Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Targetkan Kota Kreatif 2029, Ekonomi Kreatif dan Pencak Silat Jadi Andalan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun targetkan kota Madiun menjadi Kota Kreatif pada 2029. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun semakin serius mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif dengan menargetkan Kota Madiun menjadi Kota Kreatif pada 2029. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, target tersebut membutuhkan penguatan ekosistem serta kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif.

Hal itu disampaikan Bagus seusai mengikuti Sarasehan Kemerdekaan Paguyuban Pawitandirogo bertema “Pengembangan Kawasan dan Pemberdayaan Ekonomi” di Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

“Alhamdulillah, tadi beberapa hal yang sudah kita lakukan kita paparkan dan matur nuwun dari Kementerian Ekonomi Kreatif memberikan apresiasi,” kata Bagus.

Menurutnya, apresiasi dari pemerintah pusat menjadi tambahan semangat bagi Pemkot Madiun untuk terus memberikan ruang dan pendampingan kepada generasi muda serta pelaku ekonomi kreatif. Bagus menyebut Pemkot Madiun sebelumnya telah mulai memberikan ruang bagi pelaku kreatif. Salah satunya melalui penyediaan ruang kreativitas di kawasan Sleko.

“Tentunya ini mendorong semangat pemerintah kota untuk terus mengawal teman-teman muda, teman-teman pelaku kreatif yang ada di Kota Madiun yang sekarang semakin meningkat,” ujarnya.

Dari hasil sarasehan tersebut, Bagus mengaku semakin mendapatkan gambaran mengenai arah pengembangan ekonomi kreatif Kota Madiun ke depan. Pemkot Madiun menargetkan Kota Kreatif dapat terwujud pada 2029. Untuk mencapai target tersebut, komunikasi dengan pemerintah pusat akan terus dibangun.

“Makanya tadi saya dikasih waktu nanti untuk ke Jakarta, nanti akan segera saya tindak lanjuti, berdiskusi karena memang target untuk Kota Kreatif Madiun itu saya mentarget 2029,” ungkapnya.

Menurut Bagus, membangun Kota Kreatif tidak cukup hanya dengan menghadirkan kegiatan atau ruang kreativitas. Pemerintah perlu membangun ekosistem yang mendukung pelaku ekonomi kreatif agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Sehingga ini perlu membangun komunikasi, perlu membangun ekosistem, tindak lanjut akan seperti apa. Tentunya ekonomi kreatif Madiun ini sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Bagus.

Image Not Found
Madiun kembangkan ekosistem ekonomi kreatif. Foto : Kris-Sinergia

Terkait tiga program yang disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam sarasehan, Bagus menyebut Pemkot Madiun memiliki sejumlah program yang sejalan, khususnya terkait aktivasi desa atau kelurahan kreatif.

“Dari tiga poin, aktivasi, salah satunya aktivasi desa, kelurahan, ini sebenarnya sedikit ngrempet-ngrempet dengan program saya yang memberikan anggaran,” jelasnya.

Bagus mengatakan, pada 2027 Pemkot Madiun akan lebih fokus membangun ekosistem ekonomi kreatif. Hasil pembangunan ekosistem tersebut nantinya akan menjadi bahan untuk dikomunikasikan dengan pemerintah pusat.

Pemkot Madiun, lanjut Bagus, berharap pengembangan ekosistem tersebut dapat memperoleh pengawalan dan pendampingan dari Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Yang nanti akan kita laporkan hasil ekosistem itu bagaimana, yang nantinya besar harapan saya kita ini dikawal dari kementerian, Kota Madiun khususnya,” ujarnya.

Menurut Bagus, Kota Madiun memiliki sejumlah potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan lebih jauh. Salah satu yang menjadi unggulan adalah pencak silat. Selain pencak silat, Pemkot Madiun juga akan mengembangkan kreativitas berbasis teknologi melalui pertunjukan video mapping.

Bagus mengatakan, program tersebut akan dikembangkan secara bertahap dengan menghadirkan konsep yang berbeda pada setiap pelaksanaannya. “Ya, tahun ini kan Padang Mbranang yang pertama. Nanti akan ada Padang Mbranang kedua, yang nanti pastinya dengan beda konsep lagi,” pungkasnya.

Pengembangan berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Madiun membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat. Dengan dukungan komunitas, generasi muda, pelaku kreatif, serta pemerintah pusat, target Kota Madiun menjadi Kota Kreatif pada 2029 diharapkan dapat terealisasi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai mempersiapkan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Di Jawa Timur, partai tersebut menargetkan struktur kepengurusan terbentuk di seluruh 38 kabupaten/kota. Ketua DPD PRI Jawa Timur Syafiq Constantin Arsalan mengatakan, hingga kini struktur kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penyelesaian struktur di […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati area Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Rabu (23/07/2025), untuk mengikuti tradisi kirab tumpeng porak penutup bulan Muharram atau Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, warga sudah memenuhi lokasi untuk menunggu delapan tumpeng raksasa berisi hasil bumi yang dikirab dari Kantor Kecamatan Kauman. Setibanya di lokasi, tumpeng-tumpeng […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun hari ini, Kamis (20/06/2025), resmi memperingati hari jadinya yang ke-107. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini digelar secara unik dan sarat makna, dengan lokasi upacara yang tidak biasa yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Madiun berencana mengubah TPA Winongo […]

    Bagikan
  • Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    Jembatan Ambrol di Madiun Akhirnya Ditangani, Target 3 Pekan Bisa Dilalui

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai melakukan penanganan darurat terhadap jembatan ambrol di Desa Glonggong, Dusun Plumpung, Kecamatan Balerejo. Infrastruktur vital yang sempat memutus akses warga itu ditargetkan bisa kembali difungsikan dalam waktu dekat, meski dengan keterbatasan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Wabup Magetan Dorong Verifikasi Data Desil Dimulai dari Rapat Warga di Tingkat RT

    Wabup Magetan Dorong Verifikasi Data Desil Dimulai dari Rapat Warga di Tingkat RT

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mendorong pembenahan data kemiskinan dilakukan secara partisipatif hingga tingkat RT. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketidaktepatan data penerima bantuan sosial berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan warga di tingkat RT merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat di […]

    Bagikan
  • Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    Polisi Ungkap Tabrak Lari di Magetan, Pelaku Diamankan Kurang dari 12 Jam

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tabrak lari yang menewaskan satu pejalan kaki di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Rabu (18/6/2025) pukul 04.45 WIB berhasil diungkap kurang dari 12 jam oleh Satlantas Polres Magetan. Korban atas nama GN (73), warga Dusun Genggong, Desa Randugede meninggal dunia dalam peristiwa itu. Sementara SYN (65), warga […]

    Bagikan
expand_less