Berita Terkini
Trending Tags

Remaja 16 Tahun di Madiun Tenggelam Saat Berenang, Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sungai

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban ditemukan di dasar sungai setelah 4 jam pencarian. (9/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun — Seorang remaja dilaporkan tenggelam di anak Sungai Bengawan Solo, wilayah Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Kamis (9/7/2026) petang. Korban bernama Cahyo Purnawan warga Desa Gunungsari Kecamatan/Kabupaten Madiun tenggelam saat berenang bersama 6 rekannya. Remaja 16 tahun ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai setelah dilakukan pencarian gabungan oleh polisi, TNI, BPBD, relawan, dan warga.

Kapolsek Sawahan Polres Madiun Kota, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seorang anak tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan enam saksi, korban saat itu berenang bersama teman-temannya di anak Sungai Bengawan Solo.

“Korban berenang bersama teman-temannya. Saat hendak kembali ke tepian, teman-temannya lebih dahulu sampai, sedangkan korban tertinggal. Dari keterangan saksi, korban terlihat mengalami kesulitan sebelum akhirnya tenggelam,” ujar AKP Widyagana.

Melihat korban tidak kunjung muncul ke permukaan, teman-temannya berupaya memberikan pertolongan menggunakan galah. Namun, sebelum galah berhasil dijangkau, korban lebih dulu tenggelam ke dasar sungai.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, BPBD Kabupaten Madiun, relawan, serta warga langsung melakukan pencarian sejak sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi bersama tim SAR, dan warga Desa Gunungsari turut terjun langsung dalam proses pencarian korban. Korban ditemukan usai proses pencarian dilakukan sekitar 4 jam lebih.

“Korban berhasil ditemukan di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia,” kata Agus.

Menurutnya, proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama karena pencarian berlangsung hingga malam hari. Selain minimnya pencahayaan, dasar sungai yang berlumpur juga menyulitkan tim dalam menemukan korban.

“Korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar dua meter. Arus sungai tidak terlalu deras, namun kondisi dasar sungai berlumpur sehingga dimungkinkan korban terjebak di dalam lumpur,” jelasnya.

Image Not Found
Tim gabungan lakukan pencarian korban tenggelam dan berhasil ditemukan di dasar sungai. Foto : Kris-Sinergia

Polisi masih mendalami penyebab pasti tenggelamnya korban. Sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian masih dimintai keterangan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak agar tidak berenang di sungai yang memiliki kedalaman dan potensi bahaya tanpa pengawasan orang tua. Terlebih bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai.

“Kami mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan agar tidak berenang di sungai yang berisiko, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkas AKP Widyagana.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Kejadian ini patut menjadi pengingat dan kewaspadaan bersama agar tidak terulang.

Usai 4 jam lebih pencarian, korban tenggelam di anak sungai Bengawan Solo akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan di dasar sungai yang berlumpur oleh kepolisian, tim SAR serta warga yang melakukan penyelaman.

Jenazah remaja berusia 16 tahun tersebut dievakuasi ke pinggir sungai dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kasus ini menjadi pengingat penting dan kewaspadaan bersama agar kejadian serupa tidak terjadi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026). Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun […]

    Bagikan
  • Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan […]

    Bagikan
  • Remaja di Magetan Jadi Korban Pengeroyokan Diduga Geng Motor, Polisi Perketat Patroli

    Remaja di Magetan Jadi Korban Pengeroyokan Diduga Geng Motor, Polisi Perketat Patroli

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga Kabupaten Magetan. Seorang remaja berinisial GA (15) menjadi korban pengeroyokan di Jalan Raya Ngariboyo–Parang, tepatnya di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kamis (06/11/2025) dini hari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 […]

    Bagikan
  • Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

    Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menindaklanjuti langkah pencegahan terhadap potensi insiden bangunan roboh di lingkungan pesantren. Hal ini menyusul peristiwa robohnya gedung di salah satu pondok pesantren di Sidoarjo beberapa waktu lalu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Pemkab Ponorogo menggelar pertemuan bersama Kementerian Agama (Kemenag) serta perwakilan pondok […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
  • Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, […]

    Bagikan
expand_less