Berita Terkini
Trending Tags

Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan guru dan pelajar meriahkan tari massal Hardiknas Magetan. (25/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam pagelaran tari massal yang menjadi puncak peringatan Hardiknas.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.026 peserta yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga pelajar SMA. Penampilan tari massal itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol kolaborasi dunia pendidikan dalam melestarikan budaya lokal.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari puncak peringatan Hardiknas 2026 yang dikemas melalui semarak seni dan budaya.

“Sore ini adalah kegiatan puncak memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan diisi tari massal yang diikuti guru PAUD, SD hingga SMP sebanyak 2.026 peserta,” ujar Nanik, Senin sore (25/5/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menggali kreativitas serta inovasi para tenaga pendidik dan peserta didik di Magetan. Selain itu, tari massal juga diharapkan menjadi media pelestarian budaya daerah.

“Tujuannya untuk menggali kreativitas para guru juga anak-anak, inovasi dari bapak ibu guru, sekaligus melestarikan budaya lokal khususnya budaya yang ada di Kabupaten Magetan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Magetan, Suhardi, menjelaskan jumlah peserta sengaja disesuaikan dengan tahun pelaksanaan Hardiknas 2026.

“Pesertanya terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP dan 40 siswa tingkat SMA. Jumlahnya 2.026 sesuai tahun peringatan saat ini,” ungkapnya.

Berdasarkan data panitia, rincian peserta tari massal tersebut meliputi sekitar 500 guru PAUD dan TK, 1.200 guru SD, 286 guru SMP, serta 40 siswa SMA sebagai perwakilan pelajar tingkat menengah atas. Seluruh peserta tampil membawakan tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan bernuansa budaya lokal di hadapan ribuan masyarakat yang memadati kawasan Alun-Alun Magetan.

Ia menyebut tema Hardiknas tahun ini adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Tema tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di tangan sekolah maupun pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terlibat, baik lingkungan pendidikan, orang tua, anak maupun masyarakat. Karena kemajuan pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Suhardi.

Selain menyuguhkan tari massal, rangkaian Hardiknas di Magetan juga diwarnai berbagai penampilan seni dan kreativitas pelajar. Antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi acara menunjukkan tingginya semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    Halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah, Pererat Silaturahmi dan Matangkan Persiapan Calon Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun pada Minggu (6/4/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan alumni jemaah haji dari berbagai angkatan. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga momentum memantapkan persiapan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Sekitar 600 jamaah hadir […]

    Bagikan
  • Paket Mencurigakan di Sampung Ponorogo, Diduga Potongan Korban Mutilasi Ngawi

    Paket Mencurigakan di Sampung Ponorogo, Diduga Potongan Korban Mutilasi Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Paket mencurigakan ditemukan di pinggir hutan gasiran Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo Jawa Timur  pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 4 pagi. Penemuan paket ini berawal dari penyisiran kepolisan pasca kejadian penemuan potongan tubuh dalam koper merah di wilayah Ngawi beberapa waktu lalu. Paket yang terbungkus plastik hitam dengan lakban tersebut telah dibawa ke […]

    Bagikan
  • Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Sebuah minimarket Alfamart yang berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, dibobol maling pada Rabu (01/10/2025) pagi. Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sesaat setelah peristiwa itu diketahui. Polisi kemudian bergerak ke lokasi bersama tim Inafis Polres Magetan untuk […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Stasiun Madiun tercatat sebagai stasiun terpadat selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari dominasi jumlah pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Berdasarkan data periode 11–29 Maret 2026, Stasiun Madiun menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi, […]

    Bagikan
  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun menyambangi sejumlah lansia ngebrok yang berada di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo pada Selasa (4/3/2025). Dalam kesempatan ini, juga diserahkan santunan kepada para lansia. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang […]

    Bagikan
expand_less