Antisipasi Mayday 2026, Polres Magetan Koordinasikan Pengamanan Lintas Sektor
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 55
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026, Polres Magetan menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, Rudy Harsono. Hadir pula dalam forum ini perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Magetan serta unsur manajemen perusahaan di wilayah setempat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan pentingnya kesamaan pandangan seluruh pemangku kepentingan agar peringatan Mayday dapat disikapi secara bijak dan kondusif.
“Rapat ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Mayday Tahun 2026 di Kabupaten Magetan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, secara nasional peringatan Mayday akan dipusatkan di Jakarta dan Jawa Timur. Untuk wilayah Jawa Timur, salah satu agenda utama adalah peresmian Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk oleh Presiden Republik Indonesia.
Namun demikian, dari hasil koordinasi yang telah dilakukan, dipastikan tidak ada rencana aksi maupun kegiatan perayaan Mayday di Kabupaten Magetan.
“Informasi dari Ketua SPSI dan pihak perusahaan menyebutkan bahwa di Magetan tidak ada agenda aksi atau perayaan Mayday tahun ini,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak para pekerja memanfaatkan momen libur dengan kegiatan yang lebih positif bersama keluarga.
“Para karyawan dijadwalkan libur pada 1 hingga 3 Mei selama tiga hari. Kami mengimbau agar waktu tersebut dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Magetan, Rudy Harsono, memastikan bahwa kondisi hubungan industrial di daerah tersebut berlangsung harmonis.
“Sampai saat ini tidak ada perwakilan pekerja dari Magetan yang mengikuti perayaan Mayday, baik di Jakarta maupun di Nganjuk,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah berjalan dengan baik dan saling mendukung.
“Relasi antara karyawan dan pengusaha di Magetan terjalin dengan baik, begitu pula dengan Disnaker,” ungkapnya.
Melalui koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh elemen tetap solid dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga peringatan Mayday 2026 di Magetan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





