Berita Terkini
Trending Tags

Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
UMKM Ngawi terdampak mahal dan langkanya minyak goreng, (23/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan.

Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Para perajin mengaku biaya produksi meningkat tajam akibat kenaikan harga minyak goreng yang menjadi bahan utama. Sejak awal Maret 2026, harga minyak goreng melonjak dari Rp 320 ribu menjadi Rp 370 ribu per kardus berisi 18 kilogram. Di sisi lain, stok di pasaran juga semakin sulit didapat.

Salah satu perajin, Endita, menyebut kebutuhan minyak goreng untuk produksinya bisa mencapai 10 kardus per hari. Situasi ini membuat beban operasional meningkat drastis.

“Kenaikan paling terasa di minyak goreng. Kami harus mencari cara agar tetap produksi, akhirnya harga jual dinaikkan sekitar seribu rupiah per kemasan, sementara ukuran tidak berubah,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya minyak goreng, bahan baku lain seperti kedelai dan plastik juga mengalami kenaikan harga. Dengan kondisi tersebut, para perajin menilai penyesuaian harga menjadi satu-satunya pilihan, karena pengurangan ukuran produk dinilai kurang efektif.

“Ya jumlah yang beli turun kalau harganya naik. tetapi mau gimana lagi kalau biaya produksi juga naik. Itu terpaksa kami ambil biar tidak makin rugi,”pungkasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang makanan di kawasan street food Alun-alun Ngawi. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng, terutama jenis curah yang kini semakin langka di pasaran. Pedagang, Iik Sri Sunarti, mengatakan kenaikan harga jual tidak bisa dihindari.

“Sekarang mencari minyak curah sangat sulit, bahkan MinyaKita juga tidak tersedia. Mau tidak mau, harga kami naikkan sekitar seribu rupiah,” ujarnya.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga sekaligus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Pasalnya, komoditas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan usaha mereka sehari-hari. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan fasilitas umum (fasum) di berbagai sudut kota. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Sekretaris Daerah serta Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum melakukan pengecekan langsung dengan bersepeda (gowes) pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan gowes tersebut menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat. […]

    Bagikan
  • Innova Tabrak Motor hingga Pengendara Patah Tulang, Lalu Hantam Toko Bangunan

    Innova Tabrak Motor hingga Pengendara Patah Tulang, Lalu Hantam Toko Bangunan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kawedanan–Kebonsari, tepatnya di depan SDN Driyorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026) malam. Sebuah Toyota Kijang Innova menabrak sepeda motor dari arah berlawanan hingga pengendaranya mengalami patah tulang kaki. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Pupus, […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Warga Bendo Magetan Diresahkan Isu Peredaran Uang Palsu Sasar UMKM

    Warga Bendo Magetan Diresahkan Isu Peredaran Uang Palsu Sasar UMKM

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keresahan melanda warga Desa Setren dan Kleco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyusul informasi dugaan peredaran uang palsu di lingkungan mereka. Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial hingga grup percakapan warga dalam beberapa hari terakhir. Informasi yang beredar menyebutkan uang pecahan Rp100 ribu diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi di […]

    Bagikan
expand_less