Berita Terkini
Trending Tags

Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hampers pempek pilihan parcel yang praktis, terjangkau dan bisa dikonsumsi, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat.

Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, menyajikan pempek dengan racikan rempah khas Palembang yang disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa.

Memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, pesanan hampers pempek terus mengalami peningkatan. Produk ini banyak diminati sebagai parsel karena dianggap berbeda dari hampers pada umumnya. Selain praktis untuk dibagikan, harganya juga cukup terjangkau.

Untuk satu paket hampers, harga dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung isi dan ukuran. Pemilik usaha, Rahmiyani, mengaku sejak awal Ramadan pesanan terus bertambah. Dalam satu bulan, omzet penjualan bahkan bisa mencapai hingga Rp90 juta.

Image Not Found
Pempek Rinenggo dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket, Foto : Ega-Sinergia

“Alhamdulillah, di akhir Ramadan ini ramai sekali. Harga mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket. Pesanan bisa mencapai 500 paket, bahkan tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding Lebaran tahun lalu,” ujarnya (18/3).

Perkembangan usaha ini terbilang pesat. Pada awal merintis, Rahmiyani hanya mengolah satu hingga tiga kilogram ikan per hari. Kini, kebutuhan bahan baku meningkat hingga 150 kilogram per hari. Bahkan, produk pempek tersebut telah dikirim ke luar negeri, seperti Hongkong dan Malaysia.

Untuk menjaga keaslian rasa, sejumlah bahan dan rempah, termasuk gula, didatangkan langsung dari Palembang. Selain itu, pempek ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama. Jika disimpan di chiller, pempek dapat bertahan empat hingga lima hari, sedangkan jika disimpan di freezer bisa bertahan hingga tiga bulan.

Sementara itu, salah satu pembeli, Eli Mariyanti, mengaku memilih hampers pempek karena praktis dan memiliki rasa yang lezat. Menurutnya, hampers ini menjadi alternatif parsel Lebaran yang berbeda untuk dibagikan kepada keluarga maupun kerabat.

“Pesan pempek untuk hampers, lebih praktis dan rasanya enak. Untuk sahabat dan keluarga, ini sudah dua kali Lebaran saya pesan. Awalnya coba-coba, ternyata enak,” ungkapnya.

Dengan kepraktisan, cita rasa khas, serta harga yang terjangkau, hampers pempek menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat Ponorogo dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Pelaku Spesialis Pencurian Motor  Rusak Kunci Dibekuk Polisi

    2 Pelaku Spesialis Pencurian Motor  Rusak Kunci Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 2 Pelaku pencurian spesialis perusakan kunci motor dibekuk Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun Selasa (28/01/2025). Kedua pelaku memiliki peran berbeda selama melancarkan aksinya di wilayah Kabupaten Madiun.  Pelaku Doni Aris Saputro (48) warga Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun beraksi sejak bulan November 2024 hingga Januari 2025. Doni telah melakukan […]

    Bagikan
  • 26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun — Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan penonaktifan tersebut diimbangi dengan mutasi kepesertaan dari PBI daerah (PBI D) ke PBI […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah Kadiskominfo Kota Madiun, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

    KPK Geledah Rumah Kadiskominfo Kota Madiun, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, tim penyidik menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, Noor Aflah, pada Senin (6/4/2026). Penggeledahan dilakukan di rumah pribadi Noor Aflah yang berlokasi di Jalan Aneka Sari, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota […]

    Bagikan
  • Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Riuh tepuk tangan membahana di Alun-alun Ponorogo, Rabu (06/08/2025) malam, saat dentuman kendang dan lengkingan terompet Reog membelah suasana. Di antara ribuan pasang mata yang terpaku pada panggung terbuka Reog Obyok, ada 4 wisatawan asal Korea Selatan yang tak bisa menyembunyikan rasa kagum mereka. Keempat relawan muda asal Negeri Ginseng itu, […]

    Bagikan
  • 107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun terus meningkat signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 09.00 WIB, total kedatangan penumpang tercatat mencapai 107.798 orang, sementara penumpang berangkat sebanyak 59.076 orang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan arus kedatangan pemudik masih […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Madiun memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional masih aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan monitoring di Pasar Besar Kota Madiun (PBM). “Alhamdulillah, di Pasar Besar ketersediaan beras SPHP tercukupi. Beberapa kios memiliki […]

    Bagikan
expand_less