Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyidik Satreskrim Unit Polsek Geger memeriksa terduga pelaku pelecehan seksual. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110.

Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang dialaminya pada Rabu (8/7/2026) pagi. Polisi menerima laporan sekitar pukul 09.38 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Tadi pagi ada salah satu warga menghubungi layanan 110 terkait dugaan aksi pelecehan seksual. Laporan kami terima sekitar pukul 09.38 WIB dan anggota tiba di lokasi pukul 09.40 WIB,” ujar Kapolsek Geger AKP Dadang Arif.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban dan terduga pelaku bertemu secara tidak sengaja saat membeli pentol di kawasan Lapangan Jatisari. Setelah itu, pelaku diduga membuntuti korban hingga memasuki wilayah Dusun Klotok.

Di lokasi tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan dengan menyentuh bagian tubuh korban tanpa persetujuan.

Korban yang terkejut langsung pulang sambil menangis dan menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya. Mendengar pengakuan istrinya, sang suami berusaha mengejar terduga pelaku hingga sempat terjadi perkelahian.

“Ketika berhasil dikejar, sempat terjadi perkelahian dengan suami korban. Setelah itu pelaku diamankan warga dan dilaporkan kepada kami. Selanjutnya kami membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Geger untuk dimintai keterangan,” kata AKP Dadang.

Dalam proses penanganan perkara, polisi menemukan indikasi bahwa terduga pelaku diduga memiliki gangguan kejiwaan. Namun hingga kini, penyidik masih menunggu bukti administratif maupun keterangan medis yang dapat memastikan kondisi tersebut.

“Belum ada dokumen yang menyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun saat pemeriksaan kami mengalami kesulitan berkomunikasi dengannya. Keluarga juga menyampaikan bahwa kondisinya memang seperti itu sejak lahir,” jelasnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, kedua belah pihak sementara sepakat menempuh penyelesaian melalui jalur mediasi dengan pendampingan kepolisian dan unsur tiga pilar. Meski demikian, polisi menegaskan proses pendalaman tetap dilakukan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya surat keterangan medis terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku.

“Kami tetap mendampingi proses mediasi agar hak korban tetap terlindungi. Di sisi lain, kami juga akan menggali bukti-bukti terkait kondisi kesehatan terduga pelaku,” pungkas AKP Dadang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan menyatakan keprihatinannya atas praktik getok harga yang dilakukan sejumlah pedagang kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Insiden yang mencuat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 itu memicu keluhan wisatawan hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus serupa bukan kali pertama terjadi dan […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 29,41 persen. Meski demikian, capaian di masing-masing daerah menunjukkan progres yang berbeda, dengan Kota Madiun telah tuntas 100 persen. Pimpinan Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan masih terus berjalan […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tawarkan Potongan Harga 30% untuk Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi, Dukung Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

    KAI Daop 7 Madiun Tawarkan Potongan Harga 30% untuk Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi, Dukung Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna mendorong masyarakat untuk lebih memilih kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali meluncurkan program promo menarik. Mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025, KAI memberikan diskon sebesar 30% untuk tiket kereta api kelas ekonomi non-subsidi. “Promo ini menjadi salah satu […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    KPU Segera Tetapkan Walikota-Wakil Madiun Kota Madiun Terpilih

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | KPU Kota Madiun akan segera melakukan Rapat Pleno Terbuka terkait penetapan Walikota dan Wakil Walikota Madiun Pemilihan tahun 2024. Itu menyusul terbitnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK). KPU Kota Madiun telah menjadwalkan penetapan calon terpilih pada Kamis 9 Januari 2025. ‘’Kami sudah menerima BRPK pada 6 […]

    Bagikan
expand_less