Berita Terkini
Trending Tags

Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mengeluhkan anjloknya harga jual telur. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha mereka. Bahkan, harga di tingkat pengepul disebut lebih rendah lagi, hanya sekitar Rp17.700 per kilogram, sehingga sebagian peternak memilih menahan stok telur di kandang atau menjual langsung ke toko kelontong agar memperoleh harga yang lebih baik.

Salah seorang peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Suciani, mengatakan harga Rp20.000 per kilogram sudah bertahan selama sekitar dua pekan. Menurutnya, dengan biaya pakan yang terus meningkat, harga tersebut membuat peternak merugi.

“Kemarin pihak pengepul sempat menawar Rp17.700 per kilo, tapi kami tolak dan memilih menahan stok di kandang dengan harapan beberapa hari ke depan harga membaik. Dengan harga sekarang kami sudah rugi karena biaya produksi lebih besar daripada hasil penjualan. Kalau terus begini, kami bisa gulung tikar,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Suciani menilai anjloknya harga telur dipengaruhi oleh melemahnya permintaan pasar yang bertepatan dengan momentum bulan Muharram atau Suro. Di sisi lain, Harga Patokan Pembelian (HPP) telur sebesar Rp26.000 per kilogram yang telah ditetapkan pemerintah belum dirasakan manfaatnya oleh peternak di tingkat bawah.

Tak hanya harga jual yang turun, biaya produksi juga terus meningkat. Ia mengungkapkan harga konsentrat pakan ayam dalam dua bulan terakhir naik dari sekitar Rp390.000 menjadi Rp435.000 hingga Rp437.500 per sak.

“Selain harga telur turun, harga pakan justru naik. Ini yang membuat beban peternak semakin berat,” katanya.

Saat ini, Suciani memelihara sekitar 1.600 ekor ayam petelur dengan produksi telur mencapai 75 hingga 80 kilogram per hari. Namun, tingginya biaya operasional membuat keuntungan yang diperoleh tidak lagi mampu menutup pengeluaran.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, terutama dengan menekan harga pakan dan memastikan harga telur tetap stabil di tingkat peternak. Selama ini, kata dia, peternak mandiri belum pernah memperoleh bantuan pakan maupun jagung subsidi.

“Kami tidak bisa menaikkan harga telur sendiri karena mengikuti mekanisme pasar. Harapan kami pemerintah bisa membantu menurunkan harga pakan dan menjaga stabilitas harga telur agar peternak tidak terus merugi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Kapolres dan Satgas Pangan Lakukan Sidak MinyaKita di Pasar Besar Ngawi

    Kapolres dan Satgas Pangan Lakukan Sidak MinyaKita di Pasar Besar Ngawi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Polres Ngawi bersama Satgas Pangan Kabupaten Ngawi melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Besar Ngawi guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta meninjau peredaran minyak goreng subsidi merek MinyaKita. Sidak ini dilakukan untuk mengecek ketersediaan bahan pokok penting (bapokting). Selain itu, juga memastikan volume minyak goreng kemasan MinyaKita sesuai dengan takaran […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
  • Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Keterbatasan lahan tak menjadi penghalang bagi Suprapto, warga Dusun Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, untuk mengembangkan usaha peternakan ayam. Dengan memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah, ia berhasil membudidayakan ayam sengkuni dan meraih omzet hingga Rp30 juta per bulan. Usaha tersebut baru dirintis sekitar enam bulan lalu. Berawal dari delapan […]

    Bagikan
  • Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    Suro 2026 di Madiun Raya, Korem 081/DSJ Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bulan Suro atau Muharam memiliki makna yang sangat khas bagi masyarakat Madiun Raya. Selain menjadi momentum spiritual dan budaya, bulan ini juga identik dengan berbagai agenda besar yang diselenggarakan oleh perguruan pencak silat. Hal ini tidak terlepas dari posisi Madiun sebagai salah satu pusat perkembangan pencak silat di Indonesia. Tercatat sedikitnya […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim. Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah […]

    Bagikan
expand_less