan di Jakarta apabila tidak ada respons dari Gubernur Jawa Timur dalam waktu dekat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka photo_camera 3

    Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah pohon mahoni tumbang di Jalan Sumber Karya, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Minggu sore (15/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terluka setelah tertimpa pohon saat melintas di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Iyum, warga Jalan Endah Manis, Kelurahan Manisrejo. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Harmonis, KKPD Bukti Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Yang Akuntanbel

    Refleksi Satu Tahun Harmonis, KKPD Bukti Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Yang Akuntanbel

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Dini hari suasana sakral di Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, tidak seperti biasanya. Aroma santap sahur bercampur dengan obrolan santai para kepala OPD yang duduk lesehan. Tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan bukan dengan seremoni mewah, melainkan refleksi sederhana yang dikemas dalam sahur bersama. Setahun lalu, tepat […]

    Bagikan
  • Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Joketro, Kecamatan Parang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia pada Senin (29/09/2025) pagi. Korban diketahui bernama Sarmo (78), warga setempat yang sehari-hari tinggal seorang diri. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyampaikan pihak kepolisian mendapat laporan sekitar pukul 07.00 WIB. “Setelah laporan masuk, petugas segera berkoordinasi dengan tim Puskesmas […]

    Bagikan
  • Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula […]

    Bagikan
  • Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Magetan Melonjak, Kini Tembus 9,82 Persen

    Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Magetan Melonjak, Kini Tembus 9,82 Persen

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Magetan menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat cakupan PKG kini mencapai 9,82 persen per 14 Juli 2025, melonjak tajam dari sebelumnya hanya 0,23 persen pada pertengahan Mei lalu. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Magetan, Retnowati Hadirini, mengatakan […]

    Bagikan
  • Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Di tengah tren gaya hidup yang serba cepat, sejumlah orang mulai mencari cara baru untuk menenangkan diri. Salah satunya melalui rock balancing art, seni menyusun batu tanpa perekat hingga mencapai keseimbangan sempurna. Aktivitas ini bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana meditasi dan latihan kesabaran. Di Kabupaten Ngawi, seni unik ini […]

    Bagikan
expand_less