Berita Terkini
Trending Tags

TPP ASN Kota Madiun Belum Cair 2 Bulan, Ini Penyebabnya! Pemkot Janji Bayar Rapel Sekaligus

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 338
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot pastikan pembayaran rapel setelah persetujuan turun, Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun belum cair selama dua bulan terakhir. Keterlambatan ini dipastikan bukan karena masalah anggaran, melainkan faktor administratif menyusul status kepala daerah yang kini diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, menjelaskan bahwa pencairan TPP harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terutama jika berkaitan dengan penyesuaian kebijakan maupun perpanjangan skema anggaran.

“Karena kepala daerah masih berstatus Plt, maka perlu izin dari pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurut dia, proses administrasi di tingkat pusat membutuhkan waktu. Hal inilah yang berdampak pada keterlambatan pencairan TPP bagi ASN. Meski demikian, Pemkot Madiun memastikan hak pegawai tetap akan dibayarkan setelah persetujuan resmi diterbitkan.

“Nanti dihitung sesuai hak masing-masing dan dibayarkan sekaligus,” jelas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) tersebut.

Senada, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, menerangkan bahwa mekanisme pemberian TPP tidak dapat diubah secara sembarangan, terutama jika menyangkut nominal penerimaan.

“Apabila ada perubahan nominal TPP, wajib mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, besaran TPP setiap ASN berbeda-beda, bergantung pada kelas jabatan dan golongan. Komponen TPP sendiri terbagi menjadi dua, yakni TPP beban kerja dan TPP prestasi kerja.

Untuk komposisinya, TPP beban kerja mencakup sekitar 40 persen dari total yang diterima ASN, sedangkan TPP prestasi kerja sebesar 60 persen.

“Komposisinya 40 persen untuk beban kerja dan 60 persen untuk prestasi kerja,” terang Sidik.

TPP beban kerja dibayarkan rutin setiap bulan. Sementara itu, TPP prestasi kerja tidak cair bulanan, melainkan setiap tiga bulan sekali setelah melalui evaluasi kinerja.

Lebih lanjut, Sidik menyebut rata-rata nominal TPP sangat bergantung pada kelas jabatan. ASN dengan kelas jabatan lebih tinggi menerima TPP lebih besar dibandingkan golongan di bawahnya.

Ia menambahkan, Pemkot Madiun telah melayangkan surat permohonan persetujuan ke Kemendagri sejak pekan lalu. “Diperkirakan minggu depan sudah turun surat balasannya,” tandasnya.

Dengan demikian, ASN Kota Madiun diharapkan segera menerima pencairan TPP secara rapel setelah persetujuan dari pemerintah pusat diterbitkan. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Sidang Perdana, Tim Hukum Sugiri Sancoko Telah Siapkan Strategi

    Jelang Sidang Perdana, Tim Hukum Sugiri Sancoko Telah Siapkan Strategi

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Menjelang sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo non aktif, Sugiri Sancoko, tim penasihat hukum menyatakan tidak melakukan persiapan khusus. Sidang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026 di Pengadilan negeri (PN) Tipikor Surabaya.  Penasihat hukum Sugiri Sancoko,Indra Priangkasa, mengatakan bahwa persiapan yang dilakukan merupakan bagian dari rutinitas profesi. […]

    Bagikan
  • Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang ibu hamil melahirkan di trotoar Jalan Suromenggolo, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Jumat (28/03/2025) siang. Kejadian ini sempat menghebohkan warga sekitar sebelum akhirnya ibu dan bayinya dibawa ke rumah sakit. Saksi mata, Ahmad Safii, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ia melihat seorang perempuan tiba-tiba tergeletak di trotoar […]

    Bagikan
  • Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan diskriminasi usia dalam rekrutmen tenaga kerja. SE bernomor 560/14861/012/2025 tertanggal 2 Mei 2025 itu ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan di Jawa Timur. Poin penting menekankan dua larangan, yaitu perusahaan dilarang menahan dokumen asli milik pekerja dan dilarang melakukan diskriminasi usia […]

    Bagikan
  • Kebakaran Kandang Ayam Di Ponorogo, Seribu Ekor Mati Terpanggang

    Kebakaran Kandang Ayam Di Ponorogo, Seribu Ekor Mati Terpanggang

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (6/7/2025) dini hari. Diduga akibat korsleting listrik, kandang ayam berukuran 10×40 meter milik Widiana hangus terbakar. Tak hanya kandangnya yang ludes, seribu ekor ayam di dalamnya juga mati terpanggang. Api pertama kali diketahui sudah dalam kondisi […]

    Bagikan
  • Serangan Wereng Meluas, Pemkab Ponorogo Siapkan 320 Liter Pestisida untuk Semprot Serentak

    Serangan Wereng Meluas, Pemkab Ponorogo Siapkan 320 Liter Pestisida untuk Semprot Serentak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berupaya mengendalikan penyebaran hama wereng batang cokelat yang menyerang tanaman padi milik petani di berbagai wilayah. Rembug bersama perwakilan petani digelar di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Selasa (15/07/2025), guna membahas langkah penanganan darurat. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suprianto, mengatakan pihaknya telah […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    DKPP Madiun Antisipasi Hewan Ternak Peliharaan dari Bali dan NTB

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 120 dosis vaksin rabies disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bagi hewan peliharaan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2025. Kegiatan vaksinasi digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jiwan, menyusul masih tingginya kasus rabies di dunia yang mencapai 60 ribu kasus yang menyebabkan khusunya di Asia […]

    Bagikan
expand_less