Berita Terkini
Trending Tags

Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan ada 2 calon jemaah haji yang meninggal jelang keberangkatan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang wafat adalah Sumiatun. Saat ini, proses pelimpahan porsi haji tengah diajukan kepada ahli waris.

“Untuk almarhumah Sumiatun, saat ini sedang diproses pelimpahan kepada anaknya. Mudah-mudahan seluruh tahapan berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, satu jemaah lainnya yang juga meninggal dunia adalah Eni Wurianingsih. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Ida, proses administrasi bagi jemaah yang meninggal dunia tidak bisa ditangani sepenuhnya di tingkat kabupaten karena berkaitan dengan dokumen penting seperti visa.

“Untuk proses selanjutnya akan ditangani oleh Kantor Wilayah dan PPIH Embarkasi Surabaya, karena berkaitan dengan pengurusan visa jemaah,” jelasnya.

Ia menambahkan, peluang ahli waris untuk menggantikan keberangkatan pada tahun ini masih belum dapat dipastikan. Pasalnya, tahapan administrasi yang harus dilalui cukup panjang, sementara jadwal keberangkatan sudah sangat dekat.

“Proses pelimpahan itu harus melalui pengajuan berkas, biometrik, hingga penggantian visa. Sementara saat ini waktunya sudah sangat mepet, dan sekitar satu minggu lagi sudah masuk tahap pemberangkatan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ida juga menyampaikan bahwa persiapan jemaah haji Magetan secara keseluruhan telah mencapai 90 persen. Namun, masih ada beberapa kelengkapan yang belum dibagikan, salah satunya kartu identitas (ID card) jemaah yang masih menunggu distribusi dari Kantor Wilayah.

Selain itu, seluruh jemaah telah mendapatkan pembekalan terkait teknis keberangkatan yang dijadwalkan pada 26 April 2026 melalui GOR Ki Mageti, Magetan. Total jemaah haji asal Magetan tahun ini tercatat sebanyak 538 orang (termasuk jemaah yang meninggal dunia) yang tersebar di beberapa kloter.

Meski dihadapkan pada sejumlah dinamika, termasuk kabar duka tersebut, pihak penyelenggara memastikan seluruh tahapan persiapan haji di Kabupaten Magetan tetap berjalan lancar.

“Kami di daerah hanya melaporkan. Untuk keputusan selanjutnya menjadi kewenangan provinsi,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan masih menjadi primadona masyarakat untuk menikmati liburan. Tak terkecuali pada H+5 lebaran, banyak masyarakat yang menuju wisata alam di kaki Gunung Lawu tersebut. Dampaknya, kepadatan lalu lintas terjadi di jalur menuju Telaga Sarangan pada Sabtu (05/04/2025). Niko dari Purwokerto Jawa Tengah mengaku berlibur di Magetan bersama keluarga. Meski […]

    Bagikan
  • Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Meski sudah lewat jatuh tempo pembayaran per 31 September, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus mengejar realisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB). Realisasi PBB di Kota Madiun hingga 16 Oktober 2025 menyentuh 97,5 persen dari target tahun ini. Bapenda Kota Madiun menargetkan realisasi PBB bisa tuntas 100 persen bulan depan. […]

    Bagikan
  • Hilang Semalaman, Wanita Berkebutuhan Khusus di Magetan Ditemukan Tewas di Sungai

    Hilang Semalaman, Wanita Berkebutuhan Khusus di Magetan Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang Wanita berkebutuhan khusus di Magetan bernama Roih Faizatun Nikmah (33) dilaporkan hilang sejak Rabu malam (26/2/2025). Warga Dusun Pengkok, Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Magetan ditemukan tewas di Sungai Klegung pada Kamis (27/2/2025). Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena medan yang terjal. Dalam proses evakuasi, petugas bersama warga setempat […]

    Bagikan
  • Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

    Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti peserta dari empat daerah sekaligus, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Magetan. Dari Magetan sendiri, tercatat sebanyak 37 peserta yang terjaring dari […]

    Bagikan
  • Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi yang berada di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (21/01/2026).  Dari keterangan warga sekitar, operasi senyap KPK ini sudah dilakukan sejak Rabu sore. Sekitar pukul 20.39 WIB, tim penyidik KPK keluar dari kediaman […]

    Bagikan
  • Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka Play Button

    Dari Aspirasi Jadi Korupsi ? Kasus Pokir di Magetan Seret Ketua DPRD dan 5 Lainnya Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun 2020–2024. Penetapan ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan, yang juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka dan langsung menahan seluruhnya. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menjelaskan bahwa tiga […]

    Bagikan
expand_less