Berita Terkini
Trending Tags

Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mengeluhkan anjloknya harga jual telur. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha mereka. Bahkan, harga di tingkat pengepul disebut lebih rendah lagi, hanya sekitar Rp17.700 per kilogram, sehingga sebagian peternak memilih menahan stok telur di kandang atau menjual langsung ke toko kelontong agar memperoleh harga yang lebih baik.

Salah seorang peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Suciani, mengatakan harga Rp20.000 per kilogram sudah bertahan selama sekitar dua pekan. Menurutnya, dengan biaya pakan yang terus meningkat, harga tersebut membuat peternak merugi.

“Kemarin pihak pengepul sempat menawar Rp17.700 per kilo, tapi kami tolak dan memilih menahan stok di kandang dengan harapan beberapa hari ke depan harga membaik. Dengan harga sekarang kami sudah rugi karena biaya produksi lebih besar daripada hasil penjualan. Kalau terus begini, kami bisa gulung tikar,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Suciani menilai anjloknya harga telur dipengaruhi oleh melemahnya permintaan pasar yang bertepatan dengan momentum bulan Muharram atau Suro. Di sisi lain, Harga Patokan Pembelian (HPP) telur sebesar Rp26.000 per kilogram yang telah ditetapkan pemerintah belum dirasakan manfaatnya oleh peternak di tingkat bawah.

Tak hanya harga jual yang turun, biaya produksi juga terus meningkat. Ia mengungkapkan harga konsentrat pakan ayam dalam dua bulan terakhir naik dari sekitar Rp390.000 menjadi Rp435.000 hingga Rp437.500 per sak.

“Selain harga telur turun, harga pakan justru naik. Ini yang membuat beban peternak semakin berat,” katanya.

Saat ini, Suciani memelihara sekitar 1.600 ekor ayam petelur dengan produksi telur mencapai 75 hingga 80 kilogram per hari. Namun, tingginya biaya operasional membuat keuntungan yang diperoleh tidak lagi mampu menutup pengeluaran.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, terutama dengan menekan harga pakan dan memastikan harga telur tetap stabil di tingkat peternak. Selama ini, kata dia, peternak mandiri belum pernah memperoleh bantuan pakan maupun jagung subsidi.

“Kami tidak bisa menaikkan harga telur sendiri karena mengikuti mekanisme pasar. Harapan kami pemerintah bisa membantu menurunkan harga pakan dan menjaga stabilitas harga telur agar peternak tidak terus merugi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Pasar Logam Srijaya, Uang Rp. 200 Juta Raib

    Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Pasar Logam Srijaya, Uang Rp. 200 Juta Raib

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Kota Madiun. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Pasar Logam Srijaya, pada Jumat siang (04/07/2025). Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang diketahui berasal dari Ngawi tengah berada di […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
  • Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota. Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang. “Untuk […]

    Bagikan
  • Dua Korban Ledakan Petasan Masih Dirawat Intensif, Satu Alami Luka Bakar 36 Persen

    Dua Korban Ledakan Petasan Masih Dirawat Intensif, Satu Alami Luka Bakar 36 Persen

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia Ponorogo — Dua korban selamat dalam insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Salah satu korban mengalami luka bakar cukup serius hingga harus dirawat di ruang ICU. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis. Tim dokter melakukan […]

    Bagikan
  • Penawaran Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPUPR Siapkan Evaluasi Teknis

    Penawaran Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPUPR Siapkan Evaluasi Teknis

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Nilai penawaran proyek penataan lanskap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun. Sebelum Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan, DPUPR Kota Madiun akan melakukan evaluasi teknis untuk memastikan pekerjaan dapat dilaksanakan […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Juga Sempat Datangi DPRD Ponorogo

    KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Juga Sempat Datangi DPRD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan rangkaian penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ponorogo. Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah penyidik KPK memeriksa beberapa ruangan di […]

    Bagikan
expand_less