Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
unggahan media sosial milik terduga pelaku, Foto : Tim Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan.

Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor DVI Polda Jawa Timur. Dari pemeriksaan medis, luka paling fatal berada di bagian leher akibat benda tajam. Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tindakan kekerasan.

“Di bagian kepala ada luka tumpul dan sayatan, sementara di leher terdapat luka sayatan hingga hampir putus. Kesimpulan dokter, korban meninggal akibat kehabisan darah dari luka di leher,” ujarnya, Selasa (27/1).

Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung korban sendiri, berinisial Aji Saputro (29), yang saat ini masih dalam pengejaran. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, posisi terakhir terduga pelaku terdeteksi berada di wilayah Gunung Kidul.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah polisi menemukan unggahan media sosial milik terduga pelaku. Dalam unggahan tersebut, Aji secara terbuka mengakui telah membunuh ibu kandungnya sendiri serta menyebut perbuatannya dilatarbelakangi dendam dan konflik keluarga sejak kecil.

Dalam unggahannya, terduga pelaku juga menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibu dan menuliskan harapan agar korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia mengaku tidak mampu menyelesaikan persoalan keluarga yang menurutnya telah menimbulkan trauma berkepanjangan hingga memengaruhi kehidupannya.

AKP Imam Mujali membenarkan bahwa unggahan media sosial tersebut kini menjadi salah satu bahan pendalaman penyidik.

“Pengakuan di media sosial itu kami jadikan petunjuk awal. Namun proses hukum tetap mengacu pada alat bukti, keterangan saksi, dan hasil penyelidikan,” tegasnya.

Selain memburu terduga pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di wilayah Gunung Kidul, Jawa Tengah. Barang bukti tersebut antara lain sebuah kampak dan sepeda motor yang diduga digunakan terduga pelaku saat melarikan diri.

Hingga kini, Polres Ponorogo masih melakukan pengejaran intensif dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor ke pihak kepolisian.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kab. Ponorogo – Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Mitsubishi Expander dengan nomor polisi AB 1026 SP terjadi di Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Ponorogo, pada Rabu pagi (25/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Mobil yang dikendarai Joan Wahyu Baswara (35), warga Kelurahan Pucangsewu, Pacitan, bersama istrinya, Yuliana Sis Indrasari (30), bertabrakan dengan truk boks ekspedisi di […]

    Bagikan
  • Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya. […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Kota Madiun, Satu Rumah Ludes

    Kebakaran Hebat di Kota Madiun, Satu Rumah Ludes

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah milik Kinali, warga Jalan Bali Gang 1 RT 29 RW 07, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, ludes dilalap si jago merah pada Jumat siang (14/11/2025). Kebakaran diketahui bermula dari area dapur sebelum akhirnya api cepat membesar. Sejumlah warga berbondong-bondong membantu mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah sekaligus berupaya […]

    Bagikan
  • Tumpukan Kayu Pabrik Tepung Ketela Terbakar, Produksi Terpaksa Dihentikan

    Tumpukan Kayu Pabrik Tepung Ketela Terbakar, Produksi Terpaksa Dihentikan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran terjadi di area bahan bakar pabrik tepung ketela PT Budi Starch & Sweetener, Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo, Kamis (6/11/2025) dini hari. Tumpukan bekas kayu bakar setinggi sekitar 10 meter yang digunakan untuk bahan bakar oven terbakar hebat. Api muncul sekitar pukul 03.00 WIB dan baru bisa dikendalikan beberapa jam […]

    Bagikan
  • Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberi peringatan tegas kepada para pelaku penjarahan maupun pengerusakan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu. Polisi memberikan batas waktu terakhir hingga Senin (08/09/2025) agar para pelaku beritikad baik mengembalikan barang-barang hasil curian. “Kami imbau hari ini juga, barang […]

    Bagikan
expand_less