Berita Terkini
Trending Tags

Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Persiapan pengamanan arus mudik Lebaran tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan, (12/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung selama 13 hari, dimulai 13–25 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa fokus pengamanan adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak pulang kampung ataupun hanya melintas di wilayah Magetan.

Menurut Erik, pelaksanaan operasi ini telah dipersiapkan secara matang. “Kami ingin memastikan pemudik mendapatkan kenyamanan selama perjalanan di wilayah Magetan. Seluruh personel sudah kami ploting di titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan maupun kerawanan,” ujarnya usai apel gelar pasukan.

Selain penempatan personel, Kapolres juga mengimbau pemudik untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi. Ia menyebut intensitas hujan yang masih tinggi meningkatkan risiko bencana pada jalur mudik tertentu. 

“Curah hujan belakangan ini cukup tinggi, sehingga peluang terjadinya bencana hidrometeorologi juga meningkat. Kami sudah siagakan tim SAR beserta peralatan lengkap untuk respons cepat jika diperlukan,” tambahnya.

Erik turut menyoroti kawasan wisata Telaga Sarangan hingga Cemoro Sewu, yang dikenal memiliki jalur ekstrem. Ia memastikan pengamanan di titik tersebut diperkuat.

“Untuk jalur Sarangan–Cemoro Sewu, kami menempatkan pospam tambahan, menyiagakan mobil derek, ambulans, serta personel yang siap bergerak 24 jam. Ini untuk mengurangi risiko kecelakaan,” tegasnya.

Di sisi pelayanan, Polres Magetan juga menyediakan sejumlah rest area dan kantong parkir di sepanjang jalur wisata. Fasilitas ini diharapkan membantu pemudik yang membutuhkan waktu istirahat atau mengalami masalah kendaraan. 

“Kalau merasa lelah, mengantuk, atau kendaraan bermasalah, silakan menuju pos pelayanan terdekat. Kami sudah siapkan bengkel gratis yang buka 24 jam untuk membantu para pemudik,” tutup Erik. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Ngawi–Mantingan Km 34-35, tepatnya di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W-7060-UP yang dikemudikan oleh Slamet Hari Santoso (55), warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten […]

    Bagikan
  • Penjaga Perlintasan JPL 08 Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan KA Malioboro Tabrak 7 Motor

    Penjaga Perlintasan JPL 08 Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan KA Malioboro Tabrak 7 Motor

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepolisian Resor Magetan menetapkan Agus Suprianto (49), petugas penjaga perlintasan kereta api di Kecamatan Barat, sebagai tersangka dalam tragedi kecelakaan yang melibatkan KA Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor. Insiden di perlintasan JPL 08 Magetan pada Senin (19/05/2025) itu menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya. Kapolres Magetan AKBP Raden […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Festival 3th Duren Nak’nan yang berlangsung di Lapangan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/2025) malah menjadi sasaran pelaku kejahatan. Bagaimana tidak, alih alih bawa pulang durian, sejumlah pengunjung acara malah jadi korban pencopetan. Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025), membenarkan jika pihaknya menerima banyak laporan kehilangan, setelah acara […]

    Bagikan
  • Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    Raih 9 Emas di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kota Madiun Siapkan Program Pemusatan Latihan

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kontingen Kota Madiun berhasil menunjukkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Total 57 medali berhasil diboyong pulang, terdiri dari 9 medali emas, 18 medali perak, dan 30 medali perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Kota Madiun dengan total 102 poin dalam klasemen akhir Porprov IX. Sejumlah […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul […]

    Bagikan
expand_less