Berita Terkini
Trending Tags

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 330
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang anak 10 tahun tewas dan kedua orang tuanya luka-luka tertimpa pohon, (8/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026) siang, menumbangkan pohon trembesi berukuran besar di Jalan Raya Maospati–Ngawi. Pohon yang berada di tepi jalan, tepatnya di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, itu roboh dan menimpa sepeda motor yang sedang melintas.

Akibat kejadian tersebut, seorang anak berusia 10 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua orang lainnya yang merupakan orang tua korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Saksi mata di lokasi, Arifudin, menuturkan sepeda motor yang ditumpangi tiga orang itu melaju dari arah selatan menuju utara. Saat kendaraan melintas di lokasi kejadian, angin kencang tiba-tiba datang dan merobohkan pohon trembesi di pinggir jalan.

Menurutnya, pohon tersebut langsung tumbang dan mengenai pengendara yang berada tepat di bawahnya. “Sepeda motor itu ditumpangi tiga orang dari arah selatan. Tiba-tiba angin kencang datang dan pohon di tepi jalan langsung roboh hingga menimpa mereka,” kata Arifudin.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi para korban ke tepi jalan. Mereka juga menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, kepolisian dari Polsek Kartoharjo, serta petugas kesehatan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Artha Rizky Rajendra (10), warga Kecamatan Geneng, sementara orang tuanya Agus Tri Antoko (36) dan Supriyani (36) mengalami luka-luka.

Image Not Found
Proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang yang menutup jalan, Foto : Kusnanto

Petugas BPBD Magetan, Sudarsono, mengatakan tim gabungan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan evakuasi dan membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan.

Ia menjelaskan, batang dan dahan pohon yang roboh sempat menutup seluruh badan jalan nasional Maospati–Ngawi sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui kendaraan.

“Setelah mendapat laporan, kami bersama petugas gabungan langsung melakukan penanganan. Pohon yang menutup badan jalan dipotong dan dibersihkan bersama warga,” ujarnya.

Proses evakuasi dan pembersihan pohon berlangsung sekitar 30 menit. Setelah batang dan dahan pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di jalur nasional Maospati–Ngawi kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.(Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Insiden Pemotor Tertemper KA, Perlintasan Liar Jalur Kereta Api di Kediri Ditutup Permanen

    Pasca Insiden Pemotor Tertemper KA, Perlintasan Liar Jalur Kereta Api di Kediri Ditutup Permanen

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menutup permanen perlintasan sebidang tidak resmi (liar) di Kilometer 172+5 petak jalan Kras–Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut atas insiden KA 406 Commuter Line Dhoho yang tertemper sepeda motor di lokasi tersebut. Penutupan dilakukan oleh Unit Pengamanan (PAM) bersama […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Nestapa melanda petani di Kabupaten Magetan. Musim tanam kedua tahun ini bukan membawa panen, melainkan duka mendalam. Ribuan hektare sawah di sejumlah kecamatan gagal panen akibat serangan hama potong leher yang tak terbendung. Seperti di Desa Pragak, Kecamatan Parang, derita itu nyata. Tanaman padi yang semula tumbuh subur mendadak layu dan kosong […]

    Bagikan
  • Satu Malam Empat Sepeda Raib, Aksi Maling Bikin Warga Waswas

    Satu Malam Empat Sepeda Raib, Aksi Maling Bikin Warga Waswas

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian sepeda kembali meresahkan warga Kabupaten Magetan. Dalam satu malam, empat sepeda gunung milik warga di Jalan Tripandita, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Magetan, dilaporkan raib digondol maling. Total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp16 juta. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis dini hari (21/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Para pelaku […]

    Bagikan
  • Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada periode libur panjang Imlek 13–17 Februari 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat peningkatan jumlah penumpang. Hingga Sabtu (14/2/2026) siang, total pemesanan tiket mencapai 23.123 pelanggan, sementara jumlah kedatangan penumpang tercatat 24.216 pelanggan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung. Khusus pada Jumat (13/2/2026), volume penumpang naik […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik. Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan […]

    Bagikan
expand_less