Berita Terkini
Trending Tags

Menelisik Kasus Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif, KPK Datangi Rumah Faisal Pink dan Ketua KONI Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 442
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KPK datangi rumah pengusaha di Madiun terkait kasus korupsi Maidi Wali Kota nonaktif, (9/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi beserta 2 tersangka lainnya. 

Pekan ini, lembaga antirasuah itu sudah menggeledah sejumlah tempat. Terbaru, KPK mendatangi rumah salah satu pengusaha lokal yakni Faisal Rachman atau dikenal Faisal Pink di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (9/4/2026).

Sekitar 4 mobil tim penyidik KPK terparkir di sekitar rumah yang berada di kawasan Perumahan Madiun Regency. Dari pantauan di lokasi, penggeledahan dilakukan secara tertutup dengan penjaga aparat kepolisian. 

Tim penyidik juga masuk dengan membawa koper besar diduga untuk mengamankan barang bukti. Sekitar pukul 13.30 WIB, penyidik KPK meninggalkan kediaman Faisal dengan membawa 2 koper besar.

Faisal tidak menampik jika dirinya dimintai keterangan terkait kasus yang berhubungan dengan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Secara singkat hanya handphone pribadinya yang turut disita KPK.

“Ya, meminta keterangan saja. Jadi mengonfirmasi beberapa keterangan terkait perihal kasusnya apa, Pak Maidi. Yang dibawa handphone pribadinya saya. Dokumen tidak ada,” jelas Faisal.

Image Not Found
Rumah milik Ketua KONI Kota Madiun di Jalan Setiyaki turut didatangi penyidik KPK. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, rumah mewah di Jalan Setiyaki Kota Madiun turut didatangi oleh penyidik KPK. Menurut informasi, rumah tersebut diduga milik Ketua KONI Kota Madiun, Edwin Susanto. 

Pantauan di lokasi terlihat 3 mobil penyidik KPK terparkir di pinggir jalan depan rumah dan 1 mobil masuk ke dalam rumah tersebut. Edwin juga nampak keluar rumah saat penyidik KPK meninggalkan rumah. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan penyidik masih menggeledah di beberapa lokasi. Namun sayangnya, KPK belum merinci dan memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil penggeledahan pekan ini.

“Benar, sedang berlangsung rangkaian penggeledahan oleh penyidik di beberapa lokasi di wilayah Kota Madiun sejak awal pekan ini,” terangnya singkat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    WTP ke-12 Berturut-turut, BPK Tetap Temukan 10 Catatan Pengelolaan Keuangan Pemkab Magetan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Prestasi ini menjadi raihan WTP ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2014. Meski kembali memperoleh opini tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah, BPK masih menemukan sejumlah catatan yang […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya […]

    Bagikan
  • Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 881
    • 0Komentar

    Sinergia – Jakarta/Kota Madiun – Polemik di tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) seakan tidak ada ujungnya. Dualisme kepemimpinan pada organisasi yang berdiri sejak tahun 1922 itu kembali menghangat. Hal itu tidak lepas dari terbitnya keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Persaudaraan Setia Hati Terate yang diteken pada 17 Juli 2025 […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    UMK Magetan 2026 Resmi Naik, DPRD Ingatkan Pengusaha Wajib Patuh

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya merilis besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk seluruh 38 daerah. Ketetapan itu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Timur yang diteken Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (24/12/2025) menjelang tengah malam. Hal itu setelah melalui rangkaian pembahasan panjang bersama perwakilan pekerja dan kalangan usaha. Untuk Kabupaten […]

    Bagikan
  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
expand_less