Berita Terkini
Trending Tags

Visi Indonesia Emas 2045 Dihadapkan Realitas Kekurangan Tenaga Pendidik di Sekolah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kekurangan guru di Madiun jadi tantangan wujudkan Indonesia Emas 2045, (4/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kekurangan tenaga pendidik menjadi sorotan serius di tengah ambisi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tak terkecuali di Kota Madiun. Pemerintah Kota (Pemkot) mencatat sedikitnya 138 guru masih kurang, terutama di jenjang SD dan SMP yang dinilai berpotensi menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran sentral dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Namun, ia mengakui persoalan di lapangan masih kompleks, salah satunya kekurangan guru akibat banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun.

“Pendidikan ini sangat sentral dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tapi faktanya, kita dihadapkan pada banyak guru yang pensiun dan kebutuhan yang terus meningkat,” ujarnya usai Upacara Hari Pendidikan Nasional Senin (4/5/2026).

Menurutnya, Pemkot telah mengajukan kebutuhan guru berdasarkan analisis Dinas Pendidikan. Namun, realisasi pemenuhan formasi masih bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, termasuk terkait skema Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Harapannya ada relaksasi kebijakan karena kebutuhan di daerah sangat mendesak, khususnya di dunia pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengungkapkan kekurangan guru saat ini mencapai sekitar 138 orang untuk jenjang SD dan SMP.

Kondisi ini, kata dia, tidak hanya berdampak pada beban kerja guru yang ada, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas proses belajar mengajar. Padahal, kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju 2045.

Sebagai solusi sementara, Dinas Pendidikan melakukan langkah taktis dengan mengalihkan guru PNS dari jenjang TK ke SD guna menutup kekurangan guru kelas. Namun, langkah ini dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.

“Untuk SMP, kami akan mengajukan formasi CPNS tahun 2026. Tapi memang kebutuhan ideal belum sepenuhnya terpenuhi,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot tetap berupaya menjaga kualitas pendidikan melalui program peningkatan kompetensi guru, termasuk beasiswa dan pelatihan. Hal ini dilakukan agar guru mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan metode pembelajaran modern.

Meski demikian, realita kekurangan tenaga pengajar menjadi tantangan nyata yang harus segera diatasi. Tanpa ketersediaan guru yang memadai, target mencetak SDM unggul sebagai pilar Indonesia Emas 2045 berisiko tidak tercapai secara optimal.

“Tapi tentunya saya yakin Pemerintah Pusat punya strategi, seperti hari ini juga akan diundang di beberapa kegiatan nanti terkait masalah manajemen finansial di dalam pembentukan APBD,” tutup Plt Wali Kota.

Pemerintah daerah pun berharap adanya kebijakan strategis dan dukungan konkret dari pemerintah pusat agar persoalan kekurangan guru dapat segera teratasi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pencarian Suwito (54), warga Desa Karanganyar, Kec Pule, Trenggalek, yang hilang di kawasan hutan rakyat Desa Temon, Kec Ngrayun, Ponorogo, memasuki hari kelima atau hingga Jumat (2012/2024). Upaya pencarian dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah, linggis, dan wajan yang dipukul, dikenal dengan istilah “buk buk theng.” Suwito akhirnya berhasil ditemukan […]

    Bagikan
  • KPK Limpahkan Kasus Suap Bupati Ponorogo ke Tipikor Surabaya, Sidang Perdana 10 April

    KPK Limpahkan Kasus Suap Bupati Ponorogo ke Tipikor Surabaya, Sidang Perdana 10 April

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melimpahkan perkara dugaan suap proyek di Kabupaten Ponorogo ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Pelimpahan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, menandai dimulainya proses persidangan terhadap tiga tersangka dalam kasus tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya kini menunggu penetapan jadwal sidang […]

    Bagikan
  • Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    Ratusan Elemen Masyarakat Ikuti Apel Sabuk Kamtibmas Polres Magetan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Serentak Sabuk Kamtibmas yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Magetan, Kamis (30/4/2026). Apel dipimpin oleh Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, yang mewakili Kapolres AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Sekitar 500 peserta ambil bagian dalam […]

    Bagikan
  • Dari Kreasi Cetak ke Digital, Smazapul Asah Pewarta Muda

    Dari Kreasi Cetak ke Digital, Smazapul Asah Pewarta Muda

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 1 Pulung (Smazapul) mengadakan pendidikan dan latihan (diklat) jurnalistik pada 24 dan 28 September 2025. Kegiatan dua hari ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan dasar jurnalistik sekaligus praktik langsung di lapangan. Pada hari pertama, kegiatan dipusatkan di sekolah dengan menghadirkan narasumber Eka Wulan, jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran

    Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Antusiasme warga terlihat saat layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia digelar di halaman Masjid Agung Magetan, Senin (9/3/2026) siang. Masyarakat datang untuk menukarkan uang lama dengan pecahan baru yang akan digunakan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran. Penukaran uang ini merupakan bagian dari layanan kas keliling yang difasilitasi Bank […]

    Bagikan
  • Tim Gibran Center Tinjau SPPG Lembeyan Kulon, Tindak Lanjuti Dugaan Kasus Keracunan MBG

    Tim Gibran Center Tinjau SPPG Lembeyan Kulon, Tindak Lanjuti Dugaan Kasus Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim Gibran Center Magetan melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Senin (27/10/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan kasus keracunan makanan yang sebelumnya menimpa sejumlah siswa di wilayah tersebut. Namun, dalam kunjungan tersebut, tim Gibran Center belum diizinkan untuk melihat secara […]

    Bagikan
expand_less