Berita Terkini
Trending Tags

Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun tawarkan relokasi TK Masyitoh ke gedung alternatif yang sesuai. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik.

Totok menjelaskan, pihak TK Islam Masyitoh sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Pemkot Madiun terkait permohonan penggunaan fasilitas. Surat tersebut telah dibahas dalam rapat lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dari Masyitoh memang pernah membuat surat ke pemerintah kota, dan terkait itu sudah kami rapatkan dengan pihak terkait, seperti BPKAD, Dinas Pendidikan, dan dinas lainnya,” ujar Totok.

Hasil rapat tersebut menunjukkan bahwa kondisi SD Pangongangan dinilai kurang layak untuk digunakan. Selain itu, bangunan tersebut saat ini juga masih digunakan oleh Pemkot Madiun untuk kepentingan internal.

“Untuk SD Pangongangan itu kondisinya kurang baik, ada beberapa yang rusak. Selain itu, tempat tersebut juga dipakai sendiri oleh Pemkot, sehingga kami arahkan untuk tidak di sana,” jelasnya.

Sebagai solusi, Pemkot Madiun menyarankan agar pihak TK Islam Masyitoh mempertimbangkan lokasi alternatif yang dinilai lebih layak dan siap pakai. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah gedung SD Rejomulyo 2 yang saat ini dalam kondisi baik setelah dilakukan rehabilitasi.

“Yang kosong itu SD Rejomulyo 2, baru direhab dan masih bagus. Silakan jika ingin menyewa,” tambah Totok.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pemanfaatan aset milik pemerintah daerah oleh pihak swasta harus melalui skema sewa sesuai aturan yang berlaku.

“Dari swasta ke Pemkot harus sewa. Dari Masyitoh silakan menyampaikan permohonan sewa untuk itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Totok menyebut Pemkot Madiun memiliki itikad baik untuk membantu kelancaran operasional TK Islam Masyitoh dengan mencarikan alternatif lokasi yang sesuai.

Namun demikian, hingga saat ini Pemkot mengaku belum menerima surat lanjutan dari pihak TK Islam Masyitoh terkait tindak lanjut permohonan tersebut.

“Surat kedua belum kami terima. Tapi prinsipnya kami siap membantu mencarikan solusi agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026). Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga. Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh […]

    Bagikan
  • Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Kamis (20/3/2025). Dalam rapat yang dipimpin oleh Mujono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan capaian kinerja jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun selama tahun anggaran 2024.  Menanggapi LKPJ yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    Bupati Madiun Ingatkan Sekolah Negeri Tak Pungut Biaya Saat Pendaftaran

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Madiun masih berlangsung hingga akhir Juni 2025. Momentum ini menjadi sorotan Bupati Madiun Hari Wuryanto, yang menegaskan agar seluruh lembaga pendidikan mematuhi aturan yang berlaku. Hari Wuryanto, yang akrab […]

    Bagikan
  • Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini. Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
expand_less