Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Foto : Jepretan layar

Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan.

Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada, Ponorogo. Mereka membawa poster dan menyuarakan penolakan atas kebijakan pemindahan Katenan menjadi Kepala SMAN 1 Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

Para guru menilai mutasi tersebut cacat prosedur dan melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025, yang mengatur bahwa kepala sekolah baru dapat dimutasi setelah menjabat minimal dua tahun. Namun dalam kasus ini, Katenan baru menjabat sekitar enam bulan sebelum dipindahkan.

Anggota PGRI Ponorogo, Kusnen, menegaskan bahwa aksi tersebut murni solidaritas terhadap pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Ponorogo–Magetan.

“Ini murni aksi solidaritas terhadap pelanggaran yang jelas menabrak Permendikdasmen. Jika aturan seperti ini dilanggar, akan menimbulkan persepsi buruk dan keresahan di kalangan guru. Kepala sekolah seharusnya berorientasi pada prestasi dan mendapatkan penghargaan, bukan justru dipindah tanpa kajian yang jelas,” tegasnya.

Menurut Kusnen, pelanggaran aturan tersebut dikhawatirkan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan, terlebih Indonesia merupakan negara hukum yang harus taat pada regulasi yang berlaku.

Selain menilai cacat hukum, pihak Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo menyebut mutasi sepihak ini berdampak luas pada psikologis para guru. Pemindahan tanpa prosedur yang transparan dinilai menimbulkan ketidakpastian dan keresahan di lingkungan sekolah. Terlebih, Katenan selama ini dikenal sebagai kepala sekolah yang berkompeten dan berprestasi.

Aksi long march ini juga dibarengi dengan pengiriman somasi kedua kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menjelaskan bahwa somasi pertama telah dilayangkan pada 2 Desember 2025 lalu, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.

“Somasi pertama meminta gubernur mengembalikan Katenan sebagai Kepala SMKN 1 Ponorogo karena pemindahan tersebut melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Somasi kedua ini kami kirimkan kembali kepada gubernur dengan tembusan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan,” jelas Thohari.

Ia menegaskan bahwa aksi yang digelar di Ponorogo sejatinya merupakan bentuk tekanan moral agar Gubernur Jawa Timur segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Setelah perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menerima somasi dari massa aksi, ribuan guru akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan di Kantor Kementerian Pendidikan di Jakarta apabila tidak ada respons dari Gubernur Jawa Timur dalam waktu dekat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Rendam Wilayah Kec. Pitu Ngawi

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kab. Ngawi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ngawi pada Senin (20/1/2025) malam menyebabkan Sungai Bengawan Solo meluap di wilayah Kecamatan Pitu pada Selasa (21/1/2025). Hal itu mengakibatkan banjir merendam akses jalan utama di Desa Ngasinan, Kecamatan Pitu, yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kota Ngawi. Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Seberat 1,1 Ton dari Peternak Ngawi

    Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Seberat 1,1 Ton dari Peternak Ngawi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban jumbo seberat 1,11 ton dari seorang peternak asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha mendatang. Sapi tersebut dibeli dengan harga lebih dari Rp. 90 juta. Sapi jenis Ongole berwarna putih itu merupakan milik Syaiful Irsyad (32), peternak […]

    Bagikan
  • Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil photo_camera 4

    Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan berhasil mencatat prestasi penting di bidang lingkungan. Daerah ini resmi menerima Penghargaan Adipura Kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan diserahkan dalam Rakornas Pengelolaan Sampah yang sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional di Jakarta, Rabu (25/2/2026), dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk […]

    Bagikan
  • Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ubur-ubur ikan lele, pak Walikota Madiun sampun rawuh le. Ya, Wali Kota Madiun, Maidi tiba di Kota Madiun pada Jumat (28/2/2025) usai menyelesaikan retret di Lembah Tidar Magelang Jawa Tengah. Didampingi, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dengan masih mengenakan seragam militer, Maidi menyapa ribuan masyarakat yang menunggu di […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat pimpinannya, aktivitas di RSUD dr. Harjono Ponorogo tetap berjalan seperti biasa. Manajemen memastikan pelayanan kepada pasien tetap normal pasca penetapan Direktur RSUD dr. Yunus Mahatma sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu dini hari (9/11/2025). Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, mengatakan operasi […]

    Bagikan
expand_less