Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
UMKM Ngawi terdampak mahal dan langkanya minyak goreng, (23/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan.

Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Para perajin mengaku biaya produksi meningkat tajam akibat kenaikan harga minyak goreng yang menjadi bahan utama. Sejak awal Maret 2026, harga minyak goreng melonjak dari Rp 320 ribu menjadi Rp 370 ribu per kardus berisi 18 kilogram. Di sisi lain, stok di pasaran juga semakin sulit didapat.

Salah satu perajin, Endita, menyebut kebutuhan minyak goreng untuk produksinya bisa mencapai 10 kardus per hari. Situasi ini membuat beban operasional meningkat drastis.

“Kenaikan paling terasa di minyak goreng. Kami harus mencari cara agar tetap produksi, akhirnya harga jual dinaikkan sekitar seribu rupiah per kemasan, sementara ukuran tidak berubah,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya minyak goreng, bahan baku lain seperti kedelai dan plastik juga mengalami kenaikan harga. Dengan kondisi tersebut, para perajin menilai penyesuaian harga menjadi satu-satunya pilihan, karena pengurangan ukuran produk dinilai kurang efektif.

“Ya jumlah yang beli turun kalau harganya naik. tetapi mau gimana lagi kalau biaya produksi juga naik. Itu terpaksa kami ambil biar tidak makin rugi,”pungkasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang makanan di kawasan street food Alun-alun Ngawi. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng, terutama jenis curah yang kini semakin langka di pasaran. Pedagang, Iik Sri Sunarti, mengatakan kenaikan harga jual tidak bisa dihindari.

“Sekarang mencari minyak curah sangat sulit, bahkan MinyaKita juga tidak tersedia. Mau tidak mau, harga kami naikkan sekitar seribu rupiah,” ujarnya.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga sekaligus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Pasalnya, komoditas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan usaha mereka sehari-hari. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sampaikan Jawaban PU Fraksi Soal Perubahan APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sampaikan Jawaban PU Fraksi Soal Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Madiun atas pandangan umum tujuh fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di ruang paripurna DPRD, Rabu (16/07/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun Hari […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
  • Tinggal 3 Bulan, Anggaran Rp. 500 Miliar Masih Ngendon di OPD Pemkot Madiun

    Tinggal 3 Bulan, Anggaran Rp. 500 Miliar Masih Ngendon di OPD Pemkot Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pergerakan serapan anggaran di Pemkot Madiun nampaknya kurang greget. Tercatat hingga 30 September lalu, realisasi anggaran yang terserap baru Rp. 563 miliar atau 51,96 persen dari total alokasi Rp. 1,083 triliun.  Artinya, masih ada sekitar Rp. 520 miliar yang belum terealisasi alias masih ngendon menjelang tiga bulan terakhir di tahun […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi solidaritas untuk Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Madiun, dukungan datang dari komunitas driver ojek online (ojol) yang menggelar aksi galang dana bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Jumat (03/10/2025). Ramadhanu Wicaksono, koordinator aksi yang tergabung dalam Ojol Madiun Peduli […]

    Bagikan
  • Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Wisata Taman Ria Maospati, Pohon Besar Timpa Bangunan

    Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Wisata Taman Ria Maospati, Pohon Besar Timpa Bangunan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bencana alam kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Sebelumnya, rumah longsor di Desa Plumpung Plaosan pada Jumat (7/2/2025) pada pukul 20.30 WIB.  Sabtu Sore (8/2/2025) bencana alam berupa hujan lebat disertai angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di kecamatan Maospati dan Kartoharjo Magetan.  Dari pantauan di lapangan, kondisi terparah terjadi di […]

    Bagikan
expand_less