Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan usulkan tambahan pupuk bersubsidi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik.

Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan dibandingkan kebutuhan riil petani sebagaimana tercantum dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Pejabat Pengawas Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Edy Utomo, mengatakan pengajuan tambahan alokasi telah disampaikan pada awal Juli 2026. Hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Alokasi yang ada memang masih kurang. Kuota pupuk NPK saat ini baru memenuhi sekitar 70 persen dari kebutuhan dalam e-RDKK, sedangkan pupuk organik baru sekitar 35 persen,” ujar Edy.

Menurutnya, keterbatasan kuota tersebut berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan pupuk di tingkat petani, terutama saat memasuki musim tanam. Kondisi itu dikhawatirkan berdampak terhadap produktivitas pertanian apabila pasokan pupuk bersubsidi tidak segera ditambah.

Pada 2026, Kabupaten Magetan sebenarnya telah memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi sekitar 20 persen dibandingkan sebelumnya. Total alokasi yang diterima meliputi pupuk urea sebanyak 22.784 ton, NPK 22.347 ton, ZA 425 ton, NPK formula khusus 25 ton, dan pupuk organik 7.827 ton.

Meski demikian, Edy menilai penambahan tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan petani. Pasalnya, permintaan pupuk, terutama jenis NPK dan organik, masih jauh lebih tinggi dibandingkan kuota yang tersedia.

“Memang ada kenaikan sekitar 20 persen. Namun kami masih berharap ada tambahan lagi, khususnya untuk pupuk NPK dan organik agar kebutuhan petani dapat terpenuhi. Sampai hari ini usulan tersebut masih belum ada perkembangan,” katanya.

Pemkab Magetan berharap pemerintah pusat segera menyetujui usulan tambahan 7.000 ton pupuk bersubsidi tersebut. Dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk, distribusi pada musim tanam berikutnya diharapkan berjalan lancar sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan hasil panen petani tidak terganggu akibat keterbatasan sarana produksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Chello

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Perdana ke AS, 13 Ribu Sepatu Kulit Buatan Madiun Tembus Pasar Internasional

    Ekspor Perdana ke AS, 13 Ribu Sepatu Kulit Buatan Madiun Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun kembali mencatatkan capaian di sektor industri. Sebanyak 13 ribu unit sepatu kulit produksi PT Golden Step Indonesia resmi diekspor ke Amerika Serikat dalam pengiriman perdana yang dilepas langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Rabu (24/6/2026). Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik PT Golden Step Indonesia yang berlokasi di Desa Kuwu, […]

    Bagikan
  • Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban. Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. […]

    Bagikan
  • Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume kendaraan di Ruas Tol Ngawi–Kertosono selama periode libur Natal 2025. Pada rentang H-7 hingga H+3 Natal atau 18–28 Desember 2025, tercatat sebanyak 66.643 kendaraan melintas. Jumlah tersebut meningkat 33,04 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 50.093 kendaraan. Peningkatan ini […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar. Target tersebut meningkat […]

    Bagikan
  • Bazar TNI di Madiun, Danrem Untoro Singgung Pentingnya Memberi Ruang dan Dukungan Terhadap UMKM

    Bazar TNI di Madiun, Danrem Untoro Singgung Pentingnya Memberi Ruang dan Dukungan Terhadap UMKM

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Mengusung semangat untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi rakyat, Korem 081/DSJ menggelar Bazar TNI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Pahlawan Business Center (PBC), Kota Madiun, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin yang meninjau langsung pelaksanaan bazar. […]

    Bagikan
  • Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di kawasan Jalan Bangka, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (16/5/2026). Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 08.00 WIB langsung ditindaklanjuti petugas Polsek Magetan Kota bersama tim medis. Setibanya di […]

    Bagikan
expand_less