Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 357
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ribuan guru dan kepala sekolah dasar di kab madiun mengikuti bimtek. Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya bergantung pada pembelajaran di kelas. Pendidikan, menurutnya, bertumpu pada tiga pilar utama, yakni kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler.

“Intrakurikuler membentuk kecerdasan akademik, sementara penguatan bakat dan minat dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstra dan kokurikuler,” kata Agus, Jumat (13/2/2026).

Ia menuturkan, kegiatan kokurikuler memiliki peran strategis karena menjadi penghubung antara teori pembelajaran dengan praktik di kehidupan nyata. Kegiatan ini bersifat wajib dan terstruktur, serta dirancang untuk memperdalam maupun memperkaya materi yang telah diterima siswa dalam pembelajaran intrakurikuler.

“Dari pendekatan ini, sekolah diharapkan mampu membantu siswa mengenali minat, bakat, serta kompetensi yang dapat menjadi bekal dalam menentukan pilihan di masa depan,” imbuhnya.

Salah satu materi kokurikuler yang menjadi perhatian di tingkat sekolah dasar adalah pengenalan Kampung Pesilat Indonesia sebagai ikon daerah. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang mendorong perubahan paradigma pencak silat, dari yang sebelumnya kerap dipersepsikan negatif menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus potensi wisata daerah.

“Kita serahkan ke sekolah untuk pengemasan kegiatan kokurikuler ini. Namun tetap harus menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi siswa,” jelas Agus.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Disdikbud bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Madiun menyelenggarakan bimtek penyusunan bahan ajar kokurikuler. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan diikuti sekitar 2.700 guru serta kepala sekolah dasar di Kabupaten Madiun.

Ketua K3S SD Kabupaten Madiun, Suroso, mengatakan bimtek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru dalam merancang materi dan aktivitas kokurikuler yang sesuai dengan karakteristik sekolah masing-masing.

Melalui penguatan ini, pemerintah daerah menargetkan kegiatan kokurikuler tidak sekadar menjadi pelengkap pembelajaran, melainkan bagian integral yang mampu memperkuat pengalaman belajar sekaligus membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai […]

    Bagikan
  • Pelestari Lingkungan, Sertu Tarsipan Sediakan Ratusan Ribu Bibit Gayam dan Gondang

    Pelestari Lingkungan, Sertu Tarsipan Sediakan Ratusan Ribu Bibit Gayam dan Gondang

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan bukan hanya dikenal sebagai anggota TNI. Namun, lebih dari itu, lewat aksinya sebagai pembudidaya bibit pohon Gayam dan Gondang, Sertu Tarsipan dikenal sebagai pelestari lingkungan. Tak hanya di Jawa Timur, namun juga di Indonesia. Aksi budidaya yang dilakukan itu dilatarbelakangi oleh kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan […]

    Bagikan
  • Janjikan Lolos Verifikasi Dapur MBG, Tiga Terduga Pelaku Penipuan Dibekuk

    Janjikan Lolos Verifikasi Dapur MBG, Tiga Terduga Pelaku Penipuan Dibekuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota mengamankan tiga pria yang diduga melakukan penipuan terkait pengurusan pendirian dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ketiganya diciduk saat berada di Hotel Aston Madiun pada Senin malam (2/3/2026). Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi didampingi Kasi Humas Ipda Aris Yunandi mengatakan pengungkapan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal dan mencegah penyalahgunaan narkoba, Polres Magetan menggelar tes urine mendadak kepada anggota Polri dan ASN. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah apel pagi, berdasarkan instruksi langsung dari Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Tes urine dilaksanakan oleh Seksi Propam bersama Seksi Dokkes dan dipusatkan di Klinik Bhayangkara […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan […]

    Bagikan
expand_less