Berita Terkini
Trending Tags

93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 328
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan CPNS dilantik PNS oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, (9/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, dalam sambutanya mengungkapkan masih adanya persoalan disiplin ASN yang ditemukan di lapangan.

Ia menyebut, beberapa pelanggaran yang kerap terjadi di antaranya pegawai yang menolak tugas dari atasan dengan alasan bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), hingga praktik manipulasi kehadiran melalui sistem presensi.

“Masih ditemukan ASN yang mengakali absensi, bahkan ada yang menitipkan kehadiran di tingkat kecamatan. Ini menjadi catatan serius bagi kami,” ujarnya.

Heru menegaskan, perilaku indisipliner tersebut harus segera dibenahi, terutama bagi PNS yang baru saja diambil sumpahnya. Ia menyebut praktik-praktik semacam itu sebagai “virus” yang harus diberantas agar tidak merusak kinerja birokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan bahwa disiplin merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Di era globalisasi ini, disiplin betul-betul sangat dibutuhkan. Itu menjadi napasnya PNS agar bisa menjalankan tugas dengan maksimal. Kalau tidak disiplin, sulit,” ujar Hari dalam sambutannya.

Ia merinci, disiplin tidak hanya soal kehadiran, tetapi juga mencakup disiplin waktu, kerja, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Menurutnya, tanpa kedisiplinan yang kuat, kualitas pelayanan publik akan sulit ditingkatkan.

Selain itu, Hari juga mengingatkan tantangan yang dihadapi PNS ke depan semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi. Ia menyinggung potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk praktik negatif seperti judi online, yang harus dihindari oleh ASN.

“Kalau bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, itu akan mendukung kinerja. Tapi kalau tidak, justru bisa terlindas oleh perkembangan itu sendiri,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, dari total 93 PNS yang diangkat, sebanyak 87 orang berasal dari formasi umum didominasi tenaga kesehatan. Sementara itu, satu orang berasal dari lulusan IPDN dan lima lainnya dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD).

Pemkab Madiun juga memberi sinyal tegas terhadap pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang tidak disiplin. Kontrak kerja dapat tidak diperpanjang jika terbukti melakukan pelanggaran, khususnya terkait kehadiran dan integritas.

Melalui pelantikan ini, Pemkab berharap para PNS yang baru diangkat mampu menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan disiplin dalam setiap lini pelayanan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    Tim Pocil Wungu Madiun Digembleng Hadapi Seleksi Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 31 pelajar sekolah dasar di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tengah digembleng intensif sebagai calon polisi cilik (pocil) untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Mereka diproyeksikan mewakili Polres Madiun menuju ajang bergengsi yang digelar Polda Jawa Timur pada Oktober 2025. Seleksi berlangsung berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Setiap sekolah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Dewan Pers Tegaskan Hormati Kerja Jurnalistik

    Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan, Dewan Pers Tegaskan Hormati Kerja Jurnalistik

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers setelah pernyataannya yang dinilai merendahkan wartawan saat konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi PT Asabri menuai kritik. Di sisi lain, Dewan Pers mengeluarkan pernyataan resmi yang menyesalkan sikap tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya menghormati profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. […]

    Bagikan
  • Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik Surat produk ATR/BPN Kota Madiun yang berisi klaim tanah warga jadi aset Pemkot Madiun terus bergulir. Dosen Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo menyebut surat BPN itu secara regulasi bukanlah sebuah produk hukum yang sah dari kantor BPN. “Saya mencermati surat BPN itu hanya untuk internal […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Dorong Pemkab Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pusat

    DPRD Ponorogo Dorong Pemkab Kurangi Ketergantungan Dana Transfer Pusat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo mendorong pemerintah daerah untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ruang fiskal yang masih terbatas dinilai perlu diimbangi dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan disepakatinya Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS […]

    Bagikan
expand_less