Berita Terkini
Trending Tags

Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun tawarkan relokasi TK Masyitoh ke gedung alternatif yang sesuai. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik.

Totok menjelaskan, pihak TK Islam Masyitoh sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Pemkot Madiun terkait permohonan penggunaan fasilitas. Surat tersebut telah dibahas dalam rapat lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dari Masyitoh memang pernah membuat surat ke pemerintah kota, dan terkait itu sudah kami rapatkan dengan pihak terkait, seperti BPKAD, Dinas Pendidikan, dan dinas lainnya,” ujar Totok.

Hasil rapat tersebut menunjukkan bahwa kondisi SD Pangongangan dinilai kurang layak untuk digunakan. Selain itu, bangunan tersebut saat ini juga masih digunakan oleh Pemkot Madiun untuk kepentingan internal.

“Untuk SD Pangongangan itu kondisinya kurang baik, ada beberapa yang rusak. Selain itu, tempat tersebut juga dipakai sendiri oleh Pemkot, sehingga kami arahkan untuk tidak di sana,” jelasnya.

Sebagai solusi, Pemkot Madiun menyarankan agar pihak TK Islam Masyitoh mempertimbangkan lokasi alternatif yang dinilai lebih layak dan siap pakai. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah gedung SD Rejomulyo 2 yang saat ini dalam kondisi baik setelah dilakukan rehabilitasi.

“Yang kosong itu SD Rejomulyo 2, baru direhab dan masih bagus. Silakan jika ingin menyewa,” tambah Totok.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pemanfaatan aset milik pemerintah daerah oleh pihak swasta harus melalui skema sewa sesuai aturan yang berlaku.

“Dari swasta ke Pemkot harus sewa. Dari Masyitoh silakan menyampaikan permohonan sewa untuk itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Totok menyebut Pemkot Madiun memiliki itikad baik untuk membantu kelancaran operasional TK Islam Masyitoh dengan mencarikan alternatif lokasi yang sesuai.

Namun demikian, hingga saat ini Pemkot mengaku belum menerima surat lanjutan dari pihak TK Islam Masyitoh terkait tindak lanjut permohonan tersebut.

“Surat kedua belum kami terima. Tapi prinsipnya kami siap membantu mencarikan solusi agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
  • Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada […]

    Bagikan
  • Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sempat menjadi sorotan publik, penyanyi dangdut Cantika Davinca akhirnya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan maut yang melibatkan mobilnya di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam. Melalui keterangan insta story miliknya, Cantika menegaskan bahwa penyebab kecelakaan bukan karena ban mobil meledak lebih dulu, melainkan akibat berusaha menghindari sepeda motor tanpa […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Ngawi–Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah menabrak truk bermuatan tebu dari arah berlawanan ketika mencoba menyalip sejumlah kendaraan di depannya. Korban diketahui bernama Sugianto (44), warga Desa Majasem, […]

    Bagikan
  • 38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
expand_less