Berita Terkini
Trending Tags

Visi Indonesia Emas 2045 Dihadapkan Realitas Kekurangan Tenaga Pendidik di Sekolah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kekurangan guru di Madiun jadi tantangan wujudkan Indonesia Emas 2045, (4/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kekurangan tenaga pendidik menjadi sorotan serius di tengah ambisi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tak terkecuali di Kota Madiun. Pemerintah Kota (Pemkot) mencatat sedikitnya 138 guru masih kurang, terutama di jenjang SD dan SMP yang dinilai berpotensi menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peran sentral dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Namun, ia mengakui persoalan di lapangan masih kompleks, salah satunya kekurangan guru akibat banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun.

“Pendidikan ini sangat sentral dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tapi faktanya, kita dihadapkan pada banyak guru yang pensiun dan kebutuhan yang terus meningkat,” ujarnya usai Upacara Hari Pendidikan Nasional Senin (4/5/2026).

Menurutnya, Pemkot telah mengajukan kebutuhan guru berdasarkan analisis Dinas Pendidikan. Namun, realisasi pemenuhan formasi masih bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, termasuk terkait skema Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Harapannya ada relaksasi kebijakan karena kebutuhan di daerah sangat mendesak, khususnya di dunia pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengungkapkan kekurangan guru saat ini mencapai sekitar 138 orang untuk jenjang SD dan SMP.

Kondisi ini, kata dia, tidak hanya berdampak pada beban kerja guru yang ada, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas proses belajar mengajar. Padahal, kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju 2045.

Sebagai solusi sementara, Dinas Pendidikan melakukan langkah taktis dengan mengalihkan guru PNS dari jenjang TK ke SD guna menutup kekurangan guru kelas. Namun, langkah ini dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.

“Untuk SMP, kami akan mengajukan formasi CPNS tahun 2026. Tapi memang kebutuhan ideal belum sepenuhnya terpenuhi,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot tetap berupaya menjaga kualitas pendidikan melalui program peningkatan kompetensi guru, termasuk beasiswa dan pelatihan. Hal ini dilakukan agar guru mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan metode pembelajaran modern.

Meski demikian, realita kekurangan tenaga pengajar menjadi tantangan nyata yang harus segera diatasi. Tanpa ketersediaan guru yang memadai, target mencetak SDM unggul sebagai pilar Indonesia Emas 2045 berisiko tidak tercapai secara optimal.

“Tapi tentunya saya yakin Pemerintah Pusat punya strategi, seperti hari ini juga akan diundang di beberapa kegiatan nanti terkait masalah manajemen finansial di dalam pembentukan APBD,” tutup Plt Wali Kota.

Pemerintah daerah pun berharap adanya kebijakan strategis dan dukungan konkret dari pemerintah pusat agar persoalan kekurangan guru dapat segera teratasi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di balik hamparan perkampungan di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, berdiri sebuah situs bersejarah yang menyimpan jejak panjang peradaban Hindu di lereng Gunung Lawu. Situs yang dikenal sebagai Candi Sadon atau Candi Reog itu hingga kini tidak hanya menjadi objek kajian sejarah dan arkeologi, tetapi juga masih dianggap […]

    Bagikan
  • BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hingga memasuki pertengahan Agustus 2025, seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan belum diminati. Padahal, proses pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan berakhir pada 17 Agustus mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, mengungkapkan sampai 10 Agustus belum ada satu […]

    Bagikan
  • 24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman kecelakaan terus membayangi perlintasan sebidang kereta api. Sesuai data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun sepanjang 2025 tercatat sebanyak 24 kejadian. Sebagai rincian 6 kali melibatkan kendaraan, 17 kali melibatkan orang dan 1 kali menemper hewan liar. Menyikapi hal itu, KAI Daop 7 Madiun turun langsung […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses seleksi direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi telah merilis nama-nama kandidat yang lolos tahap administrasi untuk masa jabatan 2025–2030. Dari daftar yang diumumkan, sejumlah peserta diketahui mendaftar lebih dari satu posisi. Namun, nama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hal kurang menyenangkan dialami oleh Tafarelsatrio Laksono yang tinggal di Gang Bima, Kelurahan Kebon Agung Magetan. Ketika keluar rumah bersama anak istrinya, sepeda motor miliknya dibakar oleh orang tak dikenal pada Sabtu (29/03/2025) lalu. Akibatnya, sejumlah bagian sepeda motor itu rusak dan leleh. Aksi pembakaran tersebut sempat terekam CCTV milik warga. […]

    Bagikan
expand_less