Berita Terkini
Trending Tags

Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, menilai persoalan galian C kewenangan pemerintah provinsi. (16/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dua Tragedi maut yang memakan korban di bekas tambang galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menuai sorotan. 

Pasalnya, lokasi yang sama sebelumnya juga menelan korban jiwa pada April 2025, saat seorang siswa sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia akibat terpeleset di area tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mudjono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian berulang ini. Ia menilai persoalan galian C tidak bisa dilepaskan dari kewenangan pemerintah provinsi.

“Perizinan dan pengawasan galian C itu ada di tingkat provinsi, khususnya sektor sumber daya air. Kami mendorong agar reklamasi segera dilakukan, karena ada dana jaminan yang seharusnya bisa digunakan,” ujar Mudjono, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, lambannya penanganan reklamasi berpotensi memperbesar risiko korban berikutnya. DPRD akan segera berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk mempercepat penutupan lubang-lubang bekas tambang.

Di sisi lain, DPRD juga membuka ruang bagi keluarga korban untuk menempuh jalur hukum. Lembaga legislatif itu menyatakan siap memfasilitasi proses tersebut agar hak-hak keluarga korban terpenuhi.

“Kami akan mendorong dan memfasilitasi jika ada tuntutan hukum dari keluarga. Ini penting agar ada kejelasan tanggung jawab dan jaminan keadilan,” tegasnya.

Namun, terkait siapa pihak yang harus bertanggung jawab—apakah pemilik tambang atau pemberi izin—Mudjono enggan berspekulasi. Ia menyerahkan sepenuhnya pada proses yang sedang berjalan di tingkat provinsi dan aparat penegak hukum.

“Penentuan tanggung jawab ada di proses itu. Kami tidak dalam posisi menghakimi, tapi memastikan komunikasi dan hak masyarakat berjalan,” katanya.

DPRD Kabupaten Madiun berencana menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan langkah konkret dalam waktu dekat, termasuk menekan percepatan pencairan dana jaminan reklamasi.

Kasus ini kembali menegaskan lemahnya pengawasan pasca aktivitas tambang di daerah. Lubang-lubang bekas galian yang dibiarkan terbuka kini berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • SKCK Jadi Syarat PPPK, Polres Ponorogo Kebanjiran Pemohon

    SKCK Jadi Syarat PPPK, Polres Ponorogo Kebanjiran Pemohon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Permintaan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satintelkam Polres Ponorogo mengalami lonjakan signifikan. Mayoritas pemohon berasal dari kalangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. SKCK menjadi salah satu dokumen yang wajib dilampirkan dalam berkas daftar riwayat hidup (DRH) sebagai bagian dari persyaratan administrasi PPPK. Kasat Intelkam Polres Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menyambut musim libur sekolah yang diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah tersebut. Selain mengintensifkan promosi wisata, Disbudpar juga menggandeng berbagai pelaku usaha dan paguyuban wisata untuk memastikan kenyamanan serta keamanan wisatawan selama […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
expand_less