Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Foto : Jepretan layar

Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan.

Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Ponorogo–Magetan di Jalan Gajah Mada, Ponorogo. Mereka membawa poster dan menyuarakan penolakan atas kebijakan pemindahan Katenan menjadi Kepala SMAN 1 Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

Para guru menilai mutasi tersebut cacat prosedur dan melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025, yang mengatur bahwa kepala sekolah baru dapat dimutasi setelah menjabat minimal dua tahun. Namun dalam kasus ini, Katenan baru menjabat sekitar enam bulan sebelum dipindahkan.

Anggota PGRI Ponorogo, Kusnen, menegaskan bahwa aksi tersebut murni solidaritas terhadap pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Ponorogo–Magetan.

“Ini murni aksi solidaritas terhadap pelanggaran yang jelas menabrak Permendikdasmen. Jika aturan seperti ini dilanggar, akan menimbulkan persepsi buruk dan keresahan di kalangan guru. Kepala sekolah seharusnya berorientasi pada prestasi dan mendapatkan penghargaan, bukan justru dipindah tanpa kajian yang jelas,” tegasnya.

Menurut Kusnen, pelanggaran aturan tersebut dikhawatirkan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan, terlebih Indonesia merupakan negara hukum yang harus taat pada regulasi yang berlaku.

Selain menilai cacat hukum, pihak Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo menyebut mutasi sepihak ini berdampak luas pada psikologis para guru. Pemindahan tanpa prosedur yang transparan dinilai menimbulkan ketidakpastian dan keresahan di lingkungan sekolah. Terlebih, Katenan selama ini dikenal sebagai kepala sekolah yang berkompeten dan berprestasi.

Aksi long march ini juga dibarengi dengan pengiriman somasi kedua kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menjelaskan bahwa somasi pertama telah dilayangkan pada 2 Desember 2025 lalu, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.

“Somasi pertama meminta gubernur mengembalikan Katenan sebagai Kepala SMKN 1 Ponorogo karena pemindahan tersebut melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Somasi kedua ini kami kirimkan kembali kepada gubernur dengan tembusan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan,” jelas Thohari.

Ia menegaskan bahwa aksi yang digelar di Ponorogo sejatinya merupakan bentuk tekanan moral agar Gubernur Jawa Timur segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Setelah perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menerima somasi dari massa aksi, ribuan guru akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan di Kantor Kementerian Pendidikan di Jakarta apabila tidak ada respons dari Gubernur Jawa Timur dalam waktu dekat.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat korban gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian hukum. Hingga kini, hasil audit independen yang semula dijanjikan keluar pada September 2025 belum juga diterbitkan. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
  • Dinas Perdagangan Sosialisasikan Kenaikan HET LPG 3 Kg, Pastikan Stok Aman

    Dinas Perdagangan Sosialisasikan Kenaikan HET LPG 3 Kg, Pastikan Stok Aman

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Dinas Perdagangan dan UMKM Kabupaten Ponorogo memastikan stok gas LPG 3 kilogram aman meski Harga Eceran Tertinggi (HET) naik dari Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu per tabung. Kenaikan harga ini telah disosialisasikan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Ponorogo, Ringga Dwi Heri, mengatakan pihaknya terus memantau ketersediaan […]

    Bagikan
  • Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Keterbatasan lahan tak menjadi penghalang bagi Suprapto, warga Dusun Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, untuk mengembangkan usaha peternakan ayam. Dengan memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah, ia berhasil membudidayakan ayam sengkuni dan meraih omzet hingga Rp30 juta per bulan. Usaha tersebut baru dirintis sekitar enam bulan lalu. Berawal dari delapan […]

    Bagikan
  • Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keselamatan berlalu lintas merupakan hal utama. Termasuk saat melintas di perlintasan kereta api (KA) sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga. Meski begitu, tersiar kabar burung jika bakal ada pengurangan personil untuk yang berjaga di perlintasan KA sebidang. Menyikapi hal itu, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan seluruh pintu perlintasan […]

    Bagikan
expand_less