Polsek Pulung Bagikan Daging Kurban dengan Bungkus Daun Pisang
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 92
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Ada suasana berbeda dalam pembagian daging kurban di Mapolsek Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (28/5/2026). Jika umumnya daging kurban dibagikan menggunakan kantong plastik, jajaran Polsek Pulung justru memilih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus alami.
Tradisi yang akrab disebut warga sebagai “berkat” itu dilakukan sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus menghidupkan kembali budaya lama yang lebih ramah lingkungan.
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, suasana penyembelihan hewan kurban terlihat ramai di halaman Mapolsek Pulung, Desa Pulung, Kecamatan Pulung. Seluruh personel kepolisian turut terlibat mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging kepada warga sekitar.
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, Polsek Pulung menyembelih tiga ekor kambing. Daging kemudian dibagikan kepada sekitar 50 warga di sekitar Mapolsek Pulung.
Menariknya, seluruh daging dibungkus menggunakan daun pisang yang dipanen langsung dari kebun dan pekarangan warga sekitar. Setelah dibersihkan dan dipotong rapi, daun digunakan sebagai wadah alami pengganti kantong plastik.
Kapolsek Pulung, AKP Rosyid Effendi, mengatakan penggunaan daun pisang merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat agar mulai mengurangi sampah plastik sekali pakai.
“Momentum Idul Adha bukan hanya tentang berbagi kepada sesama, tetapi juga bagaimana kita bisa lebih peduli terhadap lingkungan. Kami mencoba mengurangi penggunaan plastik dengan memanfaatkan daun pisang yang mudah didapat di sekitar warga,” ujar AKP Rosyid Effendi.
Menurutnya, selain lebih ramah lingkungan, pembungkus daun pisang juga dinilai lebih kuat dan menghadirkan nuansa tradisional seperti zaman dahulu.
Sementara itu, salah satu warga penerima daging kurban, Yuni Anjar Wati, mengaku senang dengan konsep pembagian daging menggunakan daun pisang tersebut.
“Menurut saya bagus sekali. Selain mengurangi sampah plastik, juga mengingatkan tradisi dulu saat warga membagikan makanan memakai daun pisang,” katanya.
Inovasi sederhana itu pun mendapat respons positif dari masyarakat. Selain dinilai mampu mengurangi limbah plastik, penggunaan daun pisang juga menghadirkan kesan khas tradisional dalam perayaan Idul Adha tahun ini. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





