Berita Terkini
Trending Tags

Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat kendaraan di jalan Jawa, (21/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun Kota bersama Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kota Madiun dan Badan Pendapatan Daerah Kota Madiun menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Jawa, Kota Madiun, Kamis (21/5/2026).

Petugas tampak memeriksa kelengkapan kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat diarahkan ke tepi jalan untuk dilakukan pengecekan surat-surat kendaraan dan masa berlaku pajak.

KBO Satlantas Polres Madiun Kota, Iptu Muhadi mengatakan, operasi gabungan tersebut difokuskan pada kendaraan yang menggunakan plat nomor mati atau belum melakukan pembayaran pajak kendaraan.

“Penindakan kita fokuskan kepada kendaraan yang plat nomornya sudah mati. Jadi diharapkan segera diurus untuk pajak dan dihidupkan kembali STNK-nya,” ujarnya.

Menurut Muhadi, selama pelaksanaan operasi gabungan pada bulan Mei, pelanggaran yang paling banyak ditemukan masih didominasi kendaraan dengan pajak mati. Namun, petugas juga tetap menindak pelanggaran lain seperti pengendara yang tidak memakai helm, tidak memiliki kelengkapan surat berkendara seperti SIM dan STNK maupun pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Image Not Found
Razia kendaraan di Kota Madiun sasar pengendara dengan pajak mati, (21/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Mayoritas kita penindakan selama 2 hari ini dalam 1 bulan Mei ini, terutama yaitu pajak kendaraan atau plat nomor yang mati. Tidak menutup kemungkinan pelanggaran yang lain kita adakan penindakan,” jelasnya.

Operasi gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus taat membayar pajak kendaraan.

“Untuk kegiatan ini, sidang di tempat untuk sementara tidak ada. Jadi, kita berikan surat tilang, kemudian sidang dan denda kita limpahkan nanti ke Kejaksaan,” ujar Iptu Muhadi.

Muhadi menyebut kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin bersama instansi terkait. Dalam satu bulan, razia gabungan dijadwalkan berlangsung dua kali di sejumlah titik berbeda di Kota Madiun.

“Dalam dua hari, kami melakukan penindakan sebanyak 102 tilang. Mayoritas didominasi oleh pelanggaran kendaraan roda dua,” jelasnya.

Selain menekan angka pelanggaran lalu lintas, operasi itu juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

“Harapan kami masyarakat selalu mematuhi rambu lalu lintas, melengkapi kendaraan, dan taat membayar pajak setiap tahunnya,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui […]

    Bagikan
  • Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa. Setelah beberapa kali menerima keluhan warga dalam forum audiensi dan hearing, ia memilih turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Menurut Diana, kunjungan tersebut penting […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
expand_less