Senin, 2 Nov 2026
Trending Tags

Unik! Hampers Pempek Jadi Tren Parsel Lebaran di Ponorogo, Dipesan Hingga 500 Paket

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 532
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hampers pempek pilihan parcel yang praktis, terjangkau dan bisa dikonsumsi, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis hampers mulai diburu masyarakat. Di Ponorogo, Jawa Timur, hampers pempek menjadi salah satu pilihan parsel Lebaran karena dinilai praktis, terjangkau, dan memiliki cita rasa lezat.

Tak perlu jauh-jauh ke Palembang untuk menikmati pempek khas Sumatera Selatan. Di Ponorogo, usaha kuliner Pempek Rinenggo yang berlokasi di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, menyajikan pempek dengan racikan rempah khas Palembang yang disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa.

Memasuki bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran, pesanan hampers pempek terus mengalami peningkatan. Produk ini banyak diminati sebagai parsel karena dianggap berbeda dari hampers pada umumnya. Selain praktis untuk dibagikan, harganya juga cukup terjangkau.

Untuk satu paket hampers, harga dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung isi dan ukuran. Pemilik usaha, Rahmiyani, mengaku sejak awal Ramadan pesanan terus bertambah. Dalam satu bulan, omzet penjualan bahkan bisa mencapai hingga Rp90 juta.

Image Not Found
Pempek Rinenggo dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket, Foto : Ega-Sinergia

“Alhamdulillah, di akhir Ramadan ini ramai sekali. Harga mulai Rp55 ribu hingga Rp115 ribu per paket. Pesanan bisa mencapai 500 paket, bahkan tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding Lebaran tahun lalu,” ujarnya (18/3).

Perkembangan usaha ini terbilang pesat. Pada awal merintis, Rahmiyani hanya mengolah satu hingga tiga kilogram ikan per hari. Kini, kebutuhan bahan baku meningkat hingga 150 kilogram per hari. Bahkan, produk pempek tersebut telah dikirim ke luar negeri, seperti Hongkong dan Malaysia.

Untuk menjaga keaslian rasa, sejumlah bahan dan rempah, termasuk gula, didatangkan langsung dari Palembang. Selain itu, pempek ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama. Jika disimpan di chiller, pempek dapat bertahan empat hingga lima hari, sedangkan jika disimpan di freezer bisa bertahan hingga tiga bulan.

Sementara itu, salah satu pembeli, Eli Mariyanti, mengaku memilih hampers pempek karena praktis dan memiliki rasa yang lezat. Menurutnya, hampers ini menjadi alternatif parsel Lebaran yang berbeda untuk dibagikan kepada keluarga maupun kerabat.

“Pesan pempek untuk hampers, lebih praktis dan rasanya enak. Untuk sahabat dan keluarga, ini sudah dua kali Lebaran saya pesan. Awalnya coba-coba, ternyata enak,” ungkapnya.

Dengan kepraktisan, cita rasa khas, serta harga yang terjangkau, hampers pempek menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat Ponorogo dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Digenjot dengan TMMD, Desa Sukorejo di Trenggalek Siap Bertransformasi

    Pembangunan Digenjot dengan TMMD, Desa Sukorejo di Trenggalek Siap Bertransformasi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Desa Sukorejo di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, selama ini dikenal sebagai salah satu desa yang masih tertinggal, baik dari sisi infrastruktur maupun tingkat kesejahteraan masyarakat. Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek yang resmi dibuka hari ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan memberikan wajah baru bagi desa […]

    Bagikan
  • Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Empat atlet mixed martial arts (MMA) asal Kota Madiun resmi dilepas menuju Kabupaten Tuban pada Rabu (3/12). Mereka dijadwalkan tampil dalam Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025 yang akan berlangsung pada 5–7 Desember mendatang. Ketua IBCA-MMA Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa para petarung tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan di […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
  • Kapasitas TPA Milangasri Hampir Penuh, DLHP Magetan Siapkan Lokasi Baru

    Kapasitas TPA Milangasri Hampir Penuh, DLHP Magetan Siapkan Lokasi Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terancam tidak lagi mampu menampung volume sampah yang masuk setiap harinya. TPA seluas 4,2 hektare tersebut disebut telah mendekati batas maksimum daya tampung. Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, setiap hari TPA Milangasri […]

    Bagikan
  • Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, dibuat geger oleh penemuan tanaman yang bentuknya mirip ganja. Tanaman itu tumbuh liar di bawah sebuah jembatan di desa tersebut. Karena curiga, warga melaporkannya ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo. Petugas dari Satresnarkoba mendatangi lokasi penemuan dan melakukan pemeriksaan terhadap tanaman tersebut. Hasilnya, tanaman yang […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wakil Bupati Madiun Kompak Das Des Rehab RTLH Warga Desa Sidomulyo Sawahan

    Bupati dan Wakil Bupati Madiun Kompak Das Des Rehab RTLH Warga Desa Sidomulyo Sawahan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi kembali menyapa masyarakat di Desa Sidomulyo Kec Sawahan, Rabu (14/10/2026). Keduanya kompak hadir di hari kedua bersama kepala OPD dalam program Bahana Bersahaja.  Program legendaris yang dulu bernama Bhakti Sosial Terpadu ( BST) kini berganti nama Bahana Bersahaja seperti biasa dilaksanakan […]

    Bagikan
expand_less