Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan usulkan tambahan pupuk bersubsidi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik.

Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan dibandingkan kebutuhan riil petani sebagaimana tercantum dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Pejabat Pengawas Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Edy Utomo, mengatakan pengajuan tambahan alokasi telah disampaikan pada awal Juli 2026. Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Alokasi yang ada memang masih kurang. Kuota pupuk NPK saat ini baru memenuhi sekitar 70 persen dari kebutuhan dalam e-RDKK, sedangkan pupuk organik baru sekitar 35 persen,” ujar Edy.

Menurutnya, keterbatasan kuota tersebut berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan pupuk di tingkat petani, terutama saat memasuki musim tanam. Kondisi itu dikhawatirkan berdampak terhadap produktivitas pertanian apabila pasokan pupuk bersubsidi tidak segera ditambah.

Pada 2026, Kabupaten Magetan sebenarnya telah memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi sekitar 20 persen dibandingkan sebelumnya. Total alokasi yang diterima meliputi pupuk urea sebanyak 22.784 ton, NPK 22.347 ton, ZA 425 ton, NPK formula khusus 25 ton, dan pupuk organik 7.827 ton.

Meski demikian, Edy menilai penambahan tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan petani. Pasalnya, permintaan pupuk, terutama jenis NPK dan organik, masih jauh lebih tinggi dibandingkan kuota yang tersedia.

“Memang ada kenaikan sekitar 20 persen. Namun kami masih berharap ada tambahan lagi, khususnya untuk pupuk NPK dan organik agar kebutuhan petani dapat terpenuhi. Sampai hari ini usulan tersebut masih belum ada perkembangan,” katanya.

Pemkab Magetan berharap pemerintah pusat segera menyetujui usulan tambahan 7.000 ton pupuk bersubsidi tersebut. Dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk, distribusi pada musim tanam berikutnya diharapkan berjalan lancar sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan hasil panen petani tidak terganggu akibat keterbatasan sarana produksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Chello

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kian serius mengokohkan sektor pariwisata. Lonjakan kunjungan wisatawan dari luar daerah menjadi bukti bahwa potensi wisata perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang prima. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pedagang kaki […]

    Bagikan
  • Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar panen raya padi serentak bersama 14 provinsi lain di Indonesia, Senin (07/04/2025). Kegiatan ini dipusatkan di area persawahan Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut memimpin panen raya mengatakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal itu sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun menyita 127 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada 14–27 Juli lalu. Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan angka kecelakaan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Jumlah kecelakaan lalu lintas turun 13 kasus dibandingkan 2024,” kata Kapolres […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    Kecelakaan Tunggal Elf di Jiwan Madiun, Sopir Diduga Mengantuk hingga Kendaraan Terguling

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hindarilah berkendara dalam kondisi mengantuk. Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Madiun–Solo, tepatnya di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa satu unit kendaraan Elf berwarna putih kombinasi dengan nomor polisi AE-7122-AB. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial […]

    Bagikan
expand_less