Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinkes Kab. Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan bahwa meski kasus positif belum ditemukan, indikasi klinis dari para suspek harus ditindaklanjuti secara serius.

Menurutnya, campak tengah merebak di sejumlah wilayah Indonesia. “Untuk Magetan saat ini belum ada kasus positif, tetapi kami menemukan 10 suspek dari berbagai kelompok usia,” ujarnya.

Seluruh suspek telah diambil sampel darahnya untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium kesehatan di Surabaya. Hasil analisis sampel tersebut akan menentukan kepastian diagnosis sekaligus menjadi dasar langkah lanjutan dari Dinas Kesehatan.

Suwantyo menjelaskan bahwa campak tidak dapat dianggap sepele. Ia mengingatkan bahwa komplikasi seperti pneumonia hingga radang otak dapat terjadi, terutama pada anak kecil atau individu dengan imunitas lemah. Karena itu, masyarakat diminta memahami kembali risiko campak, termasuk bagi orang dewasa yang merasa sudah pernah divaksin.

Ia memaparkan, pada tahun 2025 Dinkes Magetan mencatat 43 suspek campak dengan tiga di antaranya terkonfirmasi positif. “Melihat tren yang kembali meningkat, sosialisasi akan kami masifkan, termasuk melalui flayer dan ajakan untuk menerapkan PHBS,” tuturnya.

Meski upaya pencegahan terus dilakukan, Suwantyo mengakui masih ada sebagian warga yang menolak imunisasi campak, terutama karena ketakutan yang tidak berdasar maupun faktor kepercayaan.

Di sisi lain, menjelang momentum Idulfitri, potensi penyebaran campak dinilai lebih tinggi mengingat mobilitas dan aktivitas masyarakat meningkat. Virus campak yang menular melalui udara dapat dengan cepat berpindah antarorang dalam kerumunan.

“Ada beberapa yang menolak imunisasi, tetapi jumlahnya tidak banyak. Lebaran nanti menjadi perhatian kami karena banyak orang berkumpul. Jika ada keluhan seperti batuk, pilek, atau gejala lain yang menyerupai campak, sebaiknya segera periksa ke fasilitas kesehatan,” imbaunya.

Dinkes Magetan menegaskan akan terus meningkatkan sosialisasi dan screening untuk deteksi dini, sekaligus mengajak masyarakat tidak mengabaikan gejala yang dicurigai terkait campak.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Tradisi dan Teknologi, Tugu Pecel Akan Tampil dalam Bentuk Videotron 3D

    Kolaborasi Tradisi dan Teknologi, Tugu Pecel Akan Tampil dalam Bentuk Videotron 3D

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mempercantik wajah kota sekaligus mengangkat potensi budaya lokal. Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana pembangunan Videotron 3D di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Salah satu titik utama pemasangan akan berada di Tugu Pecel yang terletak di perempatan Jalan Pahlawan. Tugu Pecel yang selama ini […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun mengamankan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar pada Rabu malam (09/04/2025). Operasi dilakukan di dua lokasi, yakni kawasan Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, dan sebuah hotel di Kecamatan Mejayan. Dari hasil razia, petugas mengamankan […]

    Bagikan
  • Aksi Heroik Peternak Di Ponorogo, Panjat Tiang Selamatkan Bendera Merah Putih

    Aksi Heroik Peternak Di Ponorogo, Panjat Tiang Selamatkan Bendera Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (17/08/2025), berlangsung haru sekaligus menegangkan. Seorang petani yang juga peternak kambing, Siswanto (40), melakukan aksi heroik dengan memanjat tiang bendera setinggi delapan meter demi menyelamatkan jalannya upacara. Kejadian bermula saat tali pengerek bendera tersangkut […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memperpanjang masa pendaftaran calon pejabat. Perpanjangan ini diumumkan setelah jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi ketentuan minimal. Berdasarkan pengumuman bernomor 800.1.3.3/8/PANSEL-STJPT/2025, masa pendaftaran yang semula ditutup pada 18 Agustus 2025 kini diperpanjang hingga 24 Agustus 2025. […]

    Bagikan
  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • 299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    299 Calon Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebanyak 299 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun mulai menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemberangkatan haji tahun 2026. Pantauan di Puskesmas Mejayan, Senin (10/11/2025) siang, menunjukkan 19 calon jemaah tengah diperiksa oleh tim medis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, dan tes psikologis […]

    Bagikan
expand_less